Suzuki Inazuma 250, Mampukah Perbedaannya Meraih Sukses ?

Motomaxone.com – Lama Suzuki indonesia serasa mati suri. Pabrikan satu ini dahulunya gencar dengan produk motor sportnya kala era 2-tak bersama Yamaha. Namun, seiring waktu menginjak era 4-tak, Suzuki serasa tak berbekas.

Produk 4-tak yang dihasilkan memang cukup mumpuni berkompetisi dengan brand lain, namun kebanyakan adalah kesalahan strategi dalam peluncuran produk tersebut. Seperti halnya FXR 150, jika saat ini produk tersebut dikeluarkan bakal berbeda jalan cerita Suzuki.

Suzuki FXR 150 ibarat lahir prematur. Produk canggih yang dikeluarkan tidak tepat pada waktunya. Jadilah motor sport yang cukup canggih kala itu, menjadi proyek sia-sia. Hanya sedikit yang berminat meminangnya.

Satu-satunya produk Suzuki saat ini yang eksis dalam persaingan adalah Satria FU 150, pengganti FXR 150, dimana bentuknya dirubah menjadi model bebek underbone. Suzuki indonesia pun berniat membangun kembali era kejayaannya.

Produk yang bakal digadang-gadang menjadi pendamping kesuksesan satria fu telah resmi dirilis oleh Suzuki tertanggal 12 oktober 2012. Yup, kode nama produk baru ini disebut Suzuki Inazuma dengan spesifikasi mesin 250cc.

Motor 250cc akhir2 ini adalah motor yang digemari oleh para pecinta motor, tentunya yang memiliki anggaran cukup. Sebut saja Ninja 250 yang saat ini telah berevolusi bak moge eropa, yang sering disebut sebagai baby ZX-10R. Yang lain adalah CBR 250R yang berani menjadi pesaing pertama ninja 250 berkonsep sport bike dengan ciri khas full fairing.

Mengapa keduanya cukup sukses dipasaran? Karena menawarkan konsep berbeda dibandingkan produk pasar. Kesuksesan ninja 250 dan cbr 250 tentunya tak hanya bermodal cc doang brosis. Toh, menilik motor dengan cc besar namun berkonsep ala motor massal tak banyak yang menuai sukses. Contoh mudah adalah Thunder 250, produk yang pernah diluncurkan Suzuki ini dianggap produk gagal. Yamaha memiliki Scorpio 225, namun peminat nya tak begitu heboh seperti halnya motor berkonsep sport bike.

Seorang rela menggelontorkan budget yang tak murah untuk memiliki sesuatu yang berbeda dari yang lain. Bukan produk massal yang dimiliki oleh banyak orang. Imbas dari produk yang berbeda tersebut adalah menarik perhatian rider disekelilingnya. Meskipun pemilik sport bike memang kebanyakan adalah penghobi motor besar.

Rilis Suzuki Inazuma 250, bahkan kalah pamor dibandingkan Ninja 250 FI misal, atau calon Yamaha Vixion dan Honda Teralis. Apakah mungkin, lagi-lagi Suzuki kurang tepat dalam merilis produknya? Bisa jadi. Kesan perilisan Inazuma 250 adem ayem, terkesan silent. Tak heboh, padahal sukses sebuah produk adalah jika membuat heboh ^_^, karena kebanyakan seperti itu brosis.

Rilis resmi Inazuma 250 diikuti pula dengan banderol harganya, Suzuki Indonesia membanderol dengan angka 46 juta rupiah. Mahal? Monggo dinilai sendiri. Dengan spek mesin 250cc, 2 silinder, pengakabutan bahan bakar sistem injeksi, pendingin cairan namun masih menawarkan mesin SOHC. Jika Suzuki Indonesia lebih mentargetkan penjualan motor ini hanya kepada penghobi motor suzuki tak masalah. Namun, akankah produk baru Suzuki ini mampu menarik minat calon pembeli ninin 250 atau CBR 250 beralih ke Inazuma 250? Inilah yang harus dibuktikan nantinya, jika ya pastinya kesuksesan tersendiri bagi Suzuki indonesia. (fnc)

Spesifikasi Suzuki Inazuma 250 :

Dimensi

  • Panjang: 2.145 mm
  • Lebar: 760 mm
  • Tinggi: 1.075 mm
  • Wheelbase: 1.430 mm
  • Jarak terendah ke tanah: 165 mm
  • Tinggi jok: 780 mm
  • Berat: 182 kg

Mesin

  • Tipe mesin: 4 langkah, 2 silinder, pendingin cair, SOHC
  • Diameter silinder X Langkah piston: 53,3 x 55,2 mm
  • Kapasitas silinder 248 cc
  • Rasio kompresi: 11,5:1
  • Sistem bahan bakar: Fuel injection
  • Sistem starter: Listrik
  • Sistem pelumas: Wet sump
  • Transmisi: 6-Speed constant mesh
  • Rasio pengurangan utama: 3.238 (68/21)
  • Rasio pengurangan akhir: 3.285 (46/14)

Kaki-kaki dan lainnya

  • Suspensi depan: Teleskopik, per ulir, peredam oli
  • Suspensi belakang: Lengan ayun, per ulir, peredam oli
  • Rake/trail: 26u/105 mm
  • Rem depan: Cakram
  • Rem belakang: Cakram
  • Ban depan: 110/80-17M/C57H
  • Ban belakang: 140/70-17M/C66H
  • Sistem starter: Elektrik, full transistor
  • Kapasitas tangki: 13,3 liter
  • Kapasitas oli: 2,4 liter
One Comment

Tinggalkan Jejak Dengan Tulisan...