Salah Kaprah Memilih Cover Radiator Motor…. Perhatikan Modelnya Untuk Fungsi Maksimal Pendinginan Mesin

 

alur pendinginan air (cover radiator)

Pembaca sekalian, sebuah cover radiator sebenarnya memiliki peranan penting sebagai pendukung tugas radiator sebagai piranti pendinginan pada panas mesin. Radiator sendiri lebih berfungsi sebagai media pemindah panas brosis yang dihasilkan oleh panas mesin.

Dalam cara kerjanya radiator dibantu oleh media cairan yang biasa kita kenal dengan coolant. Cairan inilah yang akan memindahkan panas mesin untuk diproses lebih lanjut untuk didinginkan. Dalam prosesnya, coolant yang mengurangi panas mesin tersebut dialirkan menuju radiator untuk segera didinginkan.

Air radiator melewati kisi-kisi atau sirip-sirip kecil berbahan aluminium yang rentan rusak terkena benturan benda keras. Nah saat air panas tadi berada pada kisi-kisi radiator tersebut, proses pendinginan berlangsung. Air coolant yang menjadi mediasi panas mesin tersebut di alirkan ke kisi-kisi radiator yang kemudian mendapat bantuan hembusan angin atau bantuan kipas radiator. Saat proses pendinginan pada piranti radiator berjalan sempurna maka siklus tersebut akan berulang.

Dengan bantuan thermostat, siklus bergantian coolant dingin dan panas tersebut akan berjalan teratur. Thermostat yang berfungsi secara mekanik akan bekerja saat air panas dari water jacket (coolant yang menyelubungi mesin) mendorong keatas. Dorongan tersebut akan membuka klep thermostat untuk mengalirkan coolant panas menuju radiator untuk dilakukan pendinginan kembali seperti proses sebelumnya.

Nah, peranan vital kisi-kisi radiator ini yang sering disepelekan banyak pengguna motor dengan sistem pendinginan radiator. Mengapa ? karena sering kali ini kisi-kisi radiator tersebut tidak dilindungi dengan cover radiator sehingga saat terjadi kerusakan akibat hantaman kerikil atau benda keras lainnya, mereka baru menyesal karena tidak melengkapi dengan cover radiator. Hal ini pernah di alami oleh salah seorang rekan yang piranti radiatornya rusak dan bocor… jelas mengeluarkan biasa yang lumayan brosis. Ada sih jasa servis radiator, namun mencegah kerusakan lebih baik daripada memperbaiki. :mrgreen:

cover radiator CB150R 11

Berbagai macam cover radiator cukup banyak tesedia di pasaran, namun banyak pula cover radiator yang hanya mengandalkan model namun mengesampingkan fungsi…. FN jadi teringat dengan pengalaman salah seorang anggota sebuah forum motor ber-radiator mengatakan mesinnya gampang sekali overheat !! Apa itu ? Itu loh brosis… panas berlebih mesin yang tidak bisa terbantu oleh adanya radiator sehingga saat itu menyebabkan motornya langsung mogok.

Setelah diselidiki, cover radiator yang digunakannya menjadi biang overheat motor tersebut sehingga fungsi pendinginan radiator tidak maksimal. Model cover radiator yang seperti apa itu ? dari penjelasannya saat itu, model cover radiator nya berbentuk kotak padat dengn sedikt lubang-lubang kecil. Nah loh… karena menggunakan model radiator seperti itulah hembusan angin yang akan melewati kisi-kisi radiator terhalang model cover radiator seperti itu.

Terus yang mana yang baik ? Model cover radiator yang baik berfungsi apik mencegah benda keras membentuk kisi-kisi radiator namun juga tidak menghalangi aliran udara yang melewati radiator tersebut. Seperti yang aksesoris cover radiator milik All New CB150R pada gambar pertama. Memanfaatkan kawat kasa untuk mencegah benturan pada kisi-kisi radiator namun tidak menghalangi aliran udaranya juga. Meskipun tidak sama persis, pilihkan yang jumlah lubangnya banyak dan didukung kawat kasa sehingga pendinginan mesin tidak menjadi terganggu. (red)

 

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *