Tangan Besi Marc Márquez, Lebih Baik Pulih 100%

Motomaxone.com – Musim kompetisi 2020 setidaknya menjadi musim tersulit Repsol Honda. Juga pembalap andalannya Marc Marquez. Akibat kecelakaan parahnya di GP Jerez memaksa The Baby Alien absen panjang. Tapi perkembangan baru Marquez terus terlihat pulih, setidaknya dengan tangan besinya itu.

Tangan Besi Marc Márquez, Lebih Baik Pulih 100%

Awal september ini Marquez memperlihatkan kondisinya yang terbaru. Semakin pulih dan semakin bersemangat. Tak terlihat beban ‘motogp’ diraut wajahnya. Karena dia sudah memberikan yang terbaik untuk tim nya Repsol Honda beberapa tahun terakhir ini.

Dua kali menjalani operasi bukan perkara yang mudah. Namun Marc Márquez menikmati proses pemulihannya pasca operasi kedua itu. Meski membutuhkan waktu sekitar 2-3 bulan lamanya.

Kehilangan Marc Márquez didalam lintasan balap membuat Repsol Honda semakin mengerti. Setidaknya akan arti kehilangan pembalap andalannya itu. Salah Repsol Honda juga, yang terlalu fokus pengembangan motor hanya pada Marc Márquez. Sehingga pembalap lain pun belum bisa beradaptasi maksimal.

Dua pembalap saat di Repsol Honda. Alex Marquez dan Stefen Bradl bukan pembalap kaleng-kaleng. Mereka adalah juara dunia dikelas sebelum kelas utama MotoGP. Namun kehadiran mereka menjadi punggawa Repsol Honda tak banyak manfaat. Itulah alasan Repsol Honda tak lagi ambisius dengan gelar Juara Dunia MotoGP 2020. Karena yang bisa merealisasikan tujuan itu hanya Marc Márquez untuk saat ini.

Repsol Honda pun legowo. Tak menuntut banyak Marc Márquez. Mempersilahkan Marc Márquez untuk beristirahat lebih banyak. Sampai pulih 100%. Memastikan kembali berkompetisi dengan kondisi yang sempurna dan pulih sepenuhnya. Sebelum kembali mencicipi betot gas Honda RC213V kembali.

Saat ini Marc Márquez telah berstatus sebagai Juara Dunia 8 kali. Berbeda 1 saja dengan Valentino Rossi yang bertitel 9 kali Juara Dunia grand prix. Marc Márquez sendiri cukup menikmati istirahat nya yang diberikan oleh Repsol Honda itu. Dalam kesempatan lain Marc Márquez menyebutkan bahwa tahun ini (2020) bukan momen terbaiknya. Rasa berat ketika dirinya menyukai lintasan namun hanya bisa melihat balapan itu dari rumah. Tahun 2020 adalah tahun kedelapannya di MotoGP dan seperti yang kita tahu Marc Márquez tidak pernah melewatkan balapan dari musim ke musim.

Namun melatih kesabaran dan menyayangi tubuh lebih penting menurutnya. Dengan konsekuensi kehilangan musim kompetisi tidak terlalu bermasalah karena lebih baik untuk pulih. (red)

Kolom Komentar