Yamaha Jatim Launching Yamaha GT125 Eagle Eye [ Part 2 – Habis ]

DSC0103

Masih dalam suasana press release Yamaha GT125 Eagle Eye yang diselenggarakan PT. STSJ Yamaha Jatim. Tak hanya pembahasan yang melulu membahas market share, namun hal-hal teknis pun tak luput dari perhatian dan tanda tanya fncounter.com maupun rekan media lainnya.

Kala registrasi kehadiran dari blogger yang diundang oleh PT. STSJ, fnc mendapatkan 2 lembar pokok materi bahasan yang diperlukan untuk mengenal lebih dekat tentang potensi GT125 Eagle Eye. Dari penjelasan para petinggi yamaha area jatim tersebut, tak hanya melakukan official tes dari pihak yamaha sendiri. Namun, yamaha juga memaksimalkan peran independen dalam melakukan uji coba.

DSC0003

Dari materi tentang konsumsi bahan bakar yang dilakukan ITB, fnc mendapati perbandingan konsumsi bahan bakar yang begitu njomplang. Dimana tertera dengan cara berkendara Eco Riding (rata-rata 30 kpj), GT125 Eagle Eye begitu borosnya dengan mengkonsumsi 20,58 km/liter. Namun saat ditanyakan, pihak yamaha melalui Mr. Ilham Wahyudi selaku General Manager Service PT STSJ mengungkapkan bahwa data yang tertera tersebut dalam materi ternyata terdapat kesalahan pengetikan, harusnya yang benar adalah 70,82 km/liter.

Namun bagi fnc, tetap saja Eco Riding dengan kecepatan rata-rata 30 kpj masih lebih boros dibandingkan kecepatan GT125 Eagle Eye saat konstan menempuh keceatan 40 kpj dan 60 kpj dimana keduanya hampir mendekati konsumsi irit 80km/liter.

Kilas balik disaat Bapak Ilham Wahyudi menjelaskan GT125 Eagle Eye secara teknis, memang terdapat banyak bagian baru dari produk premium matic yang akan menjadi andalan baru yamaha indonesia ini. Diantaranya adalah Yamaha akan lebih memperkuat image GT series dimana saat ini sudah ada 3 produk yang berembel-embel GT yaitu Mio GT, Soul GT dan terbaru GT125 Eagle Eye.

DSC0009

Secara keseluruhan GT125 Eagle Eye nyatanya terinspirasi dari produk mobil Camaro ZL1, tentunya untuk lebih mengikat minat konsumen dimana desain Xeon RC yang saat ini ada dianggap masih kalah bersaing dari produk kompetitor yang dianggap lebih sporty. Meskipun kali ini yamaha membenamkan fitur Helm-in dalam GT125 Eagle Eye namun dipastikan body belakang masih lebih ramping dan ringan dengan berat kosong hanya 98 kg, berbeda dengan produk kompetitor yang lebih gemuk dan berat mencapai 112 kg yang tentunya dengan berat yang lebih akan berpengaruh besar pada handling berkendaranya.

Oh ya, masih ingat bukan tentang impresi fncounter.com saat melakukan test ride GT125 Eagle Eye, dimana saat itu fnc mengatakan bahwa matic yang satu ini sepertinya diperuntukan sebagai matic high performance dimana saat diajak ngebut performanya cukup apik dibandingkan diajak pelan yang terkesan ndut-ndut an di rpm rendah. Rupanya kesimpulan ini diamini Mr. Ilham Wahyudi yang menjelaskan bahwa meskipun menggunakan mesin 125cc, GT125 Eagle Eye dilengkapi dengan Throttle Body dengan venturi 28mm.

CSC0094
Sweet 17th………. kabooorrrr… !!!

Besaran venturi part injeksi pengganti  karburator ini sama besarnya dengan yang dimiliki yamaha vixion yang memiliki kapasitas cc lebih besar 150cc. Pantas saja jika dalam kondisi berkendara eco riding, catatan konsumsi bahan bakar lebih boros ketimbang saat diajak lebih cepat. Mungkin ini juga yang menjadikan langsam GT125 Eagle Eye terasa ndut-ndut an saat digantung di rpm rendah.

Lebih lanjut Ilham Wahyudi menjelaskan, berbeda dengan produk matic yang dimiliki yamaha lainnya, GT125 Eagle Eye teknologi yang sedikit berbeda yaitu Low Friction Tech. Teknologi ini mengaplikasikan camshaft double bearing dan rocker arm yang mampu meminimalisir gesekan lebih baik lagi sehingga suara mesin lebih halus dan menghasilkan performa maksimal. Namun bagi fnc, untuk urusan suara mesin si kompetitor Vario 125 ISS masih lebih silent ketimbang GT125 Eagle Eye. Namun secara performa, fnc yakin sangat bisa diadu dengan kompetitornya tersebut.

Begitulah, press release singkat yang diadakan yamaha jatim dengan balutan acara yang sangat meriah. Dibanjiri SPG dan Model yang sama cantik sehingga pengunjung pun betah berlama-lama di stand yamaha jatim yang bertempat di atrium Royal Plaza Surabaya tersebut.  Tak sedikit juga beberapa sales yang mampu menjaring minat konsumen untuk melakukan pembelian ditempat tersebut. (fnc)

Gallery Foto :

____________________

Berita Terkait :

9 Comments

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...