Cicipi Pelatihan Safety Riding MPM Honda Jatim Untuk Blogger, Masih Harus Belajar Untuk #cari_aman

Motomaxone.com — Pembaca sekalian, rasa penasaran admin akan pelatihan safety riding yang selama ini admin bayangkan terbayar sudah. Alhamdulillah, PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda Jatim memberikan fasilitas dan juga kesempatan bagi blogger otomotif jawa timur untuk menjajal kemampuan berkendara dengan landasan safety riding. Bagaimana hasilnya ? nggak semudah yang dibayangkan… :mrgreen:

Dalam dunia SR (Safety Riding) mengutamakan faktor keselamatan berkendara dengan memahami teknik-teknik berkendara yang BAIK dan juga BENAR. Ingat ya BAIK dan BENAR, jika salah satu dari keduanya tidak dicapai berarti belum dikatakan mengutamakan keselamatan berkendara.

Sekarang admin mau tanya nih… berapa meter jarak berhenti  yang normal saat anda melaju dengan motor berkecepatan 40 KPJ ? pasti ada yang menjawab 6 meter, 8 meter, 10 meter, bahkan 15 meter.

Pada dasarnya jarak menghentikan motor yang benar, berkisar antara 10 meter. Menghentikan motor identik dengan sebutan pakem dalam istilah pengereman. Pakem disini adalah menghasilkan daya untuk membuat motor berhenti, tanpa selip alias ngesot. So pakem ya berhenti, bukan sekedar roda terkunci tapi motor tetap melaju keras.

Datang ke MPM Honda Sedati, admin melihat jajaran motor ber-kopling sudah dipersiapkan tim SR dari MPM Honda Jatim untuk bisa kami buat praktek. Oh ya, Lintasan Safety Riding MPM Honda Jatim di Sedati, Sidoarjo ini merupakan yang terbesar loh se-indonesia. So patut bangga juga jawa timur dan masyarakatnya yang bisa memanfaatkan untuk berlatih berkendara dengan BAIK dan BENAR.

So, jangan kaget jika brosis mulai saat ini akan sering mendengarkan hastag  #cari_Aman dari Honda Jatim. Karena safety riding ini menjadi program yang bakal lebih digalakkan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.

Sebelum beraksi di lintasan SR, admin dan rekan blogger lain mendapatkan materi SR dari mas Dimas yang merupakan instruktur SR MPM Honda Jatim.

Bicara tentang safety riding, hal yang patut diperhatikan adalah mengenali motor yang akan digunakan terlebih dahulu. Maksudnya bagaimana ?

Ya mengenali tipe motor, mesin motor hingga karakter motor. Sudah paham kan ?

Seperti admin yang sehari-hari biasa menggunakan motor bebek super :mrgreen: saat akan berlatih safety riding di MPM Honda Sedati, nggak boleh banyak GAYA. Karena disediakan unit CBR150R langsung pake motor itu, nggak begitu. Jadi saat sudah terbiasa riding dengan bebek super sebelumnya, admin memilih Supra GTR150. Tipenya sama, karakter motornya pun sama dengan yang biasa admin gunakan.

Balik lagi ke pembahasan pelatihan SAFETY RIDING yang admin ikuti minggu lalu (23/4), dalam SAFETY RIDING Ada 3 Teknik Dasar Berkendara yang harus dipahami. Yaitu :

  • BALANCING
  • BRAKING
  • MANUVER

Dari 3 teknik ini, nomer 3 paling admin sukai dan juga disukai rekan-rekan blogger yang lain :mrgreen: dasarnya pada suka nonton motogp, dilatih safety riding malah latihan cornering haha…

Kali ini admin akan mengulas singkat hasil pelatihan SAFETY RIDING yang admin dapatkan minggu lalu ya brosis, sebelum melakukan teknik dasar berkendara, kami pun dibriefing tim SR untuk diberitahu posisi berkendara yang BAIK dan BENAR. Seperti memegang kemudi yang BENAR, duduk yang BENAR, posisi lutut di atas motor yang BENAR dan sebagainya.

BALANCING, ini teknik yang paling susah menurut admin. Lho kan keseimbangan motor itu mudah? Ya mudah kalo sekedar jalan dan cepat, namun di pelatihan SAFETY RIDING kemarin, kita diwajibkan melewati papan yang sudah disiapkan. Papannya sempit dengan lebar sekitar 20-25cm dengan panjang 15 meter dan 10 meter, kita harus melewati papan tersebut dengan kecepatan rendah dan tanpa terjatuh.

Melewati papan sih mudah saja, namun saat harus melakukannya dalam kecepatan rendah, dibutuhkan keseimbangan yang ekstra dari tubuh kita untuk bisa membuat motor tetap tegak. Yang terbiasa dengan lutut membuka, dipastikan gagal karena cara ini SALAH. Yang benar, posisi lutut tetap tertutup, menempel body motor. Hmm kalo nggak terbiasa ya gagal, melewati papan 15 atau 10 meter tanpa kaki  turun dari motor. Disini admin berkali-kali gagal melakukan keseimbangan dengan kecepatan rendah. :mrgreen:

BRAKING, admin hanya 2 kali mencoba teknik ini yang dipandu langsung oleh instruktur. Hasilnya ? tes pertama gagal, jarak mengerem dari titik mengerem hingga berhenti masih terlalu jauh dari jarak normal. Ditambah lagi bekas ban yang terlihat di aspal, menunjukkan admin lebih banyak melakukan pengereman pada bagian belakang, sehingga mengunci roda dan selip. Ini tidak dianjurkan dan berbahaya dalam praktek berkendara di jalan raya.

Tes kedua, sempurna. Jarak antara titik pengereman dengan tempat berhenti cukup pendek dan tanpa selip. Triknya, pengereman bagian depan harus lebih dominan dari belakang, sedangkan pengereman belakang sebagai penunjang/tambahan.

Dalam latihan BRAKING di SAFETY RIDING ini,di kecepatan 40 km/j efektif berhenti di jarak 10 meter dengan kombinasi rem depan 60% dan belakang 40%.  Alhamdulillah admin kurang dari 10 meter dan nggak selip.
MANUVER, ini yang admin suka. Ada 3 teknik yang diajarkan kemarin, yaitu Figure 8, Slalom OFFSet dan U-Turn. Saat bermanuver ternyata pandangan tidak diperkenankan hanya melihat di depan kendaraan, melainkan pandangan harus sudah tertuju jauh ke depan sepanjang jalan yang kita lewati.

Usut punya usut ternyata teknik manuver yang benar seperti ini memungkinkan kita untuk mampu mengantisipasi lebih banyak kondisi darurat dijalanan di depan kita sehingga kita pun bisa terhindar dari bahaya.

Kalo figure 8, seperti latihan saat mengurus SIM. Lintasannya seperti angka 8.
Untuk Slalom Offset, cara melintasinya seperti ular
Sedangkan untuk U-Turn, seperti angka 8 namun area bermanuvernya lebih sempit.

Setelah sukses dengan berlatih SAFETY RIDING dengan Supra GTR150, admin mencoba motor lainnya seperti Sonic 150R, CB150R dan CBR150R. Setelah berpanas-panasan untuk berlatih SR, admin pun beristirahat dan makan siang bersama rekan blogger lain dan tim SR MPM Honda Jatim.

Oh ya, MPM Honda di Sedati Sidoarjo ini juga membuka pendaftaran peserta SAFETY RIDING untuk kalangan umum. Bagaimana caranya ?? Nggak Ribet kok.

Acara SAFETY RIDING untuk umum akan rutin digelar setiap hari KAMIS, Jam 09.00.  Jadi kalo brosis berminat, datang saja ke MPM Honda Sedati. Seragam SAFETY RIDING sudah disediakan, motor juga sudah disediakan, SAFETY GEAR (helm, sarung tangan, protektor lutut, protektor siku) sudah disediakan. Tak lupa kamar ganti hingga kamar mandi pun dipersiapkan untuk peserta SAFETY RIDING sehingga keluar MPM Sedati sudah dalam kondisi segar kembali hehe..

====

Mas…..mas….. apa sih #cari_Aman itu ?

Yaelah, masih kepo dengan hastag cari aman ? cari_aman ini adalah program edukasi MPM Honda Jatim kepada masyarakat. Cari_aman bukan berkonotasi negatif lho ya namun sebaliknya, malah bermakna positif.

#cari_Aman lebih bermakna untuk mengajak pengendara berhati-hati. Kemudian meningkatkan minat berkendara yang santun, aman untuk diri sendiri dan orang lain. Selain itu, juga mengajarkan bahwa riding gear (peralatan berkendara) bukan hanya sebagai alat keamanan saja namun dijadikan sebagai gaya hidup, sehingga kita pun nyaman menggunakannya, bukan karena takut ditilang dan lainnya.

Nah sudah jelas kan ? So kapanpun dan dimanapun saat berkendara motor, pakai JAKETMU, pakai HELMmu, pakai SEPATUmu dan pakai SARUNG TANGANmu. Untuk menciptakan budaya yang aman dan nyaman dalam berkendara. (red)

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *