Pabrik Motor Victory USA Tutup, POLRI Tuntut Tanggung Jawab Pelayanan Servis dan Sparepart

Motomaxone.com — Pembaca sekalian, siapa yang tak kenal dengan motor besar Victory. Itu loh, motor gede yang penampilannya seperti harley namun konsep desainnya lebih modern. Nah kabarnya Victory Motorcycle produsen motor Victory di Amerika Serikat akan Stop produksi… What ??

PT. Arya Motor Indonesia selaku distributor resmi (ATPM) Victory Motorcycle di indonesia, baru-baru ini disebutkan tidak akan bisa lagi mendatangkan model terbaru merk yang dimaksud.

Stop produksinya pabrik motor Victory ini rupanya membuat POLRI (Kepolisian Republik Indonesia) kecewa. Pasalnya, Korlantas Polri merupakan konsumen yang cukup banyak melakukan pembelian motor tersebut, dan kabarnya sudah banyak tersebar di seluruh indonesia.

Motor Victory ini biasa difungsikan sebagai sarana kendaraan pengawalan, salah satunya adalah untuk fungsi pengawalan Presiden dan Wakil Presiden. Bukan hanya di indonesia, di USA pun Victory juga menjadi kendaraan pengawalan untuk tamu pejabat hingga keperluan patroli jalan raya.

So wajar jika pihak Korlantas Polri kecewa berat karena PT. Arya Motor Indonesia harusnya memberikan garansi untuk aftersalesnya seperti ketersediaan sparepart dan sebagainya. Sebagai jawabannya, distributor resmi Victory di indonesia tersebut memberikan jaminan 10 tahun kualitas pelayanan untuk servis dan sparepart.

Menilik dari dapur pacunya, Harley ala Victory ini memiliki kapasitas mesin 1.737 cc, yang mampu memuntahkan torsi 147 Nm.Ground clearance motor ini cukup rendah jika diukur dari permukaan tanah, karena Victory membuat kontruksi rangka yang tidak ditempatkan dibawah mesin sehingga meskipun motor ini adalah motor besar, handlingnya untuk postur tubuh yang kurang tinggi sekalipun bisa maksimal.

Meskipun demikian, tutupnya pabrikan motor Victory di amerika tidak membuat POLRI bingung, pasalnya menurut penjelasan pihak POLRI, kendaraan operasional yang dimiliki bukan hanya Victory namun bermacam merk seperti Harley Davidson, Yamaha, Honda hingga Kawasaki. (red)

Kolom Komentar