nmax

Mengenal AHM Oil, Minyak Pelumas Rekomendasi Pabrikan Honda

nmax

Motomaxone.com – Setiap pabrikan motor pasti memiliki minyak pelumas yang mereka rekomendasikan untuk memastikan menjaga performa mesin produk motor mereka lebih optimal. Jika Suzuki punya SGO (Suzuki Genuine Oil), Yamaha memiliki Yamalube maka Honda di indonesia memiliki AHM Oil.

Teknologi perlindungan mesin yang dimiliki oleh AHM Oil ini diklaim dikembangkan secara langsung oleh Honda R&D di jepang oleh para ahli untuk melindungi dan menjaga performa mesin motor lebih optimal. Tentunya tidak banyak tahu dengan teknologi yang dibenamkan pada AHM Oil ini. Nah, kali ini penulis akan membahasnya lebih terperinci.

Teknologi AHM Oil

Honda Anti Oxidant. Memberikan kemampuan pada AHM Oil untuk memproteksi permukaan dalam mesin dari bahaya karat yang disebabkan oleh proses oksidasi sehingga membuat komponen mesin sepeda motor memiliki durabilitas yang lebih lama.

Honda Smart Film. Bukan film dalam arti multimedia tentunya. Namun teknologi ini memiliki manfaat untuk meminimalkan gesekan yang terjadi antar komponen didalam mesin. Teknologi ini berfungsi melapisi permukaan mesin.

Base Oil Fully Synthetic. Teknologi full sintetis ini terdapat pada varian pelumas SPX series. Mengadopsi teknologi hydrocracked-isomerized yang membuat pelumas varian ini memiliki keunggulan dari sisi kualitas dan perlindungan mesin motor. Teknologi ini meminimalkan proses oksidasi didalam mesin dan mempertahankan suhu mesin tetap dingin tanpa panas yang berlebihan.

Honda Visco Improver Technology. Adalah teknologi yang menjamin kekentalan pelumas AHM OIL selalu dalam kondisi stabil dan optimal di setiap kondisi suhu yang dihadapi, yang berguna untuk memudahkan menyalakan mesin sepeda motor serta menjaga suhu mesin tetap dingin ketika sepeda motor sedang menyala.

Honda Cleansing Agent. Teknologi yang digunakan untuk menjaga kebersihan di dalam mesin untuk menghasilkan kinerja mesin sepeda motor yang lebih maksimal.

Dengan kehadiran teknologi tersebut pantas bila Honda mengklaim AHM Oil ini memiliki keunggulan dari sisi irit bahan bakar, durabilitas mesin yang baik, performa mesin maksimal hingga lebih bisa bertahan pada temperatur tinggi.

Varian

Untuk varian dari AHM Oil ini sendiri dibedakan dari sisi kategori jenis motor yaitu Skuter Matik, Sport dan Cub/ Bebek.

Matic. Untuk jenis motor skuter matik ini, Honda memberikan dua opsi oli mesin yaitu SPX 2 dan MPX 2.  Beda antara keduanya, seperti yang disebutkan diatas bahwa SPX mengusung tipe Full Sintetis. Tak hanya oli mesin tentunya, Honda juga memberikan oli transmisi untuk varian motor matik yang juga memiliki dua varian yang salah satunya adalah Full Sintetis.

SPX 2

Oli mesin khusus matik ini memiliki spesifikasi SAE:10W-30, API-SL, JASO:MB.  SPX 2 (Superior Protection Expert) diformulasikan oleh Honda R&D Japan yang memadukan bahan dasar oli Fully Syntheticextra superior untuk seluruh motor Honda matik. AHM OIL SPX 2 memberikan proteksi yang SUPERIOR untuk tuntutan performa mesin yang lebih tinggi pada seluruh sepeda motor Honda tipe kopling kering (matic). Oli ini diniagakan dengan banderol HET 54 ribu rupiah dengan satu pilihan kapasitas 0,8 liter

MPX 2

Sedangkan untuk MPX 2 memiliki spesidikasi Spesifikasi SAE:10W-30, API-SL, JASO:MB. Diformulasikan oleh Honda R&D Japan dengan performa lubrikasi andal untuk melindungi sepeda motor Honda menjadi lebih irit namun bertenaga. Sangat hemat dengan penggantian yang lebih lama dan sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Memberikan daya lubrikasi sempurna untuk performa prima mesin sepeda motor Honda tipe kopling kering (matic). Dengan kapasitas 0,8 liter, oli ini diniagakan dengan banderol 45.500 rupiah.

Sport dan Cub. Dua tipe produk ini memiliki spesifikasi Oli Mesin terekomendasi yang sama yaitu SPX 1 dan MPX 1. SPX 1 sendiri adalah produk full sintetis sedangkan MPX 1 masih memiliki kandungan mineral.

SPX 1

Varian ini memiliki spesifikasi SAE:10W-30, API-SL, JASO:MA. Merupakan oli canggih dengan base oil FULLY SYNTHETIC yang diformulasikan oleh Honda R&D Japan. AHM OIL SPX 1 mampu menjaga kondisi mesin, terutama saat diperlukan performa yang lebih tinggi ataupun dikendarai secara berkelanjutan pada kecepatan tinggi. Tingkat ketidakmurnian (impurities) pada AHM OIL SPX 1 lebih sedikit, sehingga pada tekanan dan temperatur yang tinggi, gesekan(friksi) pada mesin yang timbul lebih kecil. Memberikan proteksi yang SUPERIOR untuk tuntutan performa mesin yang lebih tinggi pada seluruh sepeda motor Honda tipe kopling basah (Bebek dan Sport).

Sedangkan banderol harganya terdiri dari 3 kapasitas. Kapasitas 0,8 liter dihargai 53 ribu rupiah. Untuk kapasitas 1 liter seharga 59 ribu rupiah dan 1,2 liter seharga 70 ribu rupiah.

MPX 1

Memiliki spesifikasi SAE:10W-30, API-SL, JASO:MA. Diformulasikan oleh Honda R&D Japan dengan performa lubrikasi andal untuk melindungi sepeda motor Honda menjadi lebih irit namun bertenaga. Sangat hemat dengan penggantian yang lebih lama dan sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Memberikan daya lubrikasi sempurna untuk performa prima mesin sepeda motor Honda tipe kopling basah (Bebek dan Sport).

Honda membanderol MPX 1 ini dengan 3 varian harga. 43.500 untuk kapasitas (0,8 liter). Harga 51.500 untuk kapasitas 1 liter dan 59.500 untuk kapasitas 1,2 liter.

MPX 3

Memiliki spesifikasi SAE:20W-40, API-SJ, JASO:MA. Merupakan oli pilihan alternatif yang mempunyai tingkat kekentalan 20W-40 dengan Engine Protection Technology yang akan merawat setiap bagian mesin motor Honda kesayangan Anda.

AHM OIL MPX 3 hadir sebagai salah satu alternatif pelumas mesin motor bagi konsumen yang menginginkan oli dengan tingkat kekentalan tinggi atau high viscosity 20W – 40 untuk perawatan produk motor Honda tipe bebek dan sport yang telah diproduksi Honda di Indonesia sejak pertama hadir di negeri ini. Kehadiran AHM OIL MPX 3 menjadi alternatif dari produk pelumas unggulan rekomendasi AHM yang sebelumnya telah menemani konsumen Honda di segmen bebek dan sport, yaitu AHM OIL MPX 1 dan AHM OIL SPX 1 dengan tingkat kekentalan terbaiknya 10W-30. (red)

Kolom Komentar