10 Cara Persiapkan Motor di Musim Hujan dan Banjir

Motomaxone.com – Pembaca sekalian sobat biker dimanapun berada. Hal yang paling menjadi perhatian bagi seorang pengendara motor adalah musim hujan. Tak sedikit yang mengeluh jika musim hujan tiba… seperti sekarang ini yang mana intensitas hujannya sering terjadi. Bagi penulis, hujan itu berkah dan rahmat sang pencipta.

Tahukah sobat biker sekalian, musim hujan seperti ini merupakan waktu yang baik untuk melihat ketangguhan motor yang kita miliki. Selain itu, musim hujan juga merupakan waktu yang pas untuk menguji emosi dan disiplin perilaku safety riding pengendara untuk Cari_Aman.

Musim hujan memang identik dengan banjir dan genangan air yang menempati setiap jalanan berlubang, oleh karena itu penulis akan mencoba berbagi informasi tentang tips persiapan saat berkendara dikala musim hujan tiba..

Cek Kondisi Ban

Mengecek kondisi ban adalah hal yang sangat penting dilakukan karena ban motor/kendaraan kita merupakan bagian yang vital. Jika alur ban terlihat mulai halus alias aus, maka kemampuan ban untuk mencengkeram aspal jalanan pun menjadi berkurang. Jangan malah kepedean karena ban motor sampeyan semakin mirip dengan ban slick nya motor yang berlaga di kompetisi MotoGP.

Fungsi traksi yang berkurang itulah yang wajib diwaspadai pengendara motor. Jadi jika sudah mulai terlihat halus, segera ganti ban anda dengan ban baru. Jangan malah sayang uang untuk beli ban tapi tak sayang dengan nyawa anda sendiri yang sedang dinanti keluarga dirumah. Mengingat, alur ban yang baik memiliki fungsi untuk membuang air dengan menyalurkan air kesamping ban.

 

Cek Sistem Pengereman

Pentingnya untuk memeriksa fungsi rem baik depan dan belakang secara berkala. Pastikan ketebalan kampas rem dalam kondisi yang aman untuk digunakan dalam kondisi hujan bagi kendaraan yang memiliki rem cakram sedangkan untuk rem tromol untuk memastikan keamanannya maka coba saja motornya untuk melakukan sedikit simulasi untuk memastikan fungsinya bekerja dengan baik.

Selain itu, coba amati apakah ada suara berdecit saat anda melakukan pengereman. Jika suara itu ada, maka artinya sistem pengereman sobat biker sekalian butuh perawatan karena permukaan lining kampas rem nya sudah mulai licin. Yang penting diingat saat melakukan pengereman jangan rem mendadak melainkan bertahap dengan mengurangi kecepatan.

 

Cek Oli Mesin

Hanya perlu dilakukan pengecekan saat sobat biker sekalian suka nerjang banjir atau genanangan air yang cukup tinggi karena nggak sabaran. Menerjang genangan air yang cukup tinggi memiliki resiko masuknya air ke dalam mesin yang mengakibatkan oli mesin bercampur dengan air. Tinggal cek, apakah warna oli mesin berubah menjadi putih susu atau tidak. Jika Ya, maka segera untuk dikuras dan diganti dengan oli mesin yang baru.

Cek Sistem Karbu/Injeksi

Dalam kondisi hujan maka kadar air didalam udara semakin padat. Campuran udara yang masuk keruang bakar ini tentunya banyak mengandung air. Kandungan air yang terserap kedalam ruang bakar atau tangki bahan bakar bisa saja menyebabkan karat, maka saat musim hujan usai, alangkah baiknya melakukan kuras tangki bahan bakar dan cek piranti pengkabutan untuk memastikan tidak ada karat yang bersarang.

Cek Filter Udara

Lubang filter udara juga menjadi tempat bersarangnya air jika anda nekat menerjang banjir. Selain itu, gelombang air dari genangan yang dilewati mobil juga berpotensi menjadikan air masuk melalui jalur filter udara, terutama bagi kendaraan yang memiliki ground clearance rendah seperti motor matik dan moped (bebek).

Kondisi masuknya air kedalam saluran filter udara ternyata bisa berakibat fatal. Water Hammer atau kalau diartikan martil/palu air. Kondisi ini merupakan kondisi dimana genangan air bersarang pada filter udara, bahayanya genangan air ini bisa menyebabkan pukulan keras pada ruang bakar sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada bagian dalam mesin motor seperti connecting road bengkok hingga piston pecah.

Cek Kemudi

Memeriksa sistem kemudi juga penting saat berkendara di musim hujan. Hal ini ada hubungannya dengan stabilitas kemudi karena disaat hujan jarak pandang kita pun menjadi terbatas. Nyaris anda tidak akan bisa menghindari lubang dan bebatuan yang bersembunyi didalam genangan air atau menghindari angkot didepan anda yang berhenti mendadak. Kondisi kemudi yang baik akan membuat kendaraan anda sigap dan stabil saat melakukan pengereman mendadak sehingga resiko bahaya pun menjadi lebih kecil. Penulis sendiri lebih praktis kalau dibawa ke bengkel untuk di setel kemudi. Namun jika sobat biker sekalian ingin mengeceknya sendiri maka tidak mengapa.

Untuk cek sendiri maka langkah pertama, sobat biker bisa memposisikan motor dengan standar tengah. Kemudian pegang kedua skok depan sembari berjongkok, hati-hati dengan bagian cakramnya.. karena berpotensi terjepit.

Setelah dipegang tinggal didorong dan ditarik kedepan belakang. Jika sistem kemudi sudah goyang maka akan terasa kelonggarannya alias oblak. Atau malah sistem kemudi motor anda malah understeer dimana kerapatannya terlalu kencang sehingga malah sulit untuk diajak belok. Maka rapatkan dan kendornya sesuai setting standarnya.

Jaga Jarak dan Cari Aman

Dalam berkendara dengan kondisi basah maka sobat biker perlu waspada dua kali lipat dibandingkan saat berkendara dengan kondisi jalan yang kering. Kondisi alas kaki yang basah bisa menjadikan kita terpeleset dari pedal footstep. Menjaga jarak aman juga diperlukan, karena dalam kondisi jalan basah maka dibutuhkan jarak pengereman tiga kali lebih panjang dibandingkan dalam kondisi kering. Untuk itu pertahankan jarak aman dengan kendaraan lain sekurang-kurangnya 2x body mobil agar sobat biker lebih aman saat melakukan pengereman.

Wajib Nyalakan Lampu

Untuk kendaraan kekinian sudah dilengkapi dengan fitur AHO (Automatic Headlamp On) sedang untuk kendaraan sobat biker yang masih belum menggunakan fitur ini jangan lupa selalu nyalakan lampu utama kendaraan anda. Menyalakan lampu utama + belakanmg membantu sobat biker untuk mudah dilihat oleh kendaraan lain dari arah berlawanan, oleh kendaraan lain dari depan kita dan dari belakang kita.

Berhenti Jika Lelah

Khusus untuk yang sedang ngantuk berat atau perjalanan panjang. Aturnya waktu istirahat sobat biker sekalian. Beristirahat setiap beberapa jam atau beberapa puluh kilometer lebih penting ketimbang sobat biker memaksakan diri berkendara dalam kondisi tersebut.

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...