Setelah Larang Motor, Kini Mobil Tua Jadi Target Kebijakan Pemda DKI Jakarta….. Pajaknya Harus Lebih Mahal !!

mobil-macet

Pemerintah DKI Jakarta semakin memperketat penggunaan kendaraan bermotor berbagai jenis guna efisiensi kemacetan di jakarta. Setelah sebelumnya pelarangan motor di jalan protokol tertentu, kini imbas yang bakal di rasakan adalah para pemilik mobil nih. Yuk intip wacana kebijakannya.

Kabar berhembus di langit jakarta tentang pelarangan mobil tua untuk beredar dijalanan protokol. Hal ini mendapat pro kontra dari banyak pihak pemilik kendaraan mobil yang notabenenya merupakan mobil tua. Namun, ahok sebagai gubernur jakarta sendiri masih menggodog tuh peraturan yang bakal ditetapkan.

Kabarnya, ahok berencana mengadopsi kebijakan singapura yang mana tetap memperbolehkan mobil tua untuk digunakan namun dengan beban pajak yang bakal lebih mahal ketimbang mobil-mobil baru. Tentu saja, kebijakan tersebut tersirat sebagai upaya memangkas kendaraan tak layak jalan yang masih saja berkeliaran, syukur2 kalau tertib pajak maka Pemda DKI Jakarta akan lebih beruntung dengan pajak yang didapatkan.

Bagi fnc, pelarangan motor sebagai upaya mengurai kemacetan kota hanyalah alasan belaka. Bukan karena tak setuju dengan kebijakan tersebut, namun tersirat meng-kambing hitamkan pemotor sebenarnya tak berdasar dengan malah tetap memperbolehkan mobil pribadi berlalu lalang. Jangan melihat hanya dalam kacamata indonesia, namun coba brosis semua melihat kehidupan dikota2 besar eropa, london misalnya.

Perbandingan pemotor dan pemilik mobil cukup njomplang disana, mobil lebih banyak sehingga penyebab kemacetan terbesar adalah mobil. Saat jam kerja betapa macet nya lalu lintas london setiap harinya, beberapa yang memilih motor dan juga sepeda untuk beraktifitas malah mendapatkan keuntungan karena bisa selap selip memanfaatkan sempitnya jalan yang penuh sesak oleh mobil.

Pelarangan motor di jakarta masihlah tahap pertama brosis, selanjutnya tak menutup kemungkinan wajah kemacetan jakarta bakal serupa dengan london nantinya. Disaat itu terjadi, giliran pemobil yang bakal gigit jari dengan kebijakan baru dan baru setiap saatnya dimana titik poin kebijakan yang ditekankan hanyalah larangan dan larangan.

Bukannya fnc menentang ide ahok untuk menertibkan lalu lintas ibukota indonesia. Fnc sangat setuju dengan kebijakan yang menekankan mobil tua dengan pajak lebih mahal, namun yang penting diketahui harusnya targetnya tak hanya mobil tua. Pemilik mobil pribadi juga bisa menjadi sasaran kenaikan pajak kendaraannya. Masak mampu beli mobil gak mampu bayar pajak??

Akan tetapi yang paling penting adalah dukungan pemerintahan yang mumpuni. Ketersediaan dan kenyamanan kendaraan umum merupakan salah satu penopang dan pendukung pemerintahan yang berjalan. Dengan menyediakan fasilitas umum mumpuni, masyarakat tak akan menilai pemerintah jakarta hanya asal larang, namun memberikan solusi baik bagi masyarakatnya. (fnc)

___________

Related Post :

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

No Comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *