Review Konsumsi Bahan Bakar New Honda CB150R Stallion Black … Efisiensi Jalan Luar Kota Capai 49,31 Km/Liter

Motomaxone.com – Berkomuter bersama motor baru admin berbasis All New CB150R jadi lupa terfikirkan untuk mengulas lebih lanjut motor ini. Untuk kali ini, seperti review sebelum-sebelumnya tentu masih ada yang penasaran dengan perhitungan efisiensi bahan bakar dari motor yang saat ini sudah mulai memakan market share V****N.

Terus terang admin sendiri saat peluncuran resminya tidak mendapatkan kesempatan mendapatkan unit tes harian untuk motor ini sehingga luput dari ulasan blog ini.

Sehubungan saya sudah memilikinya sendiri saat ini, sah-sah saja jika saya mencoba mengulasnya meskipun diluaran sana sudah banyak ulasan atau review tentang konsumsi bahan bakarnya. Ibarat kata, review saya mungkin bisa menambah dan melengkapi wawasan pembaca sekalian yang sudah banyak mendapatkan informasi dari media mainstream.. bedanya disini saya mengulas sebagai pengguna harian dan sekaligus pemilik motornya.

Berbicara tentang efisiensi bahan bakar tentu menjadikan saya dan anda pembaca perlu menyadari bahwa banyak faktor yang mempengaruhi. Membahas tentang efisiensi berarti kita membahas tentang seberapa irit motor ini “New Honda CB150R” untuk penggunaan harian maupun luar kota dari bahan bakar yang dikonsumsinya.

Seberapa efisienkah penggunaan bahan bakarnya ?

Seperti biasanya, saya lebih suka menggunakan metode Full to Full sebagai perhitungan konsumsi bahan bakar disetiap motor yang saya ulas, karena dengan metode ini pengguna pun bisa dengan mudah meng-cross check dengan melakukan perhitungan secara mandiri.

Sebelum saya membahas perhitungan matematisnya, perlu kembali kita sadari tentang banyak nya faktor pendukung efisiensi penggunaan bahan bakar sebuah kendaraan.

Perfoma Mesin..

Dari sebelumnya saya yang memiliki motor dengan teknologi karburator kemudian perpindah ke teknologi berbasis injeksi tentu sangat berbeda jauh jika diperbandingkan. Teknologi injeksi honda PGM-Fi pada versi yang diaplikasi untuk New CB150R memang terbukti memberikan diferensiasi signifikan terhadap konsumsi bahan bakarnya.

Bukaan throttle yang diolah sedemikian rupa oleh otak pengapian dari ECU dengan teknologi close-loop yang dibekali dengan sensor oksigen (O2 Sensor) benar-benar menjadikan motor yang secara performa tetap memiliki power namun juga tetap pula hemat bahan bakarnya. Perbandingan Bore x Stroke yang semakin linier memberikan keuntungan bagi New CB150R untuk mendapatkan torsi yang cukup dan power yang memadai meskipun dipasaran banyak yang menawarkan performa yang berlebih.. namun sekali lagi kita berbicara tentang efisiensi konsumsi bahan bakar.

Jadi kailan torsi yang cukup akan mampu menggerakkan motor tanpa perlu bersusah payah mengeluarkan banyak tenaga, ini artinya faktor efisiensi bahan bakar semakin terpenuhi. Jadi jangan heran jika motor 150cc kok lebih irit dari motor 125cc misalnya.

Bobot motor…

Banyak yang mengesampingkan faktor tentang bobot motor, tentu saja bobot motor yang lebih berat akan memberikan beban lebih berat pula pada motor untuk bisa ditarik dengan performa yang ada. Dari pengamatan saya, CYUBI New CB150R ini memiliki bobot yang lumayan berat ketimbang dua kompetitor utamanya.

Istilah untuk bobot motor sendiri berbeda-beda antar pabrikan. Ada yang menyebutkan Berat Isi, Berat Kosong atau malah lebih suka berbahasa asing seperti istilah Curb Weight alias berat total.

New CB150R sendiri menggunakan istilah berat total alias Curb Weight yang mencapai 136 kg. Yang saya tangkap maksudnya disini adalah sama halnya dengan berat isi dimana sudah termasuk bahan bakar penuh, oli mesin terisi hingga accu yang sudah siap.

Dari spesifikasi yang ada, New CB150R juga memiliki kapasitas BBM yang lebih banyak yaitu 12 liter, tentu hal ini memberikan dampak pada bobot yang lebih banyak pula. Misalkan saja, bobot ini bisa dipangkas tentu efisiensi bahan bakar yang dicapai bisa lebih baik.

Tes Konsumsi BBM

Saya sendiri melakukan tes konsumsi bahan bakar saat perjalanan pulang dari kota Sidoarjo menuju kota Malang. Kondisi lalu lintas juga menentukan hasil dari efisiensi bahan bakar yang anda hitung dalam periode saat itu.

Kebetulan perjalanan menuju malang saya lakukan pagi hari sekitar pukul 6.20. Jalanan disidoarjo sedikit padat karena bertepatan dengan aktifitas kerja, namun biasanya lebih padat karena mungkin saat itu bertepatan pula dengan awal libur sekolah.

Kepadatan jalan disidoarjo juga admin temui selepas sidoarjo yaitu area pasuruan. Nyaris nggak bisa speeding karena hanya bisa bermain di kecepatan tidak lebih dari 100 km/j yang kemudian turun lagi, begitu seterusnya. Sehubungan dengan saya menghitung efisiensi bahan bakar, maka riding style pun lebih diatur untuk mendapat efisiensi yang maksimal. Nggak boros buka tutup throttle ataupun berakselerasi berlebihan untuk perjalanan luar kota.

Barusan di wilayah sukorejo menuju purwosari jalan sedikit lega, namun selepas Purwosari Pasuruan menuju Malang kembali saya temui kepadatan lalu lintas yang berarti tetap harus bermain bukaan throttle namun tetap diatur untuk didominasi agar lebih smooth, sempat pula berakselerasi spontan namun intensitasnya tidak terlalu banyak.

Dari perjalanan luar kota tersebut saya tempuh sejauh 50 kilometer jika mengkalkulasikan perbandingan antara kilometer awal dan kilometer akhir yang saya catat. Jarak tempuh ini berbanding sama dengan perhitungan olah digital dari Trip spidometer yang sudah saya setting yaitu mencapai 49,7 kilometer.

Sebagai catatan, kilometer awal diangka 3.862 sedangkan kilometer akhir yang tercatat diangka 3.912.

Sebelum perjalanan saya sudah mengisi bahan bakar Pertalite Full Tank dengan batas ketinggian yang saya tentukan yaitu disekitar besi pembatas yang menghalangi lubang tangki bahan bakar New CB150R. Saat mencapai tempat tujuan, admin kembali mengisinya dengan batas yang sama, didapati Cyubi New CB150R mendapatkan tambahan bahan bakar sebanyak 1,014 liter Pertalite seperti yang tertera pada struk.

Jika kita hitung, pada hasil dari jarak tempuh yang kemudian dibagi dengan jumlah bahan bakar yang telah ditambahkan, maka akan ketemu hasil ideal dari efisiensi konsumsi bahan bakar New CB150R mencapai 49,31 km/liter.

Untuk melakukan pengetesan seperti ini, selain faktor pendukung diatas sebagai pengulas atau reviewer yang baik tentu anda harus memperhatikan faktor-faktor kecil pendukung lainnya, seperti

  • Memastikan tekanan ban motor anda yang akan direview tersebut ideal dalam kondisi normal.
  • Berat tambahan yang dibebankan pada motor. Saat itu saya membawa tas ransel penuh berisi laptop 14inch plus charger, baju-baju, vakum tangan, buku-buku. Kisaran beban tambahan tas tersebut mencapai atau bahkan lebih dari 10 kg.
  • Berat pengendara. Tinggi badan saya 171cm dengan berat badan mencapai 77 kg.
  • Sering bermain rem, sepertinya simple namun ternyata berperan untuk hasil efisiensi bahan bakar anda. Sering memainkan rem dengan kondisi throttle terbuka membuat motor anda mengeluarkan tenaga sia-sia.
  • Jaga emosi, attitude berkendara anda yang sopan dan tenang akan memberikan hasil perhitungan efisiensi bahan bakar motor anda yang memuaskan dan maksimal. Berbeda lagi jika anda berkendara layaknya orang kesurupan, agresif nggak terkontrol, temperamen, cepat marah saat mengemudi… ibarat anda mengendarai motor layaknya orang gila maka jangan berharap anda mendapatkan hasil efisiensi bahan bakar yang memuaskan.

Semoga bermanfaat.

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

2 Comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *