Ini Jadinya Jika Tidak Saling Menghormati Hak Pengguna Jalan….

Tak bisa dipungkiri, permasalahan yang terjadi di lintasan jalan raya merupakan salah satu faktor terjadinya kecelakaan. Entah senggolan antar pengguna jalan, ataupun perilaku pengguna jalan yang semaunya sendiri. Alhasil bisa ditebak, adanya pengguna jalan lain yang emosi dengan perilaku tersebut.

Alih-alih saling kejar-kejaran, kehilangan konsentrasi berkendara dan………….. brak…. nabrak deh. Tak hanya kita yang akan mengalami kerugiannya, namun bisa jadi banyak pengguna jalan lain yang akan terkena imbasnya. Jadi teringat beberapa minggu lalu kala fnc menuju rumah kediaman. Sebuah kelompok club motor tiger 4sebanyak 4 motor membunyikan sirine patwal bak polisi mengawal seorang pejabat negara.

Masalahnya keadaan lalu lintas kala itu begitu macetnya, so fnc pun memilih tetap dijalur. Bermaksud menerobos kerumunan banyak biker lain dengan kekuatan sirine patwalnya kelompok biker tersebut memaksa melewati fnc dari sisi kanan. Bodohnya biker tersebut, lha wong sudah tahu macet dan memakai side box kok malah memaksa menerobos celah sempit. fnc pun kena imbasnya, setang kemudi kanan berbenturan dengan side box kiri biker yang berboncengan tersebut hingga membuat fnc terpeleset.

Sontak fnc coba mendahului hingga akhirnya bersebelahan, side box pun fnc gebrak hingga keduanya menoleh. Kaca helm fnc buka dan mengatakan “Nggak ngerti jalanan macet ya, yang sopan kalo berkendara” dengan nada tinggi akibat luapan emosi. Merasa bersalah keduanya pun langsung langsung minta maaf pada fnc, dan 3 motor lainnya tak merespon apa-apa. fnc pun tak bertindak demikian jika pengendara lain berlaku sopan. Pentingnya saling menghargai kepentingan orang lain tentu akan membawa suasana lalu lintas yang baik pula.

Meskipun kondisi terburu dan memungkinkan kita ngebut misalnya, harus tahu situasi dan kondisinya. Harus memahami dimana kondisi memungkinkan untuk menambah kecepatan dan perlunya mengurangi kecepatan dengan peduli dengan kepentingan orang lain.

Jika melihat video diatas, pembaca sekalian bisa melihat kesalahan dari kedua belah pihak. Sebuah konvoi harusnya teratur, tidak mentang-mentang berkelompok kemudian akhirnya menggunakan jalan sesukanya tanpa peduli kepentingan pengguna jalan yang lain. Pengguna mobil yang akhirnya mendapat tindak kekerasan akibat perlakuannya pun harusnya tak membuat masalah dengan pengendara motor berkelompok, mereka ibarat keluarga jika disakiti satu maka yang lain pun akan bertindak.

Jika keduanya saling menghormati antara pengguna jalan lain, pasti tak akan terjadi hal seperti yang ada di tayangan video tersebut. Bukankah sejak dari kecil kita sudah diberikan pendidikan tentang saling menghargai dan menghormati orang lain ataupun tenggang rasa dengan sesama? So, pilihan ada ditangan kita. Keep safety riding brosis. (fnc)

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

No Comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *