Kecelakaan Tunggal Tol Malang-Pandaan, Satu Meninggal Dunia Setelah Terseret Arus Parit

Motomaxone.com – Hujan terus mengguyur berbagai daerah di indonesia. Tak terkecuali wilayah jawa timur. Itu mengapa setiap pengendara diharuskan berhati-hati dalam memacu kendaraannya. Jangan sampai terjadi hal-hal yang merugikan diri sendiri.

Kecelakaan Tunggal Tol Malang-Pandaan, Satu Meninggal Dunia Setelah Terseret Arus Parit

Seperti yang beberapa waktu lalu terjadi. Kecelakaan tunggal yang terjadi di Tol Malang-Pandaan. Mengakibatkan satu dari anggota keluarga didalam mobil tersebut meninggal dunia. Kecelakaan tunggal itu terjadi di KM 78B. Di wilayah purwodadi yang merupakan perbatasan antara kabupaten pasuruan dengan kabupaten malang.

Menurut penjelasan Kasat PJR Polda Jatim, kecelakaan tunggal tersebut benar adanya dan menyebabkan satu orang meninggal dunia. Menurut informasi yang penulis dapatkan, mobil yang dikemudikan oleh Moch Arief (38 th) mengalami hilang kendali saat kendaraan tersebut melaju dalam kondisi cuaca sedang hujan.

Hujannya cukup deras saat itu. Dan menurut informasi, pengemudi mengendarai kendaraannya dalam kecepatan yang normal. Kurang lebih 80 km/jam. Artinya pengemudi tidak melanggar ketentuan batas atas kecepatan yang diberlakukan di tol Mapan tersebut (80km/j). So, tidak benar apa yang dituliskan okezone yang membuat judul “Ngebut” di jalan tol tersebut.

Namun entah akan berpindah posisi atau bagaimana, kendaraan yang dikendarai Arief sekeluarga itu hilang kendali. Mobil itupun tergelincir keluar jalur jalan aspal. Dimungkinkan terguling dengan fakta kondisi mobil ringsek, mobil ini pun mendarat di parit pinggiran jalan tol.

Adalah  Zahra (14 th) yang meninggal dunia ditempat kejadian, asal Darmo Surabaya. Tiga orang lain mengalami luka-luka yaitu Arief, Dian Elok Fauziah yang mengalami robek pelipis kiri dan retak tulang di tangan sebelah kiri. Anak Aditya berusia 6,5 tahun mengalami nyeri dipaha kiri dan dada. Korban meninggal sempat terseret arus air di parit dan ditemukan di KM 77 dalam kondisi meninggal dunia.

Kejadian ini menambah panjang kabar berita kecelakaan yang terjadi di sepanjang ruas jalan Tol Malang-Pandaan. Oleh karena itu bagi pengendara yang menggunaan tol mapan ini diharapkan tetap berhati-hati saat memacu kendaraannya. Apalagi saat musim hujan tiba. Alangkah bijaknya mengurangi kecepatan saat bertemu hujan dalam perjalanan. Kondisi suhu ban membutuhkan adaptasi saat harus melaju diatas permukaan jalan yang tergenang air hujan. Jaga keselamatan di jalan raya. Tak terkecuali jalan tol pastinya.

Berkomentarlah dengan sopan