Yamaha Full Injection, READY !! Dilema Bikers………. !!

Yamaha FI,Ready. Ya itulah komitmen Yamaha indonesia menyambut tahun 2012. Sehubungan dengan sosialisasi tentang emisi kendaraan bermotor khususnya roda 2 yang ramah lingkungan.

Yamaha FI ready juga merupakan deklarasi Yamaha yang secara khusus menyatakan siap mendukung program pemerintah tentang kebijakan Euro 3. Nah, tersirat ini merupakan jawaban dari yamaha akan tantangan kompetitor untuk bersaing secara sehat. Belum menginjak di tahun 2012, aroma persaingan terasa ketat seiring menggeliatnya pasar motor injeksi.

Yup, pasar injeksi saat ini membuat dilema tersendiri. Tak hanya ATPM yang pusing dengan rencana injeksi tersebut. Mau tak mau kita semua para biker juga turut merasakan dilema. Bayangkan saja, beberapa tahun kedepan semua dituntut untuk men-standar-kan emisi gas buang kendaraan dengan aturan euro 3. Sejauh tunggangan kita memakai karburator, standart euro 3 pun bakal sulit terpenuhi.

Imbasnya apa mzbro, bisa-bisa ini merupakan titik poin yang mudah bagi petugas untuk menilang motor yang tak taat peraturan. Memang, ATPM memberi solusi bahwasannya tunggangan kita yang memakai sistem karbu bisa diganti menjadi sistem injeksi. Menurut penuturan mas iwb di salah satu artikelnya mengatakan bahwa biaya penggantian tersebut sampai 10 juta rupiah, fiuhhhhh.

Kalau memang keadaan seperti ini, bagaimana kita sebagai biker tak dilema mzbro. Dibandingkan hanya mengganti ke sistem injeksi dengan biaya mahal secara hukum ekonomi jelas-jelas merugikan. “Daripada beli sistem injeksi semahal itu mending beli motor baru”, inilah kesimpulan yang didapat bila mempertimbangkannya.

Efek inilah yang akan dialami, mengingat tak semua orang mampu membeli motor dengan tunai, malah kebanyakan kredit, betul ndak?? Kalaupun membeli motor lagi, wah berapa uang lagi harus kita keluarkan hanya untuk menuruti kebijakan aturan pemerintah?

Harusnya pemerintah memberikan solusi CERDAS untuk masalah ini. Harus ada solusi, meng-upgrade motor lama menjadi injeksi dengan harga yang terjangkau di angka 1-3 jutaan. Jangan cuma membuat aturan tanpa mempertimbangkan dampaknya sejauh mungkin karena pemerintah harus sadar, bahwa tak mudah bagi sebagian besar masyarakat langsung mengganti motor sesuai regulasi pemerintah. Semoga saran ini menjadi wacana bagi pemerintah untuk memberikan solusi yang Happy Ending bagi semua pihak. Semoga. (fnc)

Kolom Komentar