GP Jerman 2012 : Pedrosa Konsisten, Stoner Ceroboh

Motomaxone.com – Lega rasanya. Mungkin inilah ungkapan hati Pedrosa yang telah mendapatkan kemenangan pertamanya musim ini di era mesin motogp 1000cc. Kemenangan yang sehat didapat pedrosa dengan tidak mudah. GP Jerman 2012 : Pedrosa Konsisten, Stoner Ceroboh

GP Jerman 2012 : Pedrosa Konsisten, Stoner Ceroboh

Awal balapan, pedrosa langsung mencoba menekan untuk mendapat posisi terdepan. Rencana tersebut terbukti berhasil. Namun gangguan datang dari rekan setimnya sendiri sekaligus juara bertahan Casey Stoner.

Dengan menjadi pimpinan lomba, pedrosa semakin percaya diri. Beberapa kali tersalip Stoner namun mampu diambil alihnya lagi. Motivasi pedrosa adalah Juara seri pertama kali musim ini, membuat dia tampil lepas dan terlihat menikmati perlombaan meski tertekan oleh Stoner.

Berbeda halnya dengan Stoner. Datang ke sirkuit sachsenring jerman ini Stoner mendapat tekanan mental yang cukup banyak. Poin yang sama dengan Lorenzo, mengaharuskan stoner meraih poin sempurna untuk memperlebar jarak. Begitu pula saat pertandingan, sering diposisi ke-2 dibelakang Pedrosa membuat Stoner terlalu menekan dirinya sendiri.

Alhasil, rasa letih yang didapat karena tak berhasil mengalahkan pedrosa. So, sang juara bertahanpun membuat kesalahan sendiri dengan terjatuh di dua tikungan terakhir. Siapa yang disalahkan? Jelas Stoner patut mengakui kesalahannya sendiri. Posisi saat akan memasuki tikungan tersebut berada agak keluar hingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh meluncur bersama motornya.

Dari kecerobohan Stoner ini, Lorenzo mendapatkan keuntungan karena secara otomatis menempatkan pembalap andalan Yamaha tersebut di posisi kedua. Apresiasi tinggi patut diberikan pada Pedrosa yang sangat konsisten untuk membertahankan posisi pertamanya kali ini.

Stoner? Harusnya lebih santai bila memang tak mampu menyalip pedrosa. Toh, misalkan sukses mengamankan posisi kedua, sudah cukup bagi Stoner untuk  memperlebar jarak dengan Lorenzo meski hanya 4 poin. Hal ini mengingatkan saya pada kejadian serupa di tahun 2007 silam, saat Stoner berduel melawan Rossi di Laguna Seca. Saking menggebunya Stoner ingin mengalahkan Rossi, sampai2 diapun melakukan kesalahan hingga akhirnya terjatuh.

Nilai yang dapat diambil kali ini, adalah sah2 saja kita mengadu kecepatan motor yang kita miliki dengan motor yang lain. Tapi, saat kemampuan motor kita tak terlalu mumpuni untuk head to head ya jangan dipaksakan, lebih baik mengalah toh untuk keselamatan kita juga. (red)

Kolom Komentar