Kebenaran Downgrade Spesifikasi Jupiter MX…..

DSCN8461
Foto : Ilustrasi by Google

Delapan tahun yang lalu, yamaha berusaha berinovasi dengan meluncurkan produk baru bernama Jupiter MX. Yup, tepat tahun 2005 Jupiter MX generasi lama telah dilahirkan. Berbagai kelebihannya saat itu yang menawarkan spesifikasi berbeda dibandingkan produk kompetitor.

Moped pertama didunia yang dilengkapi dengan teknologi Diasil Cylinder dan Forged Piston yang memungkinkan bahan-bahan ini memiliki tingkat keawetan yang tinggi dibandingkan model konvensional. Bertambahnya tahun, Jupiter MX dianggap mengalami downgrade spesifikasi oleh sebagian kecil kalangan otomotif 2 roda.

Pada 2007, produk jupiter MX dianggap telah menurun kualitasnya dibandingkan awal dilahirkan nya pada 2005 silam. Generasi 2005 dianggap lebih powerfull dalam menggapai power maksimal motor 135cc ini. Ada yang ber-spekulasi, yamaha indonesia sengaja menurunkan spesifikasi MX 2007 keatas dengan dalih penyesuaian kebutuhan konsumen.

Generasi 2005 dianggap spesifikasi murni sama hal nya dengan di thailand. Moped dengan kompresi tinggi menyentuh anga 10,9 :1 ini sebenarnya membutuhkan bahan bakan beroktan 90 keatas. Dikarenakan banyak konsumen yang bandel dengan tetap memberikan pasokan premium, maka mau tak mau yamaha menurunkan spesifikasi hingga motor dapat menerima oktan 88 tanpa ada efek merugikan lebih lanjut.

Jupiter MX 2005 yang sejatinya pernah diklaim Yamaha mampu mencapai top speed 135 kpj, akhirnya harus drop saat produksi 2007 membuktikan hanya mentok pada kisaran kecepatan 120 kpj.

Spekulasi diatas adalah rumor yang beredar di masyarakat. Namun saya coba untuk mendapatkan penjelasan dari yamaha akan rumor yang berkaitan dengan downgrade spesifikasi Jupiter MX 2007 dibandingkan produksi tahun 2005.

Pihak yamaha indonesia menjelaskan, bahwa tidak ada perubahan dari produksi Jupiter MX 2005 ke 2007. Melainkan yamaha hanya menambahkan varian Jupiter MX yang dilengkapi kopling manual pada 2006 keatas dimana pada 2005 tidak terdapat pilihan tersebut.

So, rumor atas downgrade spesifikasi Jupiter MX bagi yamaha tidaklah benar, karena yamaha indonesia malah memproduksi Jupiter MX tipe kopling manual tersebut atas permintaan konsumen kala itu. Bagi yamaha, penjelasan tentang masalah performa motor sangat erat kaitannya dengan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Berat Badan pengendara/ beban yang diangkut motor
  2. Banyaknya oli mesin yang diisikan (bila melebihi kapasitas, motor tidak dapat lari)
  3. Kondisi jalan yang dilalui (menanjak, macet, berlubang, dan kondisi lain yang dapat menghambat laju motor)
  4. Pola pemakaian oleh konsumen (untuk mencapai speed 100 km/jam, power bawahnya juga harus mendukung)
  5. Kekenduran rantai roda (bila terlalu kencang, tenaga drop)
  6. Busi yang tidak standard/ tidak pernah diganti secara periodic
  7. Riwayat perawatan berkala (rutin atau tidak, erat kaitannya dengan kebersihan karburator & filter udara)
  8. Adanya modifikasi yang tidak standard (misal: CDI, Gear, setelan karburator, stelan klep, muffler, busi dll)
  9. Filter udara yang tidak pernah diganti (standardnya diganti tiap 10.000 km) * Filter udara yang tidak pernah diganti dapat  menghambat udara yang masuk ke karburator
  10. Choke yang tidak berfungsi normal/ macet sehingga tidak dapat kembali ke posisi semula.

Nah, setidaknya yamaha berusaha memberikan keterangan yang lebih jelas dari rumor yang beredar di masyarakat tentang downgrade produk yang bersangkutan. (fnc)

8 Comments

Kolom Komentar