Honda CBR250RR Blue Navy, Aplikasikan Pirelli Diablo Supercorsa Bak MotoGP

Motomaxone.com – Modifikasi Honda CBR250RR yang satu ini menarik perhatian penulis. Warnanya tak biasa. Blue Navy istilah yang penulis pakai. Atau bisa juga disebut biru dongker. Meski terlihat biasa, namun memiliki kesan mewah nan elegan.

Honda CBR250RR Blue Navy, Aplikasikan Pirelli Diablo Supercorsa Bak MotoGP

Lihat saja. Blue navy metaliknya sungguh menggoda. Bersih dengan penambahan sedikit saja logo ikonik yang menunjukkan produknya yaitu CBR250RR. Kesan mewah dari warna biru dongker metalik ini disempurnakan pula dengan aksen karbon pada material cover body yang berbeda tekstur, termasuk spakbor depan dan rear fender atau spakbor kolong dibagian belakang.

Footstep pengendara yang sejatinya sporty pada produk bawaannya juga ternyata diganti dengan produk aftermarket ala footstep underbone. Untuk melindungi cover pada CBR250RR ini. Tentu saja kehadiran frame slider begitu pentingnya. Mengurangi resiko kerusakan cover bodi motor terutama dibagian tengah memang patut dipertimbangkan.

Spakbor belakang memang ngetren dilepas. Tak terkecuali sebagian konsumen Honda CBR250RR yang dari kalangan muda. Menjadikan kesan motornya lebih sporty. Tak kalah dengan RC213V yang berlaga di ajang balap MotoGP.

Honda CBR250RR Blue Navy, Aplikasikan Pirelli Diablo Supercorsa Bak MotoGP

Untuk semakin mendongkrak penampilan bak motor motogp, maka bagian kaki-kaki perlu diubah. Adalah velg tapak lebar dari delkevic. Dimana untuk velg belakang ditingkatkan menjadi 5,5 inch.

Sontak ban Pirelli Diablo Supercorsa ukuran 180 (belakang) dan 120 (depan) terpasang sempurna dengan dukungan velg tapak lebarnya. Tak lupa, knalpot free flow berkonsep racing semakin melengkapi modfikasi ini. Diketahui si empunya menggunakan model berbeda pengaplikasian knalpot racing nya.

Jadilah tongkrongan Honda CBR250RR ini ala moge dengan ban-ban gambotnya. Overall nyaris sempurna dengan konsep modif ala superbike/motogp. Yang sedikit penulis kritisi adalah hilangnya fungsi spion sehingga beresiko terhadap kenyamana  ataupun keamanan saat berkendara. (red)

Sumber foto : tony_verdiansya

Kolom Komentar