Club Motor Identik Dengan Arogan, Apa Selalu Seperti Itu ??

Pagi tadi seperti biasanya saya melakukan rutinitas bekerja. Nggak jauh kok, cuma beberapa ratus meter dari tempat tinggal saya, saya pun sampai di tempat tujuan. Bertemu kembali dengan rekan sekantor dan memulai pagi ini dengan obrolan ringan seputar club motor.

Saya memulai dengan mencoba mengabarkan tindakan anggota club yang menghadang/memblokade jalanan saat mereka (club motor yang dimaksud) mengadakan konvoi di sekitaran malang yang sampaiterliput media massa. Sontak rekan kerja saya terlihat antusias membahasnya.

Sebut saja mas WI, beliau secara spontan menceritakan pengalamannya minggu kemaren tepatnya siang di lampu merah karang-lo saat bertemu dengan Club Motor Tiger. Entah berasal dari malang atau dari luar kota, namun pastinya kebanyakan yang ditemui didaerah sendiri. Mas WI merasa sangat geregetan dengan ulah salah satu anggota club motor tersebut yang memaksa pengguna jalan lain untuk minggir.

Saat itu, mas WI dengan pengendara motor yang lain menggunakan sarana jalan dengan normal, namun tiba2 sekelompok anggota motor club tersebut datang dan bermaksud ingin mendahului. Dikarenakan cara yang mereka lakukan tidak sopan, ada pengendara motor yang lain mencoba tidak minggir ke tepi jalan. Nah disinilah sikap arogan salah seorang anggota club terjadi, sontak tak berpikir panjang dan tanpa menghormati hak pengguna jalan lain, pengendara motor yang tak minggir tersebut didekati dan ditendang lho bro….. Apa ya seperti ini sikap anggota motor club…? Kok ya gak mencerminkan sikap santun seperti aturan club motor. Apa ya aturan club mengatakan bahwa konvoilah dengan Arogan..? Pastinya Nggak toh.

Saya jadi teringat 2 minggu lalu saat pulang dari malang menuju lawang tempat tinggal saya. Secara kebetulan saya bertemu dengan anggota Club Motor Vixion malang di daerah jalan borobudur. Sebelumnya saya berjalan santai untuk pulang, namun betapa kagetnya saya, seorang dengan motor vixion ber-atribut touring beserta jaket dan motornya berstriker YVC tiba-tiba memotong laju jalan saya,  entah dia bermaksud menghindari mobil didepannya atau bagaimana. Kalau memang bermaksud menghindari mobil didepannya, kok yo gak punya pikiran sabar dan menunggu momen yang pas untuk mendahului.

Saya pun dengan sedikit emosi agak mempercepat laju saya untuk mengejar pengendara vixion tersebut dengan maksud ingin meperingati dia supaya lebih hati-hati. Lha kok malah tancap gas poll dan menghilang. Apa ya harus, memiliki motor dengan bentuk lebih besar kemudian semena-mena dengan memotong motor yang lebih kecil. Sayangnya saya terlambat mengambil gambar si pengendara vixion tersebut karena dia keburu kabur terlebih dahulu.

Jadi ingat cerita saudara saya yang pernah bergabung dengan club motor yamaha vixion, sebut saja saudara saya tersebut RK. Beliau memang memiliki idealisme yang tinggi dengan mengatakan bahwa sikap anggota clubnya tersebut salah kalau memang salah, dan sekarang beliau memilih untuk keluar dari club motor karena sikap arogansi anggotanya saat dijalan. Saat touring ke daerah jawa tengah dari malang, saudara saya mendapati ada salah seorang teman clubnya bersikap arogan dengan memukul spion pengendara jalan yang lain dikarenakan tidak minggir ke tepi jalan saat rombongan club motor tersebut lewat.

Kenapa ya, gak sendiri gak berkelompok sikap arogan tersebut masih berkembang. Apakah budaya feodal memang subur dinegeri ini, sampai2 masyarakat biasa namun ber-atribut club motor berubah menjadi gila hormat  dengan ingin dihormati dan diperilakukan bak penguasa. Saya beranggapan sah2 saja bila bergabung dengan club motor manapun di negeri ini. Namun alangkah baiknya menjaga sikap, sopan santun dalam berkendara dijalan raya. Sebagai masyarakat yang lebih mengerti aturan berkendara dijalan raya, bukankah seharusnya memberikan contoh yang baik bagi masyarakat pada umumnya?? Merubah image tidaklah mudah, so ayo perbaiki image buruk tersebut menjadi lebih baik di mata masyarakat umum. Semoga. (fnc)

About MOTOMAXONE.COM 4650 Articles
*Seorang Muslim *Seorang Suami *Seorang Ayah *Seorang Publisher (Blogger) *Seorang penyuka otomotif dan teknologi informasi

20 Komentar

  1. kebanyakan emang gtu bro, kalo lagi riding bareng temen club banyakan, dia bakal ngerasa berkuasa, dan gak takut kalo dia bikin masalah dijalan, karena banyak temennya, beda lagi kalo dia riding sendiri, pasti normal aja kelakuannya, karena takut gak ada yg nolongin kalo dia digebukin pengguna jalan lain kalo bikin masalah, artinya mereka itu pengecut, beraninya bnyakan/keroyokan

    titip gan http://megalodon150.wordpress.com/2012/07/10/review-penggunaan-3-jenis-stang-new-megapro/

    • Yah, harusnya anggota club harus memberikan teladan yang baik bagi pengguna jalan yang lain mengingat secara pengetahuan ttg aturan berkendara mereka lebih mengerti. Semoga pengurus club motor tak lagi segan menindak anggotanya yang terlalu arogan dijalan. Lebih baik kehilangan anggota club yang “bengal” daripada citra club menjadi tercoreng.

      • jangan salih menyalahkan, ada atau tidaknya club motor, seharusnya memandang terhadap sisi masing-masing saat berkendaraan. Terkadang tanpa konfoi aja kita ambil hak jalan orang lain dengan seenak jidat dan tanpa ada pikiran jauh kedepan. jangan saling menyalahkanlah selagi masih jadi pengendara. jika menganngap diri masih-masing ngerasa benar janganlah.dan satu hal sebuah club pahami dulu manfaatnya didalamnya. apa lagi saat riding ga semuanya onar ko bro.masa iya jalan bareng ajalannya masing masing pernah ga si ngerasain kebersaaannya gimna.sory all makasi.saling sabar aja itu indah ko.

  2. sebenarx semua rider di dlam sebuah club motor slalu mengutamakan penguna jalan lain… mereka yang arogan di jalan raya adalah mereka yang hanya ikut gabung/ hanya anggota baru… karena mreka blom tau aturan savety riding yang di anjuran.pengetahuan tentang savety riding sudah di latih oleh polresta malang setiap bulannya. karena anggota baru yang tidak tw tentang aturan tu lah yang membuat mereka sok sokan. malah di luar dr club motor banyak masyarakat yang tidak mengerti tentang aturan savety riding. untuk bro2,,. smua yang mendapat perlakuan tidak sepantasnya dr anggota club motor khususnya di daerah malang selatan bs di laporkan ke FOM(federasi otomotif malang) tingal catat plat nomornya. smua data dari club motor yang telah ikut pembinaan dan pelatihan smua ada di situ. nnti FOM akan menindak lanjuti mreka yang bersalah. semoga info ini bermanfaat dan sedikit memberi pengetahuan tentang club motor di malang agar bisa melihat sisi baik dan buruknya. aammmiiinn….

    • Thanks infonya msbro, semoga antar rider dapat mengutamakan keselamatan dan peduli akan kepentingan rider lainnya. Sehingga rasa persaudaraan antar biker akan semakin terjalin dengan baik.

  3. memang seperti itulah club motor. bertolak belakang dengan apa yg digaung-gaungkan….pretttlah…klo udah nggrombol dijalan songongnya gak ketulungan.
    gw yakin banget semua club motor punya kecenderungan seperti itu tanpa terkecuali. kenapa gw punya keyakinan seperti itu ? karena setiap kali ketemu gerombolan entah club motor apa mereka selalu kelakuannya sama……..AROGAN ! ( makanya gw gak tertarik masuk club-cluban gak jelas kaya gitu ) mending ikut masuk grup lenong.

  4. menurut saya sih percuma aja ngadain acara safety riding tanpa ada tindakan nyata di jalan raya. polisi’pun terkesan memihak anggota klub motor. pernah suatu ketika saya bertemu rombongan klub motor yg terang2an menggunakan dan menyalakan sirine+strobo, padahal di depannya ada 2 polisi yg sedang berjaga. Kadang aneh juga mikirnya. tp ya apa boleh buat, sy cuma bisa bergumam dlm hati. tetap sopan di jalan dan tetap aman di jalan!

    • Sebenarnya harus ada tindakan tegas dari pengurus. Namun apa boleh buat, sikap arogansi tersebut ibarat di legalkan dan dibiarkan oleh pihak aparat. Melintasi jalan dengan identitas club motor bak sebagai penguasa jalan. Semoga mereka yang bertindak sebagai “oknum” bisa sadar dan mawas diri akan arogansi yang ditinmbulkannya.

  5. Hee . , yah semoga. ,.

    sebetulnya ., gmn kita memandangnya latar belakang masalah ini .,
    dengan bijak .,
    kenapa kita harus melihat ., dari clubnya itu sendiri , pasalnya club sendiri itu ., sudah menegaskan kode etik, . dalam berkendaraan ., tanpa merugikan pengguna jalan lainya kepada anggotany .,
    tetapi apabila kita melihat secara luas., masih banyak , diluar sana , ,pengguna jalan yg tidak mengikuti club . , dan tidak mengormati kode etik ., untuk saling menghormati pengguna jalan lainya. ,

    apabila memang , suatu rombongan terkadang ,. arogan , arogan seperti apa dlu yang disebut .,
    apabila ., rombongan club hanya meminggirkan para pengguna jalan itu wajar , tapi klo yg disebut arogan. , lebih kepada ., pengrusakan itu sudah sangat slah besar . ,
    hee .,

    • Tak hanya pengrusakan yang menegaskan sikap arogansi, terlebih sikap mentang-mentang dan sewenang-wenang pada pengguna jalan lain. Tak mempermasalahkan clubnya masbro, yang membuat citra jelek kan hanya oknum/perorangannya saja :).

      • sebenar nya kita sudahmemberitau secara pelan pelan cuman tetap saja orang itu tidak mengerti alasan itu lah yang membuat kita bertindak

        • Lebih santun jikalau disaat konvoi touring membaur dengan pengguna jalan lain. Seperti yang pernah saya temui saat konvoi CBR 250R. Meskipun membaur, toh tak butuh waktu lama bila tertinggal dari rombongan terdepan. Keep safety riding.

  6. sama kaya sodara anda mas, aku juga sedikit demi sedikit mundur dari kegiatan klub, apalagi kalo ada acara turing atau rolling kota malah jarang ikut, ya itu, makin kesini malah makin arogan dan seakan “dihalalkan” karena divisi tatibnya ya gitu2 juga, ketuanya pun diem aja 🙁
    mau mengingatkan juga gimanaa, lha posisiku di klub cuma rakyat jelata, bukan pengurus atau senior
    biarlah nanti kena seleksi alam, toh klub yg dihormati & dipandang berwibawa dimata rakyat biker itu adalah klub yang santun, bukan yg arogan

    http://mochyuga.wordpress.com/2011/11/11/tips-belajar-ngoprek-motor-mulai-dari-mana-dulu/

    • Setuju masbro. Saya juga lebih santai dengan status independent. Pelan, santai dan selamat sampai tujuan tanpa membuat resah mengguna jalan lain. Semoga oknum terkait sadar akan perbuatannya. Semoga.

  7. peringatkan aja bro cluc motor yang kaya gitu kelakuannya..suruh berhenti dan aduin keketua clubnya bahwa anak buahnya ga mencerminkan sikap sopan santun dijalan dan membahayakan pengendara lain..klo w liat ci yang motor cc besar kaya ninja 250,cbr250,harley ga seperti itu..yg seperti itu motor2 ber CC lbih keci dari yg disebutkan..sadar donk..katanya BROTHERHOODS!!!

    • Sejauh yang saya temui memang cc dibawah 250 sering kali menunjukkan sikap arogan nya. Thanks masukannya msbro.

  8. Ya memang begitulah… oknum begini memang tidak perlu dibiarkan… tergantung tempat, waktu, dan momentumnya saja…

Kolom Komentar