Catatan Mengurus Perpanjangan SIM di SATPAS Singosari Malang 2011

Surat Ijin Mengemudi

Hari ini mengawali hari dengan kegiatan keluar dari kantor. Biasanya aktifitas pagi ya apa lagi kalo bukan berangkat ke kantor mzbro…

Oktober 2011 bertepatan dengan SIM (Surat Ijin Mengemudi) saya yang habis masa berlakunya. So, patut kiranya sebagai rider atau pengendara motor yang baik segera memperbarui SIM tersebut. Tak seperti tahun-tahun yang lalu dimana mengurus SIM di kabupaten Malang mengharuskan masyarakat kabupaten malang ke Kepanjen.

Yup, menurut saya kepanjen sudah termasuk berada di Wilayah Malang bagian selatan. Sedangkan saya sendiri di Malang bagian utara.

Fiuhh,,, jauhnya mzbro. Banyak masyarakat di wilayah malang utara yang mengeluh karena jauhnya tempat pelayanan SIM tersebut. Tapi ibarat gayung bersambut. Sekarang warga malang dibagian utara tak perlu lagi jauh-jauh ke Kepanjen untuk mengurus SIM baik itu Baru ataupun Perpanjangan SIM.

Berangkat pukul 7 pagi, saya langsung meluncur ke KTP :). Maksudnya ke tempat mengurus perpanjangan SIM mzbro…, Tak jauh-jauh, cukup pergi ke SATPAS di daerah Singosari (Tempat yang dulunya digunakan sebagai kantor POLWIL Malang). Menurut saya pelayanan masih termasuk lama dibandingkan mengurus Pajak STNK yang hanya membutuhkan waktu 5 sampai 10 menit. Maklum ada antrian foto juga jadinya lebih lama.

Lamanya waktu yang saya perlukan yak arena saya sendiri juga baru pertama kali mengurus perpanjangan SIM. Jadinya belum terlalu mengerti prosedurnya. Kalo prosedur persyaratan lebih siap saya yakin semakin cepat.

Yang pertama kali diperlukan bagi warga malang yang ingin mengurus perpanjangan SIM, adalah seperti gambar berikut :


1. Berangkat menuju Satpas Singosari, saya langsung masuk halaman untuk menuju ke area parkir. Yup, oleh Satpas Singosari disediakan parkir gratis untuk orang2 yang akan mengurus Surat Ijin mengemudi. Pun dengan parkir didalam lebih aman untuk motor kesayangan kita. 🙂

Kartu Asuransi


2. Kemudian saya perlu melengkapi berkas mzbro, bukan hanya persyaratan yang tertera digambar diatas, melainkan perlu mengurus kartu asuransi. Weleh, awalnya saya bingung kok ada kartu asuransi segala, berhubung itu prosedurnya harus kita jalankan.  Tempat mengurus Kartu Asuransi terletak didekat fotocopy luar sebelah kanan tempat parkir.Untuk kartu asuransi ini dikenai biaya 30ribu.

3. Kartu Asuransi tersebut difotocopy dan yang asli kita bawa, sedangkan fotocopynya kita sertakan diberkas sehingga kelengkapan berkas sekarang antara lain :

–  Fotocopy KTP 3 lembar

–  Fotocopy SIM 3 lembar

–  Surat Keterangan Sehat dari Dokter

–  Fotocopy Kartu Asuransi

Kesemuanya itu diletakkan di map biru dengan tanda “C” dipojok atas yang menunjukkan bahwa kita mengurus  sim C untuk kendaraan roda 2. Map biru ini bisa dibeli ditempat fotocopy tersebut.

4. Selanjutnya berkas dalam map biru diletakkan di meja petugas diluar pintu masuk gedung mengurus SIM.

Formulir SIM

5. Setelah di cek petugas, nama kita dipanggil dan berkas dikembalikan ke kita sekaligus kita wajib mengisi formulir SIM dan kemudian kita masuk kedalam untuk mengambil nomor antrian berikut menyerahkan berkas dalam map biru yang kita bawa tadi. Kemudian kita menunggu di Ruang Tunggu yang telah disediakan, apalagi kalo bukan menunggu giliran kita difoto. Wow, dari sarana dalam ruang tunggu tersebut berbau promosi mzbro :). Promosi ini dari beberapa ATPM antara lain Honda dan Motor Happy. Honda secara khusus di Ruang Tunggu menyediakan simulasi roda dua. Seperti maen game, simulasi ini untuk mengasah ketrampilan kita mengendarai motor pastinya. Sedangkan Dealer motor happy menyumbang kursi tempat duduk kita yang sedang menunggu antrian.

6. Selanjutnya nomor urut dipanggil, rentang antara 1 sampai 20. Tapi jangan terburu-buru ke ruang foto dulu. Belum waktunya mzbro, panggilan tadi untuk menyelesaikan administrasi, untuk perpanjangan SIM dikenai biaya 75 ribu. So, kita balik lagi ke ruang tunggu. Nah antrian untuk foto sudah tertera di monitor TV LCD yang ada diruang tunggu tersebut. Cukup informatif.

7. Panggilan kembali yang kali ini untuk giliran foto, so saya langsung bergegas menuju ruang foto. Setelah mendapat giliran, kemudain saya duduk. Petugas menyuruh kita tanda tangan dan identifikasi sidik jari ibu jari tangan kanan untuk keperluan mencetak kartu SIM. Setelah itu saya keluar dari ruang foto dan menunggu didepan tempat pengambilan SIM.

8. Lagi-lagi nama kita dipanggil, ini artinya SIM  yang baru diperpanjang sudah jadi. Petugas pun menganjurkan membeli cover untuk SIM karena SIM tidak boleh delaminating. Harga cover SIM 4 ribu rupiah. Untuk ini opsional mzbro, bisa beli bisa tidak toh SIM kita biasanya juga ditaruh di dompet, betul ndak…. 🙂

Proses mengurus perpanjangan SIM pun selesai dan melanjutkan aktifitas seperti biasanya. Semoga Berguna.

Berikut beberapa info yang saya dapat dari Satpas tentang informasi mengurus SIM baik baru ataupun Perpanjangan.

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...

  1. Bro soal asuransi loe itu dibohongi….gak ada asuransi itu. Lagian kita ngajukan asuransi pasti pegang premi yg ada alamat klaim dsb. Ini klaim kemana kagak tau…ngisi juga cuman segitu doank…yakin bisa diklaim nantinya…kantornya dimana juga gak jelas. Sy gak pernah mau disuruh bayar asuransi 30.000. orang syaratnya sim kan cuman tes kesehatan gak asuransi…jd waspada ya ….

  2. Mau nanya mas, kalau saya ktp kepanjen, ngurus perpanjangan SIM, apa bisa di Polwil Singosari ini mas? Terimakasih..

  3. matur suwun om, saya surfing nyari2 jam kerja satpas eh ketemunya di blog ini 🙂
    besok saya mau ngurus sim, insyaAlloh

  4. bang alamat satpas singosari itu apa ya?? dan namanya itu memang “satpas singosari” atau “polres” ya?? mohon bantuannya 🙂

    • klo nama jalannya lupa bro. dulu tempat tersebut adalah polwil, sekarang berganti satpas, bukan polres karena untuk wilayah kabupaten, polres malang bertempat di kepanjen

    • Usakan jam 7 sudah sampai tujuan msbro, untuk menghindari antri panjang. Mengingat saat ini tes kesehatan juga dilakukan ditempat tersebut, jadi kita tidak bisa lagi membawa surat kesehatan dari luar satpas.