Akankah Rekor Rossi Berakhir ?

Motomaxone.com – Valentino Rossi, tak satupun pembalap saat ini yang mampu menyainginga, pastinya dalam hal rekor. Ya, Rossi merupakan pembalap bertabur rekor setidaknya sebagai rider yang aktif sampai saat ini.

Begitu pula dalam hal rekor, yang salah satunya bahwa tidak satupun pembalap selalu Juara seri minimal satu seri dalam semusim, tentu saja selain Rossi.

Sejak gabung dengan Honda dikelas para raja di tahun 2000 silam, Rossi tak pernah absen meraih podium pertama disetiap musimnya, pun rekor tersebut berlangsung hingga musim lalu, dimusim terakhirnya bersama Yamaha.

Tetapi melihat prestasinya yang tak kunjung membaik di tahun 2011 ini, rekor tersebut kemungkinan besar berakhir. Bukan bersama Honda atau Yamaha yang akan membuat rekornya terhenti, tetapi bersama Ducati.

Bersama Ducati musim ini ibarat “senjata makan tuan”, rekor Rossi terhenti bukan karena skill nya yang kalah dari rider-rider lain, tetapi paket motor desmosedici GP11 dan GP11,1 yang menjadi momok berakhirnya rekor the doctor.

Tak bisa dipungkiri mzbro,, bahwa rekor The Doctor tak terbantahkan. Bergabung bersama Honda pada tahun 2001 di era 2-tak, Rossi sempat kecolongan oleh Kenny Robert Jr. yang merebut Juara Dunia bersama Suzuki. Tapi ditahun berikutnya Rossi menutup manis era terakhir 2-tak  500cc dengan mempersembahkan Juara Dunia untuk Honda ditahun 2001. Begitu juga saat era 990cc dan MotoGP 800cc, dia tak sekalipun absen meraih podium pertama.

Bersama Ducati musim ini, Rossi ibarat seorang rookie. Dia hanya mampu bertarung di barisan kedua bersama tim satelit. Pantas saja bila Rossi pun gusar. Kegundahannya itu pun dituangkan pada grafis helmnya saat GP Misano. “Motor terlalu bermasalah, ini harus segera diperbaiki, rasanya mustahil seketika aku jadi idiot”, cetus Rossi.

Tidak salah bila seorang legenda hidup seperti Rossi mengeluh dan frustasi, pasalnya kini dia dalam kondisi prima secara fisik, padahal musim lalu bersama Yamaha, dia mampu meraih juara seri meski saat itu baru pulih dari cedera kaki yang parah.

Understeer kronis merupakan satu dari banyak masalahnya, diperparah dengan revolusi ducati yang mengubah rangka baja trails sebelumnya menjadi carbon. Kenyataannya lebih ringan tak membuat GP11 lebih kenceng dan stabil. Malah GP11 seperti babi yang berlari, cepat namun susah saat dibelokkan.

Pengembangan sasis Deltabox Aluminium diharapkan secepatnya mampu membawa hasil positif, pun tak hanya untuk GP12 tetapi untuk GP11 tunggangan Rossi musim ini. Bila pengembangan tersebut cepat memperbaiki masalah ducati bukan tidak mungkin Rossi bakal memperpanjang rekornya.  (red)

Kolom Komentar