Transformasi Motor Honda Dari Masa ke Masa, Dari Image Motor Jadul Hingga Menjadi Digemari Semua Lapisan Masyarakat

Motomaxone.com — 10 tahun lalu tentu berbeda dengan sekarang, terlebih jika kita ngomongin soal perkembangan motor honda dari masa ke masa. Dulu… secara desain Honda terkesan monoton sehingga tak salah jika motor honda identik dengan motor generasi old yang jauh dari kesan sporty mengikuti tren remaja seperti sekarang ini.. namun sekarang berbeda.

Motor Honda sekarang berbeda dengan Honda 10 tahun yang lalu. Jaman berubah begitu pula dengan perkembangan teknologinya. Berubah dari desain jadul menjadi desain tajam kekinian nan sporty yang sangat disukai berbagai lapisan kalangan masyarakat.

Lihat saja perkembangan Supra series dari masa ke masa, begitu pula model sport nya. Mungkin penulis tak akan tertarik membeli motor sport honda 10 tahun lalu karena desain nya masih kalah sporty dengan produk tetangga. Dijaman Megapro dan Tiger masih berjaya namun penulis tak cukup minat terhadapnya..  mungkin karena interest penulis terfokus pada desainnya, namun memang tak hanya dari sektor itu saja.

Honda Astrea Prima (1989)

Dari sebelumnya mengikuti tren produk kompetitor tapi sekarang diikuti oleh kompetitor. Motor honda bertransformasi cukup pesat hanya untuk tidak ingin kehilangan loyalitas konsumennya. Dari biasanya memproduksi motor yang ’nanggung’ secara teknologi dan fitur namun sekarang melimpah teknologi dan fiturnya.

Seperti CB150R misalnya.. bolehlah Vixion dulu berjaya menggilas kejayaan Megapro direntang kelas sport 150cc meskipun Megapro unggul kapasitas mesin 160cc. Namun semenjak kehadiran CB150 series, kepemimpinan berbalik. Interest sebagian besar masyarakat pun berubah, tak terkecuali generasi muda. Honda sekarang berbeda 180o ketimbang yang dulu…

Desain ciamik para insinyur honda sekarang memang patut diajungi jempol. Produk premium sudah mengusung teknologi LED untuk lampu penerangannya. Variannya pun cukup banyak dan hampir semuanya sudah mengadopsi lampu LED, yang tersisa hanyalah Honda Beat dan CB150 Verza yang masih pakai lampu bohlam yang memang sesuai kelas dan posisi marketnya di pasar low-end.

Tren karbu ke injeksi pun juga tak mempengaruhi mainset masyarakat terhadap honda. Sebagian besar pengguna honda bilang, motor honda masihnya yang paling irit dimasing-masing kelasnya. Baik itu sport, bebek maupun matik. Kita pun memang tak perlu percaya 100% jika tak membuktikannya sendiri… sejauh pengamatan penulis dimasing-masing kelas tersebut sudah pernah penulis review masing-masingnya.

Honda CB150R yang mewakili segmen sport motor honda, yang juga kebetulan penulis miliki sudah membuktikan efisiensi bahan bakarnya. Dalam review resmi penulis beberapa waktu lalu, motor ini mencapai tingkat keiritan bahan bakar sampai rerata 49 km/liter, boros-borospun perkiraan penulis mencapai 40 km/liter.

Untuk kelas motor bebek, penulis pernah mereview Honda Revo Injeksi kala ada kegiatan touring yang diselenggarakan MPM Distributor Honda jawa timur. Lagi-lagi cukup takjub dengan perolehan efisiensinya.. dari Sidoarjo hingga probolinggo (rest point) tercatat penulis motor ini tidak turun satu digitpun pada indikator bahan bakarnya, padahal penulis gunakan untuk speeding bersama rombongan touring yang menggunakan beragam varian motor.

Dikelas motor matik, penulis pernah mereview honda beat pop esp. Dengan kondisi bahan bakar di setengah digit terbawah, penulis bisa membawanya dari Malang menuju Gempol (perbatasan pasuruan-sidoarjo) dan dalam kesempatan lain penulis mencatatkan efisiensi mencapai 62 km/liter.

Apa yang bisa kita ambil dari poin ini…dari waktu berganti waktu, Honda membuktikan diri untuk bisa kompetitif merebut hati konsumennya terlebih konsumen loyalnya. Andai honda sekarang, masih keukeuh sama dengan 10 tahun silam, pastinya produk kompetitor lain yang akan mendahuluinya. Untuk bisa tetap mendapatkan loyalitas konsumen, ternyata Honda tidak serta merta duduk manis melainkan bekerja lebih keras dari rivalnya untuk mendapatkan hasil seperti sekarang.

Pelayanan Ahass Saat Kabel Kopling Putus di Jalan

Kualitas produk, teknologi dan fitur yang ditawarkan, after sales yang baik hingga pelayanan kepada konsumen yang menjadi orientasi utama menjadikan pabrikan motor terbesar di indonesia ini tak tergoyahkan singgasananya. Dalam kata lain dari pandangan penulis, Honda memiliki poin penting yang tidak dimiliki kompetitornya hingga saat ini. (red)

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...