Rossi Gabung Yamaha Tech 3 ………?

Rossi Juara Seri?…Sering

Rossi Juara Dunia?… Pernah

Rossi Frustasi?.. Bisa

Rossi Gila?…. Wait….Tunggu Dulu…

Mengenyam kemenangan, Rossi ibarat raja yang selalu disuguhkan oleh hidangan-hidangan sedap yang tinggal dilahap didepan matanya. Tak hanya setahun dua tahun, semenjak kelas 125cc pun Rossi sudah terbiasa dengan yang dinamakan “Menang”.

Bagaimana dengan kekalahan? Rossi bak kenyang makan garam. Pengalamannya segudang tak serta merta selalu harinya dihiasi dengan kemenangan. Namun ada kalanya pembalap berjuluk “The Doctor” ini juga mengalami kekalahan yang mungkin menyakitkan. Namun bagaimanapun keadaannya Rossi mampu bangkit dan membuktikan kelasnya.

Itu dulu, semasa di Honda dan Yamaha yang merupakan motor idaman bagi banyak pembalap. Hal tersebut dikarenakan kedua jenis motor inilah yang menguasai jagad kompetisi balap sejak dulu. Yup, jajaran motor jepang pastinya.

Namun, tidak dengan Ducati. Semenjak keputusan bergabung Ducati dimusim lalu, Rossi tak selangkahpun merasakan podium tertinggi pada sebuah seri. Motor ducati dianggap Rossi mengalami banyak kelemahan yang membuat pembalap tak merasa nyaman saat diatasnya. Setahun berlalu, ide-ide #46 diwujudkan pada sosok GP12. Namun ide tersebut tak banyak membuat perubahan pada karakter asli ducati.

Hal inilah yang membuat Rossi pun bisa frustasi. Kabar akan hengkangnya rossi dari ducati selepas kontraknya akhir tahun ini habis dibantahnya dengan cepat melalui pernyataannya. Kabar burung tersebut menyatakan bahwa Rossi akan kembali ke Honda atau ke Yamaha, kabar inipun dibantah oleh kedua tim pabrikan tersebut.

Namun akhir2 ini isu lain beredar bahwa Rossi akan dijadikan pasangan Bradley Smith di tim Yamaha Tech 3 Moto2. What…? Apa Rossi sudah gila? Hingga sampai turun kelas karena ke-frustasiannya tak mampu meracik Ducati?, Bisa YA bisa TIDAK. Tapi yang perlu ditekankan ini masihlah sebatas rumor. Segala kemungkinan pasti bisa terjadi. Teringat saat Rossi pindah dari Honda ke Yamaha. Tak ada yang memprediksikannya, di Honda Rossi dijadikan anak emas. Pun begitu, paket motor yang disediakan. Bersama honda, Rossi nyaris menang dengan mudah namun keputusan Rossi membuat mata terbelalak. Dia memilih hijrah ke Yamaha yang notabenenya merupakan tim kelas bawah pada masa itu. Akankah keputusan mengejutkan kembali dipilih Rossi? Hmm patut ditunggu. (fnc)

Kolom Komentar