Menimbang Besaran Manfaat Penggunaan Pertamax Pada Moped dan Matic…

pertamax_92

Hai brosis sekalian, senin tanggal 12 agustus 2013 adalah hari yang cukup spesial di bulan ini. Mengapa demikian? Karena kemarin adalah hari pertama fnc kembali melakukan aktifitas bekerja setelah seminggu penuh menikmati liburan puasa dan idul fitri. Bertemu dengan teman-teman kerja dan melakukan acara halal bi halal serasa segar dengan semangat baru tentunya. So, kali ini bukan menceritakan tentang itu lho. ..

Sebelumnya, fnc merupakan orang yang tak terlalu ambil pusing dengan kebijakan pemerintah akan BBM bersubsidi. Bagi fnc sejauh motor masih diperkenankan membeli, Why not? Toh selisih harga yang cukup jauh dimana harga lama premium masih 4.500 adalah alasan utamanya. Ngirit pengeluaran brosis..

Nah, kenaikan BBM bersubsidi yang diumumkan pemerintah mengubah sudut pandang fnc akan BBM bersubsidi. Apalagi setelah fnc bongkar motor untuk sekedar membersihkan dapur pacu bluemx. Wuih, kerak karbon lumayan tuh karena jarang-jarang pula fnc mengisi bahan bakar selain premium sebelumnya.

Setelah premium ditetapkan naik sebesar Rp 6.500,-. Saat ini fnc malah lebih sering mengurangi konsumsi BBM Bersubsidi tersebut. Alasannya cukup mudah, selisih harga dengan bahan bakar pertamax tak lagi terpaut jauh. Fnc sering kali mengisi bahan bakar saat jarum penunjuk bahan bakar di dashboard speedo menunjukkan zona merah. Biasanya isi 15.000 rupiah sudah full lagi tangki motor. Jika dihitung, 15000/3=5000 artinya 3 liter premium (4.500) lebih 1500 alias dengan 15000 rupiah harga premium lama kita mendapatkan 3 liter lebih sedikit. Jika membeli pertamax, bakal 2x lipat lebih yang kita keluarkan.

Pemikiran tersebut bergeser seiring kenaikan harga BBM bersubsidi. Jika sebelumnya fnc harus mengisi minimal 3 liter untuk memenuhi kembali bahan bakar yang menunjuk zona merah dengan harga 15.000. Kali ini minimal fnc harus mengisi premium sebesar 20.000. Dengan harga baru 6.500, maka 3 liter diperoleh total harga 19.500 lebih 500. Sejatinya, 20.000 sudah bisa mendapatkan 2 liter kurang bahan bakar pertamax dengan asumsi harga saat ini (Rp. 10.100/liter pertamax). Nah, untuk menggenapi pengisian rutin 3 liter, fnc cukup menambah 10.300 rupiah. Shg diasumsikan tangki akan kembali penuh dengan bahan bakar pertamax.

spesifikasi bahan bakar pertamina

Dari pemikiran inillah, yang mendorong fnc saat ini sering kali mengisi pertamax dibandingkan premium. Disamping tak berselisih jauh, dengan hanya menambah 10.300 fnc mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dengan memutuskan mengisi dengan pertamax. Mengingat pertamax memiliki kandungan yang lebih baik untuk perawatan mesin, so dengan menebus 10.300 rupiah lebih mahal, investasi jangka panjang dalam perawatan motor tentunya akan lebih kita dapatkan keuntungannya.

Sekedar informasi, bahan bakar jenis pertamax series memiliki lebih banyak manfaat dibandingkan premium. Menyadur dari data pertamina, pertamax memiliki kandungan dengan 4 manfaat antara lain Detergency, Corrotion, Inhibitor dan Demulsifier. Yang kesemuanya itu memiliki tugas masing-masing yaitu mencegah timbulnya karat pada tangki motor, membersihkan ruang pengkabutan bahan bakar berikut dengan menjaga kebersihan dapur pacu dari kerak karbon yang kerap terjadi kala motor kita isi dengan premium. Nah lho, lebih banyak manfaatnya kan…. (fnc)

About MOTOMAXONE.COM 4656 Articles
*Seorang Muslim *Seorang Suami *Seorang Ayah *Seorang Publisher (Blogger) *Seorang penyuka otomotif dan teknologi informasi

4 Komentar

  1. betul sekali masbro, awal beli mx saya isi premium terus, eh lama’ bosen juga harus antri panjaaaaaaaaaaaanngg (waktu itu masih 4500 masbro), beralihlah saya ke pertamax dengan alasan males antri, tapi ada kejadian ga enak nih masbro, beli pertamax tapi masih harus ikut antrian yg premium T_T… Dari situ mulai melirik shell masbro, bebas antri nih, harga shell super=pertamax, udah 2 tahun pake shell masbro, sampai sejak kenaikan premium jadi 6500, teman saya banyak yg jadi pake pertamax/shell alasannya ‘nambah duit dikit dapet pertamax deh’… Hehehe…
    Curhat masbro… 😀

    • betul juga. harusnya pertamax dan pertamax plus dibedakan antriannya dari premium, wong cuma selisih 500 rupiah tapi malah ditempatkan di stand premium.

Kolom Komentar