Keselamatan Pesepeda Diperketat, Kementerian Perhubungan Wajibkan Sepeda Pake Bel dan Spakbor

Motomaxone.com – Gerakan bersepeda kian ramai saat ini ditengah pandemi wabah yang masih belum membaik. Siang ataupun malam, orang-orang yang bersepeda samai ramainya terutama dikota-kota besar. Kementerian Perhubungan pun segera menyelesaikan aturan untuk para pesepeda ini. Kemungkinan akhir juli ini sehingga Agustus 2020 bisa diterapkan.

Keselamatan Pesepeda Diperketat, Kementerian Perhubungan Wajibkan Sepeda Pake Bel dan Spakbor

Peraturan tentang pesepeda itu masuk dalam Rancangan Peraturan Menteri (RPM) tentang Pedoman Teknis Keselamatan Pesepeda di jalan raya.

Seperti yang kita tahu bersama. Banyaknya pesepeda yang berjalan meramai-ramai dijalan raya dan tak sedikit menyebabkan kemacetan begitu mengganggu para pengguna jalan raya lain yang menggunakan kendaraan bermotor.

Tak dilengkapi spion, tak dibekali lampu sein hingga tak sedikit yang belum dilengkapi lampu belakang membuat pergerakan pesepeda di jalan raya begitu berbahayanya. Belum lagi, tanpa pelindung kepala. Menyamakan jalan raya dengan jalan perumahan atau jalan kampung yang kapasitas traffic-nya sungguh berbeda. Terutama yang terpenting dari semua itu adalah untuk keselamatan mereka sendiri.

Tiga hal penting yang akan diatur nanti adalah terkait,

  • Persyaratan teknis besepeda
  • Tata cara bersepeda yang baik dan benar
  • dan Fasilitas Pendukung

Rancangan itupun nantinya akan digodog bersama pihak terkait seperti komunitas sepeda hingga asosiasi. Tujuan diaturnya para pesepeda ini adalah untuk mewujudkan tertib lalu lintas dan menjamin keselamatan pengguna sepeda dijalan, menurut Dirjen Perhub Darat Kemenhub.

Persyaratan teknis yang dimaksud tersebut diatas adalah pembagian jenis sepeda. Yaitu antara Sepeda Umum, Sepeda Balap atau Sepeda Gunung. Sepeda umum yang biasa digunakan sehari-hari seperti sekolah diwajibkan memiliki bel, spakbor, reflektor untuk pemantul cahaya yang biasa terdapat pada bagian atas spakbor belakang, pedal hingga roda. Selain itu harus pula ada sistem rem hingga penerangan jalan. Ngomongin masalah penerangan, masak iya sepeda masa kini malah kalah dengan sepeda jadul jengki dulu ya. :mrgreen:

One Comment

Kolom Komentar