FP1 dan FP2 GP Motegi, Duel Klasik Honda-Yamaha, Ducati Punya Kans Dobrak Tradisi di Sirkuit Jepang

lorenzo-motegi-fp1 2014

Gelaran GP Motegi diawali dengan Free practice 1 dan 2 hari ini tadi, secara mengejutkan Lorenzo cukup kuat menguasai latihan bebas sesi pertama dengan dibarengi dengan jatuh nya Marquez yang menyebabkan hasil latihan bebas perdana hari ini kurang maksimal bagi repsol honda. Meskipun demikian, Marquez masih menjadi satu pembalap yang menempel ketat rider andalan YFR tersebut.

Berbeda dengan FP1, FP2 pun tak kalah untuk memberikan kejutan bagi pemerhati motogp di seluruh dunia. Ducati bersama Dovizioso yang berhasil berada di posisi ke 3 pada latihan bebas pertama, kali ini malah menjadi pembalap tercepat dengan torehan waktu 1’45.140. Paket Desmosedici GP14 mengalahkan Yamaha M1 dan Honda RC213V di sirkuit jepang kali ini. Sedangkan Lorenzo hanya melorot di posisi ke 2 namun dengan jarak yang cukup lumayan hingga 0.440 detik lebih lambat.

dovi

Bagaimana dengan marquez? Marquez yang menempel ketat Lorenzo di sesi pertama, harus terjun bebas di posisi 6 pada FP2 kali ini, kemungkinan besar karena imbas dari kecelakan yang menimpanya namun semoga tak terlalu parah dari yang dibayangkan banyak orang. Stefan Bradl yang musim depan berganti tim, membuktikan kapasitasnya sebagai pembalap kelas motogp. Bradl pada FP2 kali ini menjadi terbaik ke 3, diikuti Pedrosa dan Rossi di belakangnya.

Seperti kebiasaan balap di sirkuit Motegi yang lalu, latihan bebas belum menjadi tolol ukur maksimal untuk menjadi juara seri motegi. Durabilitas mesin yang mumpuni layak diperhitungkan meskipun secara hasil free practice tak begitu menjanjikan, yup menurut langganan juara tetap saja Yamaha dan Honda yang memiliki kans paling besar untuk menjadi juara, atau jangan-jangan Ducati akan mendobrak tradisi? Menang dikandang pabrikan jepang. (fnc)

______________

FP2 GP Motegi 2014, Berikut Hasilnya :

1. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici) 1m 45.140s [Lap 20/20] 306km/h (Top Speed)
2. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 45.580s +0.440s [15/16] 301km/h
3. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 1m 45.637s +0.497s [17/19] 307km/h
4. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 45.727s +0.587s [18/18] 306km/h
5. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 45.890s +0.750s [18/19] 302km/h
6. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 45.939s +0.799s [19/19] 305km/h
7. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1)* 1m 46.041s +0.901s [19/20] 303km/h
8. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 46.105s +0.965s [16/18] 301km/h
9. Andrea Iannone ITA Pramac Racing (Desmosedici) 1m 46.107s +0.967s [7/13] 303km/h
10. Cal Crutchlow GBR Ducati Team (Desmosedici) 1m 46.221s +1.081s [16/16] 299km/h
11. Alvaro Bautista ESP Go&Fun Honda Gresini (RC213V) 1m 46.227s +1.087s [17/19] 303km/h
12. Yonny Hernandez COL Pramac Racing (Desmosedici) 1m 46.297s +1.157s [15/16] 303km/h
13. Aleix Espargaro ESP NGM Forward Racing (Forward Yamaha) 1m 46.315s +1.175s [10/10] 297km/h
14. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici) 1m 46.571s +1.431s [13/14] 301km/h
15. Hiroshi Aoyama JPN Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m 47.133s +1.993s [14/15] 298km/h
16. Katsuyuki Nakasuga JPN Yamalube Racing Team with YSP (YZR-M1) 1m 47.180s +2.040s [15/16] 301km/h
17. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (RCV1000R) 1m 47.406s +2.266s [16/16] 290km/h
18. Alex De Angelis RSM NGM Forward Racing (Forward Yamaha) 1m 47.513s +2.373s [16/19] 295km/h
19. Scott Redding GBR Go&Fun Honda Gresini (RCV1000R)* 1m 47.586s +2.446s [14/18] 287km/h
20. Nicky Hayden USA Drive M7 Aspar (RCV1000R) 1m 47.975s +2.835s [13/17] 288km/h
21. Danilo Petrucci ITA IodaRacing Project (ART) 1m 48.264s +3.124s [13/16] 285km/h
22. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Avintia)* 1m 49.105s +3.965s [5/13] 288km/h
23. Broc Parkes AUS Paul Bird Motorsport (PBM-ART)* 1m 49.159s +4.019s [15/16] 286km/h
24. Michael Laverty GBR Paul Bird Motorsport (PBM-ART) 1m 49.321s +4.181s [13/16] 289km/h

Blue Name = Factory – Control ECU hardware, unique manufacturer software.
20 litres of race fuel, 5 engine changes for the season. All engines identical throughout the year within the same team (development freeze).
Black Name = Factory (with concessions) – Control ECU hardware, unique manufacturer software.
Applicable to Factory entries by a manufacturer that did not achieve a dry win in 2013 (only Ducati) plus any new MotoGP manufacturers.
Same 24 litres of race fuel, 12 engine changes, softer rear tyre, no engine development freeze and extra testing opportunities as the Open Category. Fuel to be reduced to 22 litres should Ducati achieve a race win, two second places or three (dry) podiums. If Ducati claims three wins they will also lose the softer rear tyre. All other concessions confirmed until start of single ECU era in 2016.
Red Name = Open – Full control ECU system, hardware and software.
24 litres of race fuel, 12 engine changes, softer rear tyre, no engine development freeze and greater testing opportunities relative to Factory.
* Rookie

( hasil kualifikasi kutipan:crash)

________________

Related Post :

One Comment

Berkomentarlah dengan sopan