yamaha

First Ride Impression Yamaha FAZZIO Hybrid Connected, Handling Lincah.. Tenaga Hybrid Bikin Responsif !!

yamaha

Motomaxone.com – Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Sobat biker semua, bertepatan dengan acara launching resmi Yamaha FAZZIO Hybrid Connected untuk wilayah Jawa Timur hingga Malang Raya akhir pekan lalu. Ternyata Yamaha STSJ Jatim juga memberikan kesempatan mencicipi langsung Test Ride motor matic lucu terbaru Yamaha FAZZIO HYBRID Connected itu.

Selepas acara launching, Yamaha STSJ memberikan kesempatan pada Blogger Otomotif jawa timur dan juga media otomotif untuk mencoba langsung secara perdana impresi berkendara bersama Yamaha Fazzio Hybrid Connected di pelataran tempat launching yaitu di Excelso Cafe HR Muhammad Surabaya yang kebetulan juga dipinggir jalan raya besar HR Muhammad.

Skuter matic berdesain khas ala scooter eropa yang mendapatkan support tenaga hybrid itu mengusung teknologi mesin dengan sebutan BLUECORE HYBRID. Nah bagaimana rasanya mencoba perdana berkendara bareng scooter matic lucu besutan Yamaha ini ?

ERGONOMI

Kesan pertama terkait dengan posisi berkendara diatas motor matic FAZZIO ini memang cukup nyaman dan sedikit aneh :mrgreen: . Jok tempat duduknya cukup nyaman. Jangkauan lengan tangan ke setang juga cukup santai, posisi setang juga tidak terlalu tinggi sehingga posisi tangan menjadi lebih rileks.

Jok tempat duduk juga cukup lebar. Mengakomodir pantat duduk sempurna diatas jok. Sedangkan jok duduk boncenger juga terlihat lega dengan desain mengotak, tidak malah menyempit diujung belakang jok seperti kebanyakan motor matic.

Kenapa penulis menyebutkan sedikit aneh ? hal ini dikarenakan saat pembaca sekalian naik Fazzio ini maka perlu sedikit beradaptasi dengan desain bulky dibagian setangnya yang membuat dibagian setang tersebut besar dan lebar.

Kenyaman dibagian tangan, juga diikuti oleh kenyamanan dibagian kaki. Dek tengah yang rata, ternyata juga memiliki ruang yang cukup luas untuk kaki saat digerakkan maju mundur. Dek tengah tempat pijakan kaki itu sendiri juga tidak terlalu tinggi sehingga memberikan kenyamanan pada kaki lebih baik. Posisi kaki yang santai dan rileks ini mirip dengan Spacy yang penulis miliki, berbeda dengan Scoopy milik istri yang mana dek tengahnya cukup tinggi sehingga posisi paha nyaris lurus dengan jok dan mengurangi kenyamanan saat duduk diatas jok.

So, penulis dengan postur tinggi badan 171 cm dan perut yang sedikit buncit ini ^_^ posisi berkendara diatas Fazzio Hybrid ini lumayan nyaman. Perut juga tidak terlalu tertekan karena posisi kaki yang santai dan rileks tersebut.

HANDLING

Handling dari motor ini juara banget. Sangat ringan meskipun bodinya terkesan bongsor akibat area setang yang bulky itu. Padahal sistem rangkanya bukan eSAF seperti maticnya honda. Tapi ternyata bisa se-ringan ini. Sudut putarnya tidak sempit alias cukup lebar sehingga saat digunakan untuk putar balik dengan cepat, handling nya nurut banget.

Begitu juga saat diajak bermanuver. Meliak liuk ditengah kemacetan jalan HR Muhammad Surabaya, diantara mobil-mobil mewah, tidak ada kendala yang berarti. Sangat ringan sampai-sampai yang belum pernah naik Fazzio Hybrid ini akan dapat beradaptasi dengan handlingnya lebih cepat. Sebagai catatan,  bobot Yamaha Fazzio ini hanya 95 kg saja. Dan sumbu rodanya 1.280mm sehingga pantas saja kalau ringan dan lincah untuk selap selip dijalan perkotaan.

SUSPENSI

Fazzio dibekali dengan suspensi depan teleskopik dan suspensi belakang tunggal tanpa opsi settingan. Karakter suspensi nya cukup baik meredam getaran dijalanan bumpy. Memang tidak terlalu empuk, penulis menilai suspensi nya cenderung kaku tapi bukan keras lho ya. Masih ada gejala duk2 disuspensi depan namun tidak banyak mengganggu kenyamanan, bisa jadi karena jarak main suspensi depan ini dibuat pendek. Namun overall, kaku nya suspensi ini teredam dengan kenyamanan motor secara keseluruhan termasuk nyamannya jok tempat duduk.

PENGEREMAN

Tidak ada yang spesial dari sistem pengereman Yamaha Fazzio. Rem depan didukung dengan rem cakram single piston. Dan belakang mengusung spesifikasi rem tromol. Sepasang rem nya sendiri cukup empuk karena memang kondisinya baru. Namun seharusnya cakram bagian depan dibuat lebih lebar mengingat kondisi cakram yang dimiliki Fazzio ini menurut penulis sangat kecil untuk mendukung henti laju roda yang sudah mengadopsi ukuran tapak lebar dengan sepasang ban gendut tubeless berukuran 110/70-12.

PERFORMA

Fazzio Hybrid Connected mengusung teknologi mesin Bluecore Hybrid. Berbeda dengan skuter matic yamaha lain yang mengusung kapasitas mesin yang sama yaitu 125cc seperti Yamaha Freego. FAZZIO ini mendapatkan suntikan tenaga Hybrid sebagai assist atau pendukung dalam kondisi tertentu.

Berbeda dengan produk kompetitor. Tenaga hybrid pada FAZZIO  ini tidak berlaku lifetime atau setiap saat namun hanya dalam kondisi tertentu saja. Hal ini mengapa FAZZIO cukup membutuhkan satu baterai ACCU saja yang mana sumber tenaga tersebut didukung oleh generator yang sudah mendapatkan pembaharuan sedemikian rupa. Dan yang pasti dengan memiliki teknologi hybrid tersebut, FAZZIO tidak serta merta mahal, namun mahal terjangkau secara harga.

Berbekal tenaga hybrid yang mendukung diawal akselerasi, penulis merasakan tarikan mesin dari Fazzio Hybrid ini sangat responsif, mirip dengan skuter matic yamaha yang menggunakan teknologi VVA seperti Yamaha LEXI. Usut punya usut, tenaga responsif diputaran bawah menengah tersebut ternyata tak hanya didukung oleh tenaga HYBRID nya.

Mengingat FAZZIO juga dibekali oleh yamaha dengan kompresi mesin yang cukup gede untuk sekelas motor matic 125cc dan informasi yang penulis terima bahwa Fazzio menggunakan desain CVT baru yang ternyata lebih pendek dibandingkan skuter matic yamaha lain dikelas 125cc.

Bagaimana dengan tenaga putaran atas ? penulis sendiri tidak fokus pada hal tersebut mengingat melakukan test ride di jalan raya dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup tinggi dan jaraknya yang tidak terlalu jauh juga dari tempat test ride tersebut.

So, demikian review singkat dari TEST RIDE YAMAHA FAZZIO kali ini. Semoga bermanfaat dan terus ikuti review kami selanjutnya. Wassalamu’alaikum. (F4)

2 Comments

Kolom Komentar