Dituding Mengacuhkan Intruksi Tim…. Valentino Rossi Inginkan Komunikasi Radio di MotoGP

Motomaxone.com – Kegagalan Rossi membuang kesempatan yang baik untuk bisa mendapatkan podium pertama di GP Sachsenring Jerman lalu memang digadang-gadang sebagai kesalahan rossi yang mengacuhkan arahan tim nya untuk mengganti motor lebih cepat. Namun Rossi membantah jika dirinya keras kepala dan tidak menuruti arahan tim nya..

Tim yamaha VR memang memberikan arahan agar Rossi masuk pit untuk mengganti motor di lap 20 namun Rossi baru mengganti motornya 3 lap setelahnya. Itulah yang mendasari kegagalan Rossi meraih podium, belum lagi motor pengganti disebutkan Rossi membuatnya semakin lambat.

Menurut Rossi, dirinya bukan bermaksud mengacuhkan tim saat ini namun dengan laju kecepatan tinggi dan konsentrasi pada lintasan basah membuat dirinya tidak terlalu jelas melihat keterangan pada Lap Board yamaha. Miss Komunikasi inilah yang membuat Rossi berinisiatif terus melaju dengan membuntuti pergerakan Dovi yang berada di depannya.

Akibat beberapa kali merasa dirugikan dengan Lap Board, Rossi pun memberikan masukan pada pihak penyelenggara MotoGP untuk menghilangkan penggunaan Lap Board. Sebagai gantinya, sudah seharusnya  MotoGP menggunakan komunikasi radio seperti yang dilakukan oleh Formula 1.

 

Bagi Rossi, sistem komunikasi Radio membantu pembalap untuk mengontrol situasi. Tim seharusnya memiliki lebih banyak informasi saat balapan sedang berjalan. Sayangnya informasi tersebut tidak bisa disampaikan terlalu banyak akibat keterbatasan Lap Board.

Jika saja sistem komunikasi Radio itu digunakan, maka bagi Rossi dirinya tak akan kehilangan poin penting pada 2 seri terakhir.

Selanjutnya Rossi menjelaskan sebagai contoh adalah balapan di Assen Belanda. Sejatinya pembalap hanya tahu kondisi dan situasi balap hanya di depan, selebihnya di area belakang dirinya tidak tahu menahu dengan situasi yang terjadi. Itulah mengapa saat memimpin di Assen, dirinya terus ngotot memacu motor agar tidak terkejar tapi malah membuat dirinya jatuh dan kehilangan poin.

Jika ada komunikasi Radio maka tim bisa membeberkan situasi di belakang pembalap lebih detail sehingga Rossi pun saat itu bisa lebih santai untuk memacu motornya. Begitu juga saat di GP Jerman demikian adanya, tim bisa memberikan informasi situasi keseluruhan yang terjadi sehingga Rossi bisa mengikuti arahan tim lebih baik. Bagus juga saran Rossi untuk rencana penerapan komunikasi radio di MotoGP. (red)

Kolom Komentar