yamaha

2022 Honda CBR1000RR-R Fireblade SP Tricolor 30th Anniversary, Tepat Dirilis Sebelum Event MotoGP Mandalika

yamaha

Motomaxone.com – Honda CBR1000RR-R Fireblade SP 30th anniversary. Menjadi motor Supersport terbaru yang diperkenalkan Astra Honda Motor (AHM) untuk pasar motor Indonesia. AHM memilih momen yang pas bertepatan dengan gelaran MotoGP Mandalika yang akan diselenggarakan mulai besok 18 s/d 20 Maret 2022.

Motor supersport atau lebih tepatnya Superbike dikasta tertinggi segmentasi pasar motor Big Bike yang dimiliki oleh AHM. Ikon terbaik sepeda motor Honda dan menjadi produk flagship dijajaran motor Big Bike AHM.

Tentunya, CBR1000RR-R Fireblade edisi spesial ini tidak berbeda dengan versi reguler nya. Namun terasa spesial mengingat sebagai tanda keikutsertaan honda diajang grand prix selama 30 tahun.

Motor produksi massal yang turun diajang kejuaraan dunia balap motor WorldSBK. Motor yang mengusung desain fairing aerodinamis yang berfungsi memberikan efek downforce dibagian depan motor. Produk yang mengaplikasikan langsung teknologi motogp terkait hadirnya inner winglet yang bermanfaat untuk menambah aerodinamika.

Fitur-fiturnya tak penting untuk diuraikan panjang lebar disini. Mengingat akan bisa pembaca sekalian lihat secara visual pada wujud motornya seperti hadirnya headlamp kembar bernuasan teknologi LED hingga Air-ram Duct yaitu lubang udara dibagian depan yang mengalirkan udara luar langsung menuju boks udara.

Sebagai produk edisi spesial tentu ada ciri khusus dari Honda CBR1000RR-R Fireblade SP 30th anniversary ini. Seperti livery warnanya.. putih dipadu biru dan merah. Ciri khas warna tricolor HRC (Honda Racing Corporation).

Tak hanya itu, ada yang baru pada dashboard panel meternya. Sapaan edisi 30 tahun akan hadir di panel layar. Dibagian setang juga hadir nomor seri yang dicetak dengan goresan laser hingga fitur smartkey dan tutup tangki yang mendapatkan tulisan khusus edisi 30 tahun. Begitu juga tanda goresan laser yang hadir di silincer knalpot besutan pabrikan knalpot asal Slovenia yaitu Akrapovic.

Marketing Director AHM Thomas Wijaya menyampaikan CBR1000RR-R Fireblade SP edisi spesial 30 tahun ini hadir dengan kesempurnaan menyeluruh untuk para pecinta big bike di Indonesia, terutama yang menginginkan sepeda motor berfitur terbaik, serta ingin merasakan sensasi berkendara maksimal di sirkuit.

Tuh… motor ini sejatinya untuk kalangan pehobi. Untuk menyalurkan sensasi berkendara maksimal motor ini tidak lain dan tidak bukan hanyalah pas untuk digunakan diatas aspal sirkuit, bukan untuk kemacetan jalan raya. So, wahai pembeli motor ini… bijaklah dalam menggunakannya.

CBR1000RR-R Fireblade SP mengusung mesin 4 silinder yang diklaim paling bertenaga karena konfigurasi yang sama dengan Honda RC213V yang dipakai dibalap MotoGP. Semua fitur yang diaplikasikan pada model ini pun bertumpu pada mesin dan teknologi sasis yang mendukung sensasi berkendara di sirkuit.

Mesin 999,9 cc DOHC 4-silinder inline mengalami banyak peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya. Konfigurasi mesin ini sama persis dengan RC213V (bore x stroke : 81 mm x 48,5 mm). Tenaganya maksimal tercatat 160 kW (215 hp) @14.500 rpm, dan torsi maksimal mencapai 112 Nm @12.500 rpm. Piston terbuat dari bahan aluminium tempa (Forged Aluminium). Masing-masing komponen tersebut (terdapat 4 buah) berbobot lebih ringan 5 persen dibadingkan model sebelumnya, sekaligus menaikkan kekuatan dan ketahanannya. Detail lain, camshaft diberi lapisan khusus yang disebut Diamond Like Carbon (DLC) untuk mengurangi friksi hingga 35 persen jika dibandingkan dengan komponen yang sama tanpa lapisan DLC. Connecting rods (konrod) menggunakan bahan titanium, sehingga bagian ini bobotnya berkurang 50 persen.

Teknologi terdepan pada superbike ini adalah Built-in Bottom Bypass, sistem sirkulasi air pendingin yang dialirkan lansung dari radiator tepat menuju komponen utama ”water jacket”. Lalu, terdapat New Multi-point Piston Jet, teknologi yang mampu menyemprotkan pelumas pendingin pada piston dari berbagai arah. Tugasnya menjaga temperatur piston dan mengurangi gesekan berlebih.

Performa tinggi sektor dapurpacu diimbangi dengan hadirnya peranti elektronik paket lengkap. CBR1000RR-R Fireblade SP dibekali sistem bukaan gas (throttle) via electrical wire yang presisi, akrab disebut Throttle by Wire. Sensor advance Inertia Measurment Unit (IMU) 6-Axis mampu mengukur posisi sepeda motor dalam enam axis (sumbu). Peranti ini bekerja bersama Honda Electronic Steering Damper (HESD) yang mempunyai tiga mode pengaturan (hard, medium, soft), berguna untuk menambah stabilitas berkendara pada kecepatan tinggi dan menikung.

Untuk menikmati berkendara di atas motor ini, AHM menyuguhkan 3 Riding Mode. Masing-masing mode akan mengatur untuk besaran tenaga (1-5), kontrol torsi HSTC (1-9), engine brake (1-3), wheelie control (1-3), dan suspensi (1-3). Hadir pula fitur Wheelie Control yang mencegah CBR1000RR-R Fireblade SP terangkat ban depannya karena berakselerasi terlalu cepat. Hal ini masih ditambah lagi dengan Rear Lift Control yang meniadakan potensi ban belakang terangkat karena mengerem terlalu dalam. Intinya motor ini penuh dengan manipulasi elektronik.

Satu hal lagi yang menjadikan CBR1000RR-R Fireblade SP berada di kelas tertinggi, adanya fitur Start Mode. Sistem ini menjaga putaran mesin (rpm) tetap konstan saat melakukan start, memungkinkan pengendara berkonsentrasi pada pengoperasian kopling agar start semakin optimal. Peranti ini mampu membatasi putaran mesin maksimal sesuai keinginan (6.000-10.000 rpm).

Fitur Assist & Slipper Clutch menjadi peranti standar, untuk memperingan pengoperasian kopling dan menghilangkan efek ban terkunci saat terjadi engine brake karena pengurangan gigi. Tipe SP ini dibekali Quick Shifter yang membuat perpindahan gigi naik-turun semakin cepat dan tanpa effort berlebih. Suspensi depan menggunakan tipe Inverted Telescopic Ohlins Smart-EC, dan tipe Pro-Link with Gas Chamber Ohlins Smart-EC di belakang. Keduanya bisa di-adjust via setting-an mode berkendara

Sementara itu, di sisi penghentian laju, rem depan memakai Brembo Dual Front Disc Brake Radial 4 piston 330mm. Bagian belakang menggunakan peranti rem Brembo 2 piston 220mm. Peranti Anti-Lock Braking System (ABS) terdapat dua mode yang bisa dipilih. Mode Sport untuk penggunaan jalanan, dan mode Track untuk penggunaan di sirkuit yang meningkatkan kekuatan pengereman. Lengan ayun (swingarm) dibangun dari bahan dasar alumunium. Dimensinya 30,5 mm lebih panjang dibandingkan Fireblade generasi terdahulu, namun bobotnya sama. Knalpot menggunakan hasil kolaborasi antara Honda dan Akrapovic berbahan titanium.

Ingin membeli Honda CBR1000RR-R SP Fireblade Edisi Spesial 30 Tahun dengan warna khas Honda Tricolor ini ? Siapkan dahulu 1,058 miliar rupiah on the road wilayah DKI Jakarta untuk memboyongnya. (F4)

Kolom Komentar