Test Ride Honda CB150R SF 2013, Impresi Pertama Akselerasi Galak Karakter Nafas Pendek

cb150r_alliance

Motomaxone.com — Menjalin relasi dengan baik, bukan berarti membungkus diri dengan tanpa adanya kejujuran akan segala hal yang diyakini benar. Sebaliknya, meskipun hubungan tersebut berjalan dengan cukup baik namun hal yang perlu fnc ingatkan adalah obyektifitas haruslah selalu terjaga.

Terasa terlambat bagi fnc mengangkat tema yang satu ini, mengingat kegiatan ini telah fnc lakukan jauh hari tepatnya saat mendapat undangan dari honda jatim menghadiri safari ramadhan area malang raya. Test ride Honda CB150R, menuntaskan rasa penasaran fnc pada produk anyar honda yang satu ini.

Setelah sebelumnya mendapatkan kesempatan mencicipi sensasi sport ekonomis Honda Verza lalu. Kali ini fnc melakukan test ride untuk produk DOHC naked bikenya. Tidak ada yang fnc fokuskan disini, mencoba riding secara santai berikut diiringi dengan sedikit tarikan-tarikan spontan untuk mengetahui sejauh mana kehebatan akselerasi produk yang digadang sebagai icon melengserkan dominasi sport 150cc kompetitor.

safari-ramadhan-honda-injeksi-11

Sebelumnya, matur suwun fnc ucapkan pada nyobamoto.com yang membantu njepret fncounter blog kala melakukan riding. Area test ride yang tak begitu luas menjadi kendala utama bagi fnc untuk mengeksplorasi performa CB150R ke tingkat maksimal. So, apa daya test ride seperlunya saja. Memulai dengan naik kuda besi DOHC besutan honda ini, kenyamanan duduk yang biasa dikenal dengan segitiga ergonomi tak beda jauh dengan yama v-ixion. Diatasnya, fnc tak begitu santai mengingat desain ergonominya yang sedikit terbilang sporty.

Grip gas mulai fnc pelintir ringan dan sedang. Tak menutup kemungkinanm, sesekali bukaan gas hampir penuh fnc coba. Mengingat tak mampu ekplorasi lebih akan power atasnya, akselerasi menjadi tujuan utama untuk digali potensinya lebih lanjut. Dengan setting standar, bukaan gas mudah dikontrol oleh ridernya, hal berbeda fnc rasakan kala test ride verza 150 dahulu. Karena sangat ringannya tarikan kabel gas, hampir sering fnc kelepasan kala melakukan akselerasi.

Berikut juga kekuatan akselerasinya, verza lebih galak dibandingkan CB150R dalam urutan tarikan awal. Hal ini coba fnc buktikan saat melakukan test ride CB150R. Kala mencoba mengangkat roda depan dengan sekali hentakan keras, respon terasa kurang. Namun dari sisi kekurangan tersebut, disinyalir CB150R memiliki potensi lebih dari power atasnya yang sayangnya belum bisa fnc coba lebih lanjut. Meninggalkan poin tarikan, handling CB150R cukup baik dan serasa sama dengan Verza 150 meskipun masih terasa berat, berbeda dengan vixion lama yang pernah fnc coba, jelas vixion lebih ringan untuk meliuk-liuk dari halang rintang. So, demikian review singkat test ride CB150R semoga menjadi feedback yang cukup baik bagi pembaca sekalian. (red)

2 Comments

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...