Sisi Unik GP Jepang 2015…. Dari Penampilan Apik Wild Card Yamaha, Keberuntungan Rossi Hingga Kejutan Dani Pedrosa

26pedrosa_japanGP_win_50th

Selamat sore guys… japaneseGP memang sudah selesai digelar minggu kemarin. Namun bagi FN, japaneseGP masih menyisakan banyak yang perlu diulas. Salah satunya adalah sosok Katsuyuki Nakasuga. Seperti pada artikel sebelumnya, Nakasuga sang bintang YSP Yamaha ini akhirnya jadi juga nih di plot sebagai wild car rider dengan menggunakan Yamaha M1 berlabel spesial.

Dugaan FN sebelumnya, untuk merayakan 60th Anniversary yamaha akan menggunakan livery 60th anniv tersebut pada semua pembalap yang menggunakan yamaha M1. Namun nyatanya tidak demikian. Yamaha Factory tetap menggunakan livery dasarnya begitu juga dengan tim satelit Tech 3 dengan ciri khas monsternya.

Hanya Nakasuga yang terlihat spesial dengan menggunakan Yamaha YZR-M1 dengan livery 60th anniversary yang rencananya akan menjadi warna permanen buat Nakasuga yang memperkuat tim YSP Yamaha tersebut. Meskipun keikutsertaannya hanya sebagai pembalap Wild Card yang mana kebanyakan berstatus sebagai penggembira dalam balapan namun Nakasuga menjawabnya dengan hasil yang cukup lumayan untuk pembalap yang belum dikatakan bintang dunia.

nakasuga_motegi2015_pos8

Nakasuga berhasil mencuri poin dengan finish di urutan balap ke 8 dengan support tim Yamaha Factory Racing meskipun harus tertinggal 44 detik dari juara pertama Dani Pedrosa. Nakasuga tercatat sebagai pembalap yamaha ke 4 di gp jepang 2015 yang sukses masuk dalam 10 besar setelah Pol Espargaro harus gagal finish karena terjatuh dan tidak bisa melanjutkan balapan. Si pembalap lokal jepang ini sempat beradu kebut dengan para punggawa suzuki, namun hasilnya cukup kompetitif dengan bekal Yamaha M1. Tak hanya Vinales yang dikalahkan, namun Aleix Espargaro yang menjadi pembalap andalan Suzuki juga tak berbuat banyak untuk bisa menghentikan Nakasuga.

Nakasuga juga tercatat bahkan mampu lebih baik dari Hector Barbera yang finish di posisi 9 dengan mengendarai Ducati, padahal Barbera dikenal cukup tangguh di lintasan basah loh. Lepas dari pembahasan Nakasuga yang akhirnya sukses mengakhiri balapan dengan happy ending. Hasil keseluruhan dari GP Motegi juga tak lepas dari faktor cuaca. Lintasan basah yang membuat semua pembalap menggunakan ban tipe basah membuat statistik kemenangan yang diprediksi dalam lintasan kering menjadi tak akurat.

Yang paling mendapatkan keberuntungan dalam kondisi lintasan basah tersebut adalah Valentino Rossi. Mengapa demikian? Beberapa faktor yang menurut catatan FN menjadi poin keberuntungan sekaligus menjadi biang kegagalan Lorenzo meraih hasil sempurna. Rossi diuntungan dengan Dani Pedrosa yang mengamankan podium 1 di gp motegi kemarin, dengan di overtake nya Lorenzo oleh Pedrosa… membuat fokus Lorenzo terpecah. Disisi lain dengan yamaha M1 Lorenzo kelewat optimis untuk terlalu keras menekan untuk mengejar Dani Pedrosa sehingga membuat kesalahan fatal dengan terlalu melebar disalah satu tikungan… alhasil kondisi ini dimanfaatkan Rossi untuk mengamankan podium 2 sekaligus mengungguli Lorenzo yang keukeuh mengejar poin gelar juara dunia tahun ini… jika saja Lorenzo tak membuat kesalahan Rossi tetap kesulitan mengalahkan #99 saat itu.

rossi_podium2_motegi2015

Kemenangan Pedrosa tercatat sebagai kemenangan pertama musim ini. Menurut catatan FN, Pedrosa sebelumnya hanya meraih hasil maksimal di podium ke 2 musim ini. Itupun hanya 2 kali saja, yaitu yang pertama di Sachsenring dan kedua di seri Aragon lalu. Pantas saja jika motivasi Pedrosa untuk juara seri melambung di Motegi. Kemenangan perdana musim ini bagi Pedrosa ternyata juga merupakan kemenangan ke 50 di ajang grand prix. Kemenangan Pedrosa dan Repsol Honda ini seolah mengokohkan anggapan bahwa Motegi adalah sirkuit yang sangat cocok untuk karakter Honda RC213V. Keunggulan Rossi yang beruntung mampu mengamankan podium 2 ini mengantarkannya lebih dekat ke titel juara dunia….. selepas GP Motegi masih tersisa 3 seri lagi… namun setidaknya rossi masih bisa bernafas lega karena selisih poin dengan persaing terdekat Lorenzo masih terpaut 18 poin. Asalkan tidak membuat kesalahan dan terus bertahan dengan tetap didepan Lorenzo maka gelar juara dunia akan lebih mudah. (~FN)

==============

Contact Person :
Email : fncounter.blog@gmail.com
Invite BBM : 794C91C4
FB : http://www.facebook.com/fncounter
Twitter : @fncounter_blog

_________________

Related Post :

No Comments

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...