Review : Data Akselerasi BlueMX via Android, 0-100 km/h Tembus 13,9 Detik

BlueMX-JupiterMX-2007

Pembaca sekalian, pada dasarnya manusia selalu ingin tahu akan segala hal. Rasa keingintahuan tersebut akan hilang dengan sendirinya kala kita mendapatkan hal yang kita ingin ketahui tersebut. Tak beda dengan sesuatu yang dilakukan orang lain, kitapun ingin mengetahui apakah hal tersebut benar saat saat kita lakukan.

Seperti halnya motor, apapun yang dilakukan orang lain dengan tunggangan yang sejenis secara otomatis akan menarik kita pada hal yang serupa. Salah? Tentu tidak. Sejauh hal tersebut tidak merugikan, kenapa tidak? Betul nggak brosis, fnc pun demikian pula adanya. Selalu ingin tahu tak terhingga batasannya. Sejauh bisa fnc terapkan dan dicoba sendiri, tak ada salahnya dicoba.

acc-1

Memiliki smartphone android dengan pertimbangan matang, nyatanya tak membuat pilihan tersebut sia-sia. Salah satu dari banyak alasannya adalah berlimpahnya aplikasi serba guna yang diperuntukkan bagi sistem operasi android. Menanggapi artikel postingan dari blogger senior mas taufik a.k.a tmcblog yang mereview tentang aplikasi pengukur akselerasi kendaraan di os android, fnc pun mantab untuk mencobanya. Toh, perangkat utama yaitu smartphone dengan OS Android sudah dimiliki, tinggal mengunduh aplikasi tersebut dari playstore dengan kapasitas beberapa megabyte saja sudah bisa tuh diaplikasikan.

Aplikasi yang bernama ‘Measurement of acceleration’ #byuh panjang amat nama aplikasinya :mrgreen:# ini bekerja dengan deteksi GPS satelit, namun begitu ada pula opsi offline lho alias tanpa meng aktifkan GPS. Sejauh fnc mencobanya, selalu memastikan GPS ON untuk lebih meningkatkan keakuratan hasil waktu yang tercatat. Saatnya tes akselerasi BlueMX nih…..

Beberapa kali mencoba aplikasi tersebut sore hari menjelang maghrib, fnc tak terlalu memberanikan diri mengeksplore lebih lanjut dikarenakan jalan raya lagi padat-padatnya kendaraan. So, fnc putuskan menunggu hingga larut malam untuk mendapat lintasan yang lengang, toh untuk keamanan dan keselamatan kita juga.

Jam menunjukkan 23.30, fnc berangkat menuju jalan besar sekitar 1 km dari tempat tinggal. Menyiapkan diri untuk latihan drag race 😆 , dan men-setting aplikasi tersebut. Tes putaran pertama adalah mendapatkan record waktu terbaik menempuh target 0-60 km/h. Alhamdulillah bluemx juga sudah terpasang holder gps, jadinya mudah memantau langsung saat riding. Berpatokan pada hasil jupiter mx yang direview tmblog hingga tembus 4 koma sekian detik, fnc mulai uji drag race. Hasilnya lha kok jauh ya hingga mencapai 10,27 detik. Waduh, ndak bakat ikutan balap drag race nih….

graph-1

Balik arah dan menuju titik poin semula, fnc kembali mentargetkan waktu yang lebih baik. Disini ternyata skill drag race jarak pendek sangat berpengaruh lho. Waktu tempuh di putaran kedua lebih baik dengan torehan 8,29 detik, lumayan. Masih penasaran, kembali lagi melakukan uji coba putaran ke-3, lagi-lagi hasilnya membaik hingga 7,48 detik. Kembali penasaran dengan keyakinan bisa lebih baik lagi, putaran ke-4 pun dimulai. Setelah pencet tombol calibrate pada hp, langsung pluntir gas. Hasilnya, lagi-lagi terkoreksi lebih baik dengan waktu 6,68 detik.

Uji coba putaran ke-5 sempat fnc lakukan juga namun, hasilnya kembali melorot ke catatan waktu 7 detik. So, perlu nih melanjutkan ke putaran-6. Kali ini mecoba pluntir gas dan mengatur bukaan kopling lebih baik, fnc mendapatkan rpm tinggi yang cukup stabil. Hingga jarak termpuh terpenuhi 0-60kph, hasilnya lebih memuaskan dari sebelumnya. Kali ini tembus di angka 6,31 detik. Torehan waktu terbaik yang fnc dapat kali ini. Mencoba putaran selanjutnya dengan maksud lebih baik lagi, lha kok  melorot ke angka 7,69 detik, so target waktu tempuh terbaik hingga 60 km/h fnc akhiri.

Kembali ke titik poin start, fnc pasang target lebih tinggi yaitu 100 km/h. Berbekal dengan mengingat start di wkaktu terbaik sebelumnya, fnc tancap gas lebih mantab. Menggeber rpm hingga puncak tertinggi diiringi perpindahan gigi yang cukup cepat, akhirnya screen lcd menunjukkan 100 km/h terpenuhi. Fnc pun balik arah dan berjalan pelan sambil lihat hasilnya, lumayan nih 13,93 detik untuk waktu tempuh 0 – 100 km/h. Iseng ingin mengulang kembali dengan target lebih baik, awal start tak lebih mulus dari sebelumnya hingga waktu melebar menjadi 14,89 detik. Bagi fnc cukuplah untuk spesifikasi motor standar ting-ting meskipun blueMX hanya bisa mencatat waktu 13,93 detik di jarak 0 – 100 km/j. Bahkan review top speed YZF-R15 yang dibekali mesin 150cc dan sudah dimodifikasi dengan knalpot dan ECU racing Daytona bisa mencapai waktu 10 detik untuk jarak 100 km/j. Terpaut 3,9 detik dari blueMX dengan spek bawaan pabrik, lebih dari cukuplah jika dibandingkan antara keduanya.

Waktu menunjukkan 23.51, kemudian fnc akhiri uji coba sekaligus review dari pemakaian penghitung akselerasi motor menggunakan apliakasi android tersebut. fnc tak terlalu memaksakan melampaui target yang lebih baik, mengingat beberapa hal. Mungkin saja, cara mengawali start drag yang belum biasa fnc lakukan, hal ini terbukti setiap uji coba yang dilakukan sering kali kehilangan waktu di awal mulainya gigi pertama. Terlebih bluemx yang sudah berumur 6 tahun dan belum servis besar bisa jadi menjadi kendala kurang jos nya akselerasi. Akurat kah? Yah, serahkan semua pada hasil, toh selalu ada poin ketidak akurat an sebuah alat pengukur. Dibuat senang lah, menikmati aplikasi gratis yang memiliki fitur yang cukup baik. Bagaimana pembaca sekalian? Mau ikut mencoba aplikasi ini? (fnc)

Gallery :

Berita Terkait :

9 Comments

Kolom Komentar