Tip’s Mudik Menjelang Lebaran

Bulan ramadhan tahun 2011 tinggal 5 hari lagi. Sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat indonesia yang akan merayakan hari Idul Fitri untuk Mudik Lebaran.

Berikut beberapa tips berkendara aman dengan roda 2 saat mudik lebaran :

1. Persiapan Pemudik :

Siapkan kesehatan fisik dan mental yang cukup. Jangan memaksakan mudik dengan berkendara roda 2 saat kondisi kita tidak fit, karena hal ini akan berakibat fatal bagi diri sendiri.

2. Persiapan Motor :

Periksa kondisi motor kita (bukan hanya kita yang harus periksa mzBro 🙂 ), kalo perlu service motor kita sebelum dipakai untuk mudik. Ganti part2 yang sudah terlihat kurang layak jalan seperti ban, kampas rem. Periksa kelengkapan motor seperti spion kanan-kiri, lampu utama, lampu stop, lampu sein, penutup pentil ban. hal ini dimaksudkan untuk melindungi diri kita dari hal-hal yang tidak diinginkan. seperti kena tilang polisi, hmm bayangkan saat kita mudik eh lampu utama motor ternyata putus, waktu terlihat polisi pasti pak polisi gak bakal mau tau alasan kita so mudik jadi terhambat.

3. Persiapan strategi berkendara :

Bukan hanya perang yang memakai strategi, berkendarapun ada strateginya. Karena ini mudik, maka cara berkendara akan sangat berbeda saat kita berkendara sehari-hari. Berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan saat melakukan mudik :

 Selalu patuhi rambu-rambu lalu lintas, ini menu wajib yang harus kita lakukan agar perjalanan kita berjalan lancar.

Jangan berkendara terlalu pelan saat mudik, hal ini menyebabkan pengendara lain dibelakang kita tidak sabaran ingin menyalip kita, nah bila timing menyelip pengendara dibelakang kita tidak tepat maka akan terjadi tabrakan dan kita juga yang mendapatkan ruginya.

Siapkan mata kita untuk selalu siaga terhadap semua arah baik depan, belakang ataupun samping kanan dan kiri. Jaga dan perhitungkan selalu jarak aman
antara kita dengan pengendara lain. Jangan segan membunyikan klakson bila ada pengendara lain yang membahayakan keselamatan kita.

Saat kita melewati jalan turunan kemudian dari arah sebaliknya ada kendaraan yang memaksa menggunakan jalur kita untuk naik, maka kita sepatutnya mengalah dan memberi jalan. karena kondisi kita lebih memungkinkan untuk me-ngerem daripada kendaraan dari arah berlawanan.

Bersikap sewajarnya seperti pada umumnya  maksudnya adalah jadilah pengendara yang sopan santun, menyelip kendaraan lain dengan wajar.

Jangan sok pede, jalan raya diibaratkan sirkuit motogp, dengan berkendara saling-silang/zig-zag. Ini adalah hal buruk dalam berkendara.
akibat yang kita terima saat kita ugal-ugalan adalah sangat banyak. membahayakan keselamatan kita, membahayakan keselamatan pengendara lain, memancing emosi pengendara lain sehingga akan berakibat kecelakaan fatal yang membuat kita urung untuk melanjutkan perjalanan mudik.

Berperilaku Sopan di Jalan Raya adalah Cermin dari Diri kita.
Semoga berguna.

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...