GP Misano – Terima Kasih Lorenzo Untuk Pedrosa, Rossi Berpesta !!

Dominasi Lorenzo pada gelaran GP Misano 2012 menyisakan berbagai macam misteri. Mengapa demikian? Yah, hal tersebut tak lepas dari trouble motor yang dialami oleh rival utamanya yaitu Dani Pedrosa diawal lomba.

Lorenzo yang sejatinya mendapatkan beban mental akan kemenangan dominan demi memuluskan jalannya menuju tangga juara harusnya mendapat kesulitan karena rivalitas Pedrosa yang setiap saat selalu mengancam. Namun GP Misano ibarat sebuah berkah bagi Lorenzo. Ketakukan akan ancaman dari Pedrosa seperti GP Brno lalu tak terbukti adanya.

Lorenzo bebas berlari sendiri dan tak tersentuh hingga garis finish, Lorenzo Podium. Patut kiranya Lorenzo berterima kasih kepada rival kuatnya Pedrosa yang mengalami masalah pada motornya. Hingga Lorenzo pun dapat memperlebar jarak poin di klasemen sementara.

Pedrosa yang tentu saja menyesali kegagalannya meraih poin pada GP minggu lalu pun angkat bicara. Dia tak habis pikir dengan kendala motornya menjelang balapan dimulai. Pedrosa menjelaskan roda tak bergerak hingga mekanik honda membantunya, disinilah awal petaka terjadi. Mekanik honda yang menyelesaikan masalah motor melebihi waktu yang ditentukan memaksa pedrosa memulai balapan kembali pada posisi terakhir.

Ketika balapan dimulai, Pedrosa seolah memiliki harapan untuk memperbaiki posisinya dari sebelumnya di posisi 21 kemudian beranjak menuju 10 besar. Kesalahan fatal kembali dialami Pedrosa, ketika dirinya ditabrak oleh hector barbera hingga terjatuh. Alhasil tak satu poin pun didapat pedrosa pada GP kali ini. Hal ini juga semakin menguatkan posisi Lorenzo sebagai calon terkuat peraih titel Juara Dunia musim ini.

Disamping Lorenzo yang ketiban untung pada GP Misano, Rossi sebagai rider tuan rumah juga mendapatkan hasil maksimal bersama Ducati GP nya. Pada balapan kemaren Ducati dan Rossi sangat kompetitif memburu podium ke dua kalinya dimusim ini setelah pada GP Le Mans lalu mendapatkan podium ketiga. Rossi berhasil menkandaskan semua rider kecuali Lorenzo dengan mengamankan posisi 2 GP Misano.

Bagi Rossi, meskipun musim depan tak lagi membela Ducati. Dia ingin lebih banyak memberikan tren positif bagi perkembangan Ducati sehingga saat dia resmi berpisah setidaknya Ducati menjadi lebih baik saat ditangani nya. Hal tersebut pun diyakini Rossi dapat menghilangkan kesan negatif bahwa dirinya tak mampu membuat Ducati lebih baik dibandingkan masa sebelumnya. Yah, itung2 mungkin inilah jawaban Rossi kepada semua orang, bahwa kapasitas dirinya sebagai jawara 9x diajang motogp sampai saat ini tak lagi diragukan keabsahannya 😀 . (fnc)

Tinggalkan Jejak Dengan Tulisan...