Cara Mudah Hindari Bunyi Berisik Rantai Honda CB150R Streetfire … Rutin Lakukan 2 Hal Ini Ya Bro.. !!

Motomaxone.com – Pembaca sekalian, sudah sejauh 4.542 kilometer Cyubi CB150R menemani saya beraktifitas sehari-hari. Dari jarak tempuh tersebut, mungkin para pembaca pemilik New CB150R Streetfire merasakan sedikit gangguan suara yang dihasilkan dibagian rantai motor yang berkesan berisik. Saya akan berbagi pengalaman untuk mengurangi suara tersebut.

Karakter konsumen motor memang berbeda-beda. Ada yang sudah biasa dengan munculnya gangguan pada motor kesayangannnya, ada pula yang masih panik dengan kondisi yang sudah ada. Padahal belum tentu hal tersebut menjadi masalah yang berarti.

Sebagai pengguna baru motor ini, saya pun mulai memahami karakter motor ini layaknya tunggangan terdahulu. Salah satunya adalah sumber bunyi dibagian rantai atau gir yang jika dibiarkan lebih lama akan semakin bersuara nyaring. Usut punya usut, kondisi tersebut terjadi karena pengendara membiarkan kondisi rantai motor mengering.

Padahal sejatinya, untuk perangkat seperti rantai yang selalu bekerja ini harus selalu dilakukan pengecekan untuk memastikan rantai mendapatkan pelumasan yang rutin. Namun terkadang, pemilik motor terlalu malas merawatnya. Kondisi rantai yang kering namun selalu bergerak tersebut menyebabkan timbulnya bunyi akibat gesekan antar logam.

Bunyi tersebut semakin diperparah jika pengendara semakin malas merawat kebersihan rantai, seperti yang sempat saya alami di kilometer 3000an.

Cara termudah untuk menghilangkan bunyi berisik tersebut adalah rutin memberikan oli pelumas dan sekaligus membersihkan rantai dari kotoran yang membandel. Rutin memberikan pelumas juga semakin meningkatkan keawetan rantai dan gir motor itu sendiri karena gesekan antar logam mampu diminimalisir dengan kehadiran oli pelumas.

So, pastikan terlebih dahulu rantai dan gir bersih dari kotoran dengan membersihkannya dengan sabun cuci.. bisa sabun colek ataupun sabun cuci cair. Setelah itu bersihkan dengan air dan kemudian keringkan, saya sendiri memilih mengusapnya dengan koran agar tidak dihinggapi karat.

Setelah dipastikan kering, barulah berikan oli pelumas rantai (chainlube) secara merata dengan memutar roda belakang secara perlahan. Ingat ya brosis, secara perlahan untuk memastikan pelumas rantai tersebut masuk kesela-sela rantai dengan sempurna. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli rantai juga berfungsi mengusir karat dari logam rantai dan gir yang biasa datang akibat adanya sisa air yang masih menempel ke logam rantai atau gir.

Nah setelah dibersihkan dan diberikan pelumas secara rutin, maka bunyi berisik pada rantai pun akan menghilang dengan sendirinya. Untuk melakukan pelumasan secara rutin memang perlu berkorban sedikit pengeluaran untuk membeli chainlube, pembaca juga bisa mengfungsikan oli mesin yang tidak terpakai misalnya untuk pelumasan para rantai. Namun biasanya, penggunaan oli mesin berdampak pada ‘cipratan’ oli saat motor digunakan, jadi untuk mengurangi cipratan oli, setelah diberikan pelumas oli mesin alangkah baiknya dilap dengan kertas koran.

Secara kualitas material, rantai dan gir bawaan pabrikan memang tidak diragukan, namun pentingnya perawatan dari pemilik motor agar usia pakai rantai ataupun gir bisa lebih lama sehingga mampu menghemat biaya pengeluaran anda. Toh bersih itu merupakan sebagian dari Iman. (red)

BERITA LAIN :

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...