Cara Aman Lewat Turunan Tajam Pakai Motor Matic, Jangan Kosongkan Gas !

lexi

Motomaxone.com – Pembaca sekalian, populasi kendaraan bermotor roda dua berbasis transmisi otomatis atau biasa disebut dengan motor matic sudah sedemikian banyak sekali jumlahnya. Bahkan tipe motor matic ini sudah sangat mendominasi pasar kendaraan roda dua.

Satu hal yang dianggap kekurangan pada motor matic adalah tidak adanya engine brake, menrut masyarakat yang awam. Sehingga banyak yang beranggapan menggunakan motor matic saat melintasi jalanan turunan tajam sangat berbahaya.

Tentunya anggapan diatas belum pasti benar. Mengingat setiap kendaraan motor pasti memiliki engine brake sekalipun itu bertransmisi otomatis/matic. Salah satu cara yang aman untuk melintasi turunan tajam dengan motor matic adalah usahakan untuk tidak mengosongkan gas.

Tujuan tidak mengosongkan gas saat melintasi jalan turunan pada motor matic adalah dikarenakan motor jenis matic ini memiliki sistem persneling atau transmisi otomatis. Dengan tidak mengosongkan gas, maka motor matic masih akan berjalan dengan pengaruh sistem transmisi. Penulis istilahkan motor akan melaju dengan pengaruh gigi transmisi sehingga masih ada pengaruh engine brake dari mesin motor itu sendiri.

Cara Aman Lewat Turunan Tajam Pakai Motor Matic, Jangan Kosongkan Gas !

Jadi disaat melewati jalan turunan, cukup kurangi gas tapi jangan dkosongkan, misalnya cukup melaju 5-10 kpj saja. Sedangkan mengosongkan gas, akan beresiko membuat laju motor tidak terkendali (ndlujur bahasa jawanya).

Selain tidak mengosongkan gas saat melintasi jalan turunan tajam, pastikan empat jari dari tangan kanan dan kiri harus siaga pada handle rem. Tidak adanya sistem engine brake seperti pada motor sport dan motor bebek, membuat motor matic sangat tergantung dengan sistem pengereman untuk menghentikan lajunya setiap saat.

Namun jangan lupa, pastikan untuk memprioritaskan rem depan ketimbang belakang saat berada di jalan turunan dengan cara menekan handle rem depan lebih kuat ketimbang rem belakang. Hal ini dimaksudkan agar mengurangi daya dorong motor kedepan yang memang lebih besar dayanya saat melintasi jalan turunan.

Dalam kondisi tertentu semisal melintasi jalan turunan tajam yang panjang, penting untuk tidak melepas rem sampai selesai melewati jalan turunan tersebut. Melepas rem akan membuat laju kendaraan semakin bertambah dan akan membuat berat kinerja pengereman.

Yang terakhir, jangan lupa siapkan 1 atau 2 liter botol air sebagai langkah pencegahan saat pengereman terlalu panas dalam perjalanan melintasi turunan tajam. Dinginkan cakram atau kaliper rem dengan guyuran air dan berhenti sejenak 5-10 menit bila memang sistem pengereman sudah terlalu panas. (FN)