Sarankan Oli Rantai Pada Konsumen, Bengkel Servis Yamaha Kok Pakai Oli Bekas

YMI

Menjaga perkataan sesuai dengan perbuatan jelas bukan perkara yang mudah. Namun bukan berarti hal tersebut menjadi sebuah alasan yang tak berujung untuk menghindar dari kenyataan yang ada. Yup, fnc sempat tersenyum geli dalam hati kala membaca update status Yamaha Motor Indonesia.

Pada status tersebut, YMI membeberkan tentang tata cara memperlakukan rantai motor dengan benar. Dengan percaya diri, YMI menyatakan bahwa memperlakukan rantai motor dengan menambahkan oli pelumas bisa merusak komponen karet dari rantai yang digunakan.

Lebih lanjut menjelaskan, dengan melumasi oli apalagi oli bekas mengakibatkan rantai cepat melar dan kotor. Dan pada lanjutan penjelasan tersebut, YMI menyatakan untuk lebih baik menggunakan pelumas yang memang dikhususkan untuk rantai.

Semua tips ini memang ada benarnya, namun yang sangat fncounter blog sesalkan adalah tips perawatan yang baik ini tak dibarengi dengan implementasi bengkel resmi yamaha dalam menerapkan tips tersebut. Sejak 2007 hingga sekarang memiliki BlueMX, kala harus servis rutin ke bengkel resmi yamaha di banyak bengkel resmi, tak satupun bengkel resmi yamaha yang menerapkan tips baik seperti update status Yamaha Indonesia.

Jika harus servis rutin, selalu saja mekanik yamaha memberikan pelumas oli biasa pada rantai. Bahkan oli yang dijadikan pelumas kebanyakan adalah oli bekas. Kok tahu? Karena fnc pernah menyentuh sendiri pelumas yang diberikan pada rantai, terlihat hitam meskipun tidak terlalu pekat. Harusnya, dengan memberikan tips perawatan yang baik tersebut, terlebih dahulu Yamaha Indonesia harus mengimplementasikan cara tersebut untuk dilakukan pada semua jaringan bengkel resmi. Misalnya khusus memakai chainlube untuk pelumasan rantai, nah jika seperti ini barulah pembaca tak akan merasa dibodohi dengan tips2 perawatan motor tersebut.

Tak ada maksud dari fncounter blog untuk merusak nama baik Yamaha Indonesia, sebagai pemilik motor yamaha juga, nyatanya bluemx kesayangan fnc diperlakukan oleh beres yamaha dengan berbanding terbalik dengan anjuran yamaha sendiri. Semoga ini akan menjadi feedback/masukan bagi yamaha untuk memberikan pelayanan pada konsumen dengan lebih baik lagi. (fnc)

4 Comments

Kolom Komentar