Rio Haryanto Berharap Cemas Kekurangan 7 Juta Euro…. Harga Mahal Kompetisi Bisnis Balap Formula 1

rio haryanto marussia manor racing formula 1

Apa kabar Rio Haryanto ? Prestasi anak muda ini kian melejit sekarang setelah secara resmi dipromosikan naik kelas kompetisi bergengsi balap jet darat atau biasa di sebut dengan Formula 1. Namun untuk meriah impiannya tersebut… generasi emas indonesia ini harus berjuang berdulang dana.

Jadi teringat dengan film balapan formula 1 yang diambil dari kisah nyata. Rivalitas Niki Lauda dan James Hunt di kompetisi balap nomor satu dunia tersebut. James Hunt yang mendapat banyak sponsor di kompetisi kelas bawah sebelumnya harus menelan ludah kala sang promotornya yang sekaligus penyandang dana James Hunt langsung bangkrut secara keuangan kala perhitungan keuangan tentang kompetisi Formula 1 jauh dari perkiraan.

Dalam film tersebut disebutkan Formula 1 berbeda dan sangat menguras keuangan tim nya yang saat itu masih belum mendapatkan satu sponsor pun. Begitu juga dengan Niki Lauda, menjadi pembalap Ferrari kala itu bukan atas dasar prestasinya di lintasan yang belum nampak oleh mata semua orang. Disaat banyak pembalap ternama mendapatkan bayaran dari tim, maka Niki Lauda malah sebaliknya… niki lauda membayar tim hanya untuk mendapatkan kursi menjadi pembalap utama. Namun tak butuh waktu lama untuk Niki Lauda membalikkan keadaan. Dengan setup mobil yang dimilikinya, ferrari oprek-an niki bisa melaju lebih kencang dan membukukan waktu lebih cepat hingga 2 detik ketimbang oprekan mekanik ferrari di tim lainnya saat itu.

Apakah Formula 1 seperti itu ? Ya… Formula 1 bukan hanya sekedar kompetisi balapan mobil biasa. Namun lebih merambah pada tujuan bisnis… itulah mengapa kalau memang tidak mampu TAMAT dan yang mampu yang BERTAHAN.

marussia manor racing team F1

Inilah yang sedang dialami juga oleh Rio Haryanto, resmi menjadi rekan setim Pascal Wehrlein di tim utama Manor Racing Formula 1 2016, pembalap muda berbakat asal indonesia ini dihadapkan dengan penawaran yang tidak main-main dari Manor Racing Team. 15 Juta Euro menjadi permintaan manajemen Manor Racing kepada Rio Haryanto untuk mencicipi balap Formula 1. Dalih Manor Racing bahwa dana sebesar 15 Juta Euro tersebut untuk membeli dan mengembangan mesin Mercedes yang akan digunakannya.

Itulah mengapa mau tak mau semua penyandang dana angkat suara. Dengan rincian sebagai berikut :

  • Pertamina = 5 juta euro (terbayar 2,2 juta euro, dilunasi setelah 3 race berjalan)
  • Pinjaman = 3 juta euro

So, secara total pembayaran yang sudah berjalan adalah 5,2 juta euro. Kurangnya berapa? Hitung sendiri saja dari permintaan manor racing sebesar 15 juta euro tersebut. Belum lagi kucuran dana dari Koni yang diharapkan mencapai 6,6 juta euro atau genapkanlah 7 juta euro (setara 100 miliar rupiah). Dari sini jika memang dimungkinkan, Rio Haryanto juga harus berusaha sebaik Niki Lauda… memberi kontribusi berbeda untuk tim dan menjadi pembalap berbeda… menjadi unik untuk Rio Haryanto begitu perlu untuk eksistensinya di kelas Formula 1 kedepannya. (~FN)

==============
Contact Person :

Email : fncounter.blog@gmail.com
FB : www.facebook.com/fncounter
Invite BBM : 794C91C4
Twitter : @fncounter_blog

===============

Kolom Komentar