Pulsar 200AS Resmi Diluncurkan, Banderol Harga Lebih Murah dari Pulsar 200NS ?? Kok Kaget… Itu Wajar Broh. Tentunya Bakal Berbeda Jika di Indonesia !!

Bajaj-Pulsar-AS200-redPembaca sekalian Bajaj Auto mulai resmi perkenalkan Pulsar 200AS (Adventure Sport) di india. Produk apa itu? Jika di indonesia kita mengenal Kawasaki Pulsar 200NS (Naked Sport) maka versi AS tak terlalu berbeda dengan Pulsar 200NS namun yang menjadi pembeda adalah diaplikasikannya hal-fairing pada Pulsar 200AS ini seperti pada motor yang sudah familiar di indonesia yaitu Pulsar 220.

Secara spesifikasi mesin Pulsar 200AS tak berbeda dari versi nakednya. Dibekali mesin 199.5cc, Pulsar 200AS masih menggunakan versi karburator dengan gaya khas 3 businya. Memiliki 4 klep dengan sistem pendinginan cairan, Pulsar 200AS juga mampu menghasilkan power maksimum 23.5 PS di putaran mesin 9500 rpm. Torsi maksimum yang mampu dicapai 18.3 Nm, benar-benar sama dengan spesifikasi mesin versi nakednya.

Yang benar-benar menjadi pembeda adanya half fairing yang menyatukan body tangki dengan headlamp, cukup terkesan mewah dengan desain half fairing yang tidak lagi β€˜melow’ seperti Pulsar 220F. Lalu bagaimana dengan penempatan harganya? Menilik dari banderol harga, brosis bakal terkejut jika fn bilang motor ini lebih murah ketimbang Pulsar 200NS. Whaaaaaaaatsss ???

Bajaj-Pulsar-AS200-blueYup, kenyataannya pun demikian adanya. Bajaj Auto memang membanderol versi adventure sport ini lebih murah 3 digit ketimbang Pulsar 200NS. 3Digit apa artinya nih? Jika Pulsar 200NS dibanderol dengan harga 25 jutaan, maka Pulsar 200AS dibanderol sekitar 22-23 jutaan brosis. Hal ini memang terlihat aneh, padahal tidak ada downgrade spesifikasi yang diberikan namun dari beberapa pertimbangan dari analisa fn memang cukup dimaklumi jika bajaj auto memberikan banderol lebih murah.

Produk Pulsar 200NS memang lebih dulu dirilis dan kemungkinan sudah mendapatkan update harga tentunya. Berbeda dengan 200AS yang memang awal kali diluncurkan kali ini, tentu saja penempatan posisi harganya tidak boleh overprice. Juga tidak serta merta karena adanya tambahan half fairing maka dibanderol lebih mahal, apalagi antusiasme versi naked selalu lebih baik ketimbang motor2 half fairing di india sono.

Kejadian ini tentunya akan berbeda jika berada di indonesia, harga produk riskan mengalami kenaikan dengan adanya tambahan half fairing seperti ini. Jangankan half fairing, perubahan minor dengan desain headlamp baru saja bisa jadi dihargai lebih mahal padahal jika brosis membeli satuan antara headlamp lama dan baru akan berada dikisaran harga yang relatif sama. Penempatan harga yang dilakukan bajaj auto india ini tentunya perlu menjadi cerminan bagi pabrikan di indonesia untuk tidak terlalu ngawur memberikan banderol harga. (~fn)

No Comments

Tingalkan Jejak Dengan Tulisan...