Pengaruh Perbandingan Final Gear (Gir Rasio) !!

Motomaxone.com – Berbicara mendongkrak akselerasi motor, banyak cara yang bisa ditempuh. Mulai dari oprek mesin, kelistrikan sampai mekanik. Salah satunya adalah penggantian rasio gir atau saya lebih prefer menyebutnya final gear (depan dan belakang). Meskipun cara ini tergolong murah karena hanya menebus beberapa puluh ribu saja namun efektif juga lho.

Perlu diingat, perbandingan final gear dirancang sedemikian rupa oleh pabrikan dengan berbagai riset yang membutuhkan waktu lama. Hal ini dimungkinkan bahwa motor yang notabenenya sebagai sarana publik mampu melibas segala macam kondisi jalan baik itu jalan mendatar ataupun yang berkarakter tanjakan.

Namun, yang namanya manusia dalam hal ini biker sering kali memodifikasi motor tanpa perhitungan. Misal, pengaplkikasian Ban Besar. Maksudnya sih, ingin tampilan motor kesayangan bak motor-motor motogp. Tapi sayang, sering kali hal tersebut tak dihiraukan biker. Padahal, pengaplikasian ban gambot, akan memaksa mesin motor bekerja lebih berat dari biasanya. Hal ini yang menyebabkan usia pakai mesin motor akan menjadi pendek.

Bila memang demikian, bro/sis biker yang suka ganti ban gambot patut memperhitungkan mengganti final gir motor kesayangan. Untuk apa? Tentunya untuk meringankan kinerja mesin. Bisa dengan menaikkan mata gir belakang 1-2 mata dari gir standar. Misal yamaha vixion, dari pabrikan motor ini dibekali perbandingan final gear 14/42. Untuk menghitungkan mudah, Angka mata gir belakang dibagi angka mata gir depan, hasilnya 42 : 14 = 3,0. Jika mengaplikasikan ban gambot ukuran 130/70-17 tentunya akan memperberat kinerja mesin, oleh karena itu bisa mengubah perbandingan final gear menjadi 14/44, dengan perhitungan 44 : 14 = 3,14. Meskipun hanya naik sebesar 0,14 namun dalam kenyataannya akan terasa signifikan.

Tapi, ada tapinya nih bro/sis. Mengubah nilai final gear dari standarnya akan berefek pada top speed dan akselerasi. Semakin besar nilai yang dihasilkan dari perbandingan final gir akan berdampak pada peningkatan akselerasi (tarikan motor menjadi ringan)tapi mengorbankan top speed. Sebaliknya, semakin kecil hasil perbandingan final gear maka semakin meningkatkan top speed namun akan menurunkan akselerasi motor. Khusus untuk poin peningkatan top speed, tak akan dirasakan secara signifikan karena keterbatasan power motor dalam kondisi standar. Perlu tambahan lain seperti CDI unlimiter untuk mendongkrak top speed tersebut. (red)

Berikut Daftar Perbandingan FINAL GEAR (SPROCKET)

Dibuat berdasarkan urutan top speed paling tinggi sampai top speed paling rendah

atau akselerasi paling rendah sampai akselerasi paling tinggi. Monggo disimak :

15/33 = 2.2
15/34 = 2.266

15/35 = 2.333 (VEGA-R, SUPRA-X125)
14/33 = 2.357

15/36 = 2.4 (JUPITER-Z)
14/34 = 2.428
15/37 = 2.466 (RX-KING, VEGA-R)

14/35 = 2.5
15/38 = 2.533
13/33 = 2.538
14/36 = 2.571

15/39 = 2.6  (JUPITER MX135 V1.0)
13/34 = 2.615
14/37 = 2.642
15/40 = 2.666
13/35 = 2.692

14/38 = 2.714 (JUPITER MX135 V2.0, SATRIA F150 FI)
15/41 = 2.733 (VEGA-ZR)
12/33 = 2.75
13/36 = 2.769
14/39 = 2.785 (F1-ZR)

15/42 = 2.8 (SONIC 150R)
12/34 = 2.833
13/37 = 2.846
14/40 = 2.857  (BYSON V1.0)
15/43 = 2.866

12/35 = 2.916
13/38 = 2.923
14/41 = 2.928 (CBR250RR)
15/44 = 2.933 (CBR 150, SUPRA GTR150)

12/36 = 3
13/39 = 3
14/42 = 3 (VIXION V1.0 , CS1, MXKING-150)
15/45 = 3 (GLPRO NEO TECH, CB150R K15 V1.0)

15/46 = 3.067 (ALL NEW CB150R (K15G v2.0, K15M v3.0))
14/43 = 3.071  (SATRIA F150 versi Karburator, VIXION NVA, VIXION NVL, MT-25, R25 V1.0, R25 V2.0)
13/40 = 3.076
12/37 = 3.083

15/47 = 3.133 (R15, XABRE150)
14/44 = 3.142
13/41 = 3.153
12/38 = 3.166

14/45 = 3.214
13/42 = 3.230
12/39 = 3.25

13/43 = 3.307
12/40 = 3.333
14/47 = 3.357 (VIXION-R 155)
13/44 = 3.384

12/41 = 3.416
14/48 = 3.428 (R15-YZF155, XSR155)
13/45 = 3.461

12/42 = 3.5
12/43 = 3.583

14/51 = 3.642 (WR155)
12/44 = 3.666

14/52 = 3.714 (MT-15)
12/45 = 3.75

 

654 Comments