Oprek Limiter ECU Standar, Top Speed Honda CBR250RR Tembus 193 KM/J

Motomaxone.com — Pembaca sekalian, banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat Honda CBR250RR lebih kencang. Secara umum memang cukup menguras dompet pasalnya produk aftermarket dikelas sport 250cc bukanlah barang murah.

Biasanya untuk oprek ringan bisa mengganti knalpot standar dengan free flow bertipe racing agar gas buang lebih lega nggak tertahan. Ada lagi yang menggunakan piggyback untuk mengdongkrak performa.

Ada pula yang mengaplikasikan ECU Racing, namun itu semua membutuhkan anggaran dana yang tidak sedikit. Mengutip dari otomotif, ada cara jitu untuk mengubah limiter ECU standar menjadi lebih tinggi dari kondisi aslinya.

Melalui rangkaian tes banyak yang mencoba  top speed CBR250RR bisa menyentuh angka 179 km/jam. Sedangkan tes diatas Dyno yang dilakukan otomotif hanya menyentuh 185 km/jam.

Oprek ringan yang dilakukan otomotif via mekanik Honda V3BKS AR-1 NHK ini bisa menjadi cara mudah tanpa mengeluarkan biaya yang besar yaitu dengan memanipulasi limiter RPM di gigi 6 Honda CBR250RR.

Limiter ECU Standar di gigi 6 dipatok di angka 13.000 RPM. Sedangkan gigi 1-5 RPM nya lebih tinggi mencapai 14.100 RPM. Dari sini, mekanik Honda V3BKS AR-1 NHK tersebut memanipulasi sensor gear position dengan memindahkannya. Gir position 1 diganti menjadi 6 begitu juga sebaliknya.

Alhasil, indikatornya memang sedikit nyleneh karena saat gigi 1 akan tertera gigi 6 dan saat gigi 6 akan tertera gigi 1 karena posisi antara kabel biru-hitam dan kuning-merah ditukar. Namun soket gir position yang sudah ditukar tadi ternyata berpengaruh pada limiter RPM pada gigi 6 yang semula 13.000 RPM menjadi 14.100 RPM, menurut sumber dari otomotif tersebut.

Nah setelah melakukan serangkaian modifikasi ringan ternyata Honda CBR250RR mampu melesat hingga 193 km/jam. Mantab kan…. ada tapi nya nih brosis…

Melakukan modifikasi seperti ini, jika terjadi kerusakan pada sektor mesin atau kelistrikan akan hangus garansinya karena memang tidak mengikuti anjuran yang sudah ditetapkan pabrikan.

Dan juga modifikasi seperti ini lebih pas jika diterapkan didunia balap. Kalau untuk harian ya performa standar lebih dari cukup lah. (red)

 

Tinggalkan Jejak Dengan Tulisan...