MotoGP Le Mans, Satu Seri Yang Paling Menghibur

GP Le Mans yang diselenggarakan tahun ini bisa jadi merupakan kompetisi yang paling menghibur para penontonnya sepanjang komeptisi 2012 digelar sampai saat ini. Adalah kemujuran Rossi yang membuat sebuah perlombaan balap utuh tersebut menjadi menarik.

Secara mengejutkan Rossi tampil menyabet podium ke-2 di GP Le Mans kemarin. Yang pasti dengan kompetitifnya penampilan Rossi minggu malam kemaren setidaknya memuaskan banyak fans Rossi khususnya dan fans MotoGP pada umumnya yang haus kompetisi balap yang menghibur layaknya saat Rossi membela Honda dan Yamaha.

Inilah bukti bahwa Rossi masih tetap menjadi magnet dalam hal hiburan yang menarik. Bukan hanya sekedar GAS POLL ngacir didepan meninggalkan lawan-lawannya yang notabenenya tontonan seperti ini malah membuat bosan penonton.

Bagi saya pribadi, penampilan apik Rossi tak lepas dari keuntungan digelarnya balapan dalam kondisi track yang basah. Ini juga diperkuat dengan pernyataan Rossi yang mengatakan bahwa kemenangan tersebut tak lepas dari kemampuan khususnya dalam track basah sehingga dia pun mencoba sekeras mungkin mengambil keuntungan dari hal tersebut. Rossi juga menyatakan bahwa sekarang timnya harus terus berusaha lebih keras untuk bisa menjadi lebih kompetitif tak hanya dalam kondisi basah tapi juga dalam kering.

Sebelumnya, Rossi sempat kewalahan dengan gangguan yang datang dari duo satelit yamaha sampai-sampai dia tak dapat mengikuti dengan baik dan tertinggal dikarenakan kaca helmnya ternoda sehingga Rossi pun memperlambat selama beberapa lap. Setelah kaca helm tersebut mengering oleh udara, Rossi pun mampu melihat dengan baik yang kemudian menyusul Cal dan Dovisiozo. Tak hanya itu saja sesaat melihat Stoner, Rossi yakin akan potensinya untuk mendorong Ducati lebih keras. Alhasil, Stoner bersama RC213V nya mampu ditakhlukkan The Doctor.

Sementara itu, berbeda dengan Rossi. Juara dua kali MotoGP Casey Stoner mengakui bahwa ia merasa lebih nyaman setelah membuat keputusan mengejutkan untuk pensiun pada akhir musim ini. Stoner beserta rekan sesama Honda terlihat kurang greget dengan balapan GP Le Mans kemaren. The Australian tersebut pun berdalih bahwa ban belakang kurang cepat memperoleh kondisi hangat saat kondisi basah diawal balapan. Namun, tak menutup kemungkinan pernyataan Stoner tersebut ada benarnya mengingat baik Stoner maupun Pedrosa sama-sama kesulitan saat keluar tikungan karena gejala goyang dibagian belakang. So, hanya Stoner yang tahu akan hasil yang diperolehnya kemaren. Apakah murni problem teknis ataukah psikis. Yang pasti saya yang juga menyukai balap MotoGP ini mengakui terhibur oleh tayangan GP Le Mans kemaren, tak terlihat monoton dan banyaknya aksi overtaking. (fnc)

Kolom Komentar