Kick Starter Bukan Pajangan, Tetap Digunakan Dalam Kondisi Darurat

Motomaxone.com – Ramai sekali pemberitaan terkait Kick Starter setelah sebuah masalah mesin ambrol gegara memaksa menggunakan starter kaki pada sebuah motor matik. Terkait pro-kontra masalah tersebut, penulis tetap meyakini Kick Starter perlu saat dalam kondisi darurat.

Kick Starter Bukan Pajangan, Tetap Digunakan Dalam Kondisi Darurat

Jangan tanya manfaatnya. Tentu bagi bikers indonesia Kick Starter itu sangat banyak manfaatnya. Apa saja itu ?

Saat kondisi pagi hari, motor yang sudah terdiam lebih dari delapan jam memiliki kondisi mesin yang dingin. Belum lagi dipengaruhi cuaca sekitarnya seperti ditaruh diluar rumah misalnya. Nah dalam kondisi tersebut, minyak pelumas mesin sudah mengendap meskipun masih ada sisa yang tetap menempel di dinding dalam mesin.

Itu mengapa banyak yang menyarankan gunakan kick starter untuk menyalakan mesin motor saat kondisi motor tidak terpakai lebih dari delapan jam tersebut. Salah satu manfaatnya adalah untuk menghindari menurunnya performa aki karena sering digunakan.

Gunakan lebih dulu kick starter sebanyak 3-5 kali untuk menciptakan friksi awal yang baik untuk putaran mesinnya sehingga oli mesin sudah mulai terpompa dan melumasi komponen dalam mesin. Hal itu akan memudahkan saat mengawali menghidupkan mesin. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang Kepala Mekanik Ahass seperti dikutip kompas.

Namun bagi penulis pribadi, untuk motor dengan kapasitas mesin 150 kebawah perlu adanya kick starter untuk kondisi darurat tersebut. Apalagi saat membawa motor sport. Dengan adanya kick starter, tak perlu khawatir gejala aki drop. Karena mesin masih bisa dinyalakan dengan bantuan starter kaki tersebut.

Beda lagi jika tidak mengggunakan kick starter, maka ketergantungan ke aki begitu besar. Saat kondisi drop maka tidak cara lain selain menggantinya dengan aki yang baru.

Bagaimana dengan fenomena motor masa kini yang sudah banyak yang tidak menggunakan starter kaki ? Hal itu lebih pada strategi bisnis saja menurut penulis, salah satunya mengurangi cost produksi kick starter set itu sendiri. Alasan terkait teknologi starter motor-motor baru memang bisa dibenarkan namun sekali lagi bukan hal yang mutlak.

Kondisi ekonomi masyarakat ataupun waktu untuk rutin ke bengkel pun bermacam-macam terkait perawatannya. Itu mengapa untuk motor tanpa kick starter biasa dibekali dengan informasi tegangan aki. Agar bisa memonitoring kesehatan aki tersebut, jika sudah melemah bisa disegerakan ke bengkel untuk ganti baru atau lebih memilih dorong motor menuju bengkel terdekat ? itupun terdekatnya berjarak 5 kilometer :mrgreen: . Overall kesimpulannya adalah indikator volt meter yang hadir sebagai MID dilayar spidometer ibarat menjadi kompensasi atas hilangnya Kick Starter yang ada dimotor-motor masa kini. (red)

2 Comments

Kolom Komentar