Kesalahan Fatal TVS Indonesia, Nasib Malang Apache RTR 200 4V !!

Motomaxone.com – Sebenarnya malam ini admin iseng mencari model motor-motor di indonesia yang memiliki potensi kuat dalam dunia otomotif tanah air. Terkhusus yang admin bahas adalah varian naked sport. Tiba-tiba saja admin ingat dengan motor TVS Apache RTR 200 V4. Motor ini kemana ya sekarang ?

Kelas naked sport saat ini memang masih di dominasi oleh 2 nama besar yaitu All New Honda CB 150R dan Yamaha Vixion Series. Keduanya menduduki kelas sport 150cc, karena memang secara harga dan tawaran value motor ini yang paling laris hingga sekarang. Berbeda dengan kelas 250cc yang meskipun laris tapi masih terbatas konsumennya..

Admin pun melakukan pencarian di halaman mesin pencari google, ketemu dengan keyword Apache RTR 200. melihat beraneka fitur-fiturnya mulai dari desain hingga dashboard speedometer yang sudah full digital, sangat sayang kalo produk sebagus ini hilang ditelan bumi seperti sekarang. #ngenes

Mencoba cari harganya di situs resmi TVS Indonesia, lha kok nama Apache RTR 200 4V sama sekali tidak muncul. Perasaan motor ini sudah dirilis resmi di indonesia lha kok produknya saja nggak masuk lineup produk TVS Indonesia di website resminya. Kok bisa ? Dagelan bener nih TVS Indonesia. Nggak percaya ? silahkan dikunjungi websitenya…

Seingat admin TVS Apache RTR 200 4V ini dibanderol dengan harga 24 jutaan diawal tahun 2016 lalu. Secara harga, sepertinya memang dibenturkan dengan 2 naked sport terlaris saat itu dengan harapan, diferensiasi yang ditawarkan TVS akan mampu membuat konsumen berpaling. Kalau mau tau model motornya silahkan dilihat sendiri, googling kalau perlu…

  • Tutup tangki di samping kanan depan, jadi ingat CB 100 hehe.. tapi model tutup tangkinya sudah modern seperti motor sport 250cc.
  • Desain tangki kekar
  • Dobel seat dengan desain terpisah
  • Setang jepit seperti pulsar series
  • Mesin 200cc
  • Ban Pirelli
  • Knalpot dua lubang
  • Speedometer full digital, MID dibekali dengan gir position, jam digital, fuel meter, trip meter, ABS indikator, fuel indikator, servis reminder, baterai indikator, rpm limit indikator, odometer, rpm meter dll
  • Lampu depan LED
  • Lampu belakang LED

Pertanyaannya, segudang fitur ini mengapa tidak dianggap oleh konsumen ??

Ibarat kata pebisnis yang melakukan investasi, TVS ini ibarat terlalu pelit. Padahal untuk menunjang kesuksesan penjualannya, perlu yang namanya membangun BRAND IMAGE.

Sebut saja Honda (AHM), dengan kesuksesannya pemimpin pangsa pasar motor di indonesia, namun pabrikan ini masih terus rajin Brand Image nya untuk lebih baik dan lebih baik lagi. Padahal tanpa ngiklan pun, admin yakin orang sudah pada tau kalau tren motor saat ini ya honda, dan image tersebut sudah berlangsung sejak lama.

Kalo brosis pernah ke madura, jangan kaget jika saat anda membawa motor apapun merknya akan tetap dianggap sebagai motor Honda. Hehe… serius ini…

So, apa yang menjadi kesalahan fatal TVS dalam hal ini? Yup benar, mereka terlalu meremehkan BRAND IMAGE produk, padahal hal ini sangat diperlukan sekali untuk mendapatkan hati konsumen. Orang bertanya CB150R pasti sudah banyak yang tau kalau itu motor honda, begitu juga dengan VIXION pasti sudah pada tahu kalo motor ini motor terlaris Yamaha.

Nah bagaimana dengan Apache RTR 200 4V ? Sudah BRAND IMAGE nya nggak terkenal, nama produknyanya kepanjangan pula sehingga calon konsumen yang mau mengingatnya pun enggan. Apalagi nama produknya masih berciri khas india, jelas konsumen bakal berpindah hati ke produk jepang yang sudah familiar di telinga mereka.

Apakah produk TVS jelek ? Sebenarnya tidak, namun untuk membuktikan TIDAK nya itu, maka TVS harusnya ngggak malas-malasan. Nggak cukup membagikan press release produk agar dimuat media yang hanya sehari dua hari namun berita itu hilang entah kemana. Namun sebenarnya kekuatan TESTIMONI PRODUK disini diperlukan untuk membangun dan menggiring mainset konsumen.

Testimoni dari siapa? Hmm masak juga admin kasih tahu. Kan sudah banyak contohnya, ulasan test ride, review produk hingga tes harian membuat Brand Image produk semakin terdongkrak. Itupun kalau TVS mau, kalau nggak ya sudah… admin pun nggak mau tau. Yang jelas jika diseriusi, produk seperti Apache RTR 200 4V ini harusnya menjadi produk yang laris manis dipasaran. (red)

Foto Lain :

4 Comments

Kolom Komentar