Adaptasi Langkah Pencegahan Penularan Covid-19 Didalam Mobil ala WHO

Motomaxone.com – Per 1 juni 2020 pemerintah sudah menetapkan kebijakan baru bernama New Normal sebagai pengganti PSBB pada masa wabah pandemi corona sekarang ini. Berikut kita akan berbagi Tips berkendara dalam mobil tapi tetap aman dari bahaya covid19.

Adaptasi Langkah Pencegahan Penularan Covid-19 Didalam Mobil ala WHO

Tentunya langkah preventif (pencegahan) paling utama dan maksimal yang bisa dilakukan agar tidak terjangkit si kopit adalah tidak bepergian. Diam beraktifitas dirumah yang bahasa kerennya disebut stay at home. Namun bila harus terpaksa untuk berkendara dan pastinya keluar rumah, brosis bapak ibu bisa melakukan beberapa langkah pencegahan dalam mobil untuk mencegah penghuni dalam mobil tidak saling menjadi media perpindahan kuman atau virus.

Salah satu proteksi dasar yang dirilis oleh WHO bisa diterapkan oleh kita sekalian masing-masing.

Menjaga Kebersihan Kabin

Senantiasa menjaga kebersihan kabin bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya adalah menyediakan cairan antiseptik Hand Sanitizer didalam kabin mobil saat harus bepergiaan sebagai pengganti dari air dan sabun.

Bila saat keluar ke tempat umum dan mendapati sarana cuci tangan air dan sabun maka gunakanlah. Agar kebersihan tangan tetap terjaga bersih.

Hindari memegang area wajah seperti menyentuh hidung mata ataupun mulut saat kita tidak bisa memastikan tangan kita bersih. Misal seperti keluar dari pertokoan dan ingat telah memegang sesuatu yang disinyalir kotor.

Mengingat telah menyediakan antiseptik didalam mobil maka usahakan tidak terpapar langsung dengan panas sinar matahari. Simpan ditempat tertutup seperti laci dashboard ataupun saku jok.

Barang kedua yang wajib ada adalah masker. Senantiasa gunakan masker saat harus bepergian keluar rumah, tempat-tempat yang tidak bisa anda pastikan kebersihannya. Begitu juga saat didalam mobil, hal itu juga penulis lakukan saat mengemudi. Mengingat partikel udara luar masih bisa masuk kedalam kabin, terutama melalui saluran AC.

Barang ketiga adalah tisu. Salah satu yang sangat penting dibawa. Jangan membawa lap atau serbet didalam mobil. Lebih baik tisu karena sekali pakai bisa langsung dibuang. Bersin atau batuk bakal aman saat mengenakan masker, kalaupun kondisinya tanpa masker, bisa memanfaatkan tisu ini.

Kebiasaan tangan menutup hidung dan mulut saat bersin sangat tidak efektif. Saat kelupaan, anda langsung memegang kemudi, tuas gigi persneling, laci dashboard dan sebagainya. Maka kondisi tersebut bisa mengakibatkan penularan pula kata WHO. Maka tisu akan sangat berguna untuk dibawa kemana pergi saat berkendara dengan mobil.

Cara batuk atau bersin didalam mobil pun ada anjurannya. Dianjurkan untuk mengarahkan keluar jendela sehingga udara dalam tempat bersin pun berpindah keluar, menurut WHO. Penulis sendiri lebih prefer semua penumpang mobil tetap menggunakan masker.

Perhatikan kualitas udara

Banyak mobil sekarang sudah dibekali dengan filter AC yang bermanfaat untuk menyaring udara masuk dari luar. Seiring penggunaannya, filter AC juga akan mengalami penurunan fungsi akibat kotor lama menyaring udara dari luar sehingga udara segar dalam kabin pun menjadi kurang maksimal.

Maka mengganti secara berkala filter AC bisa anda prioritaskan. Agar kesegaran udara didalam mobil tetap terjaga. Membeli air purifier juga bisa dilakukan sebagai tambahan untuk tindakan pencegahan melalui penyaringan udara.

Beberapa hal diatas bisa dilakukan untuk langkah pencegahan dikala harus bepergian keluar rumah dengan mobil. Namun yang terbaik adalah tidak banyak bepergian juga tetap menghindari kerumunan.

Menekankan tentang kebersihan kabin sejatinya perlu dilakukan setiap saat. Bukan hanya saat wabah pandemi seperti sekarang ini. Bersihnya kabin akan menjadikan penumpang pun nyaman berada didalam mobil. (red)

Kolom Komentar