Test Ride Singkat Honda Rebel 500, Handling Ringan Cocok Buat Harian

Motomaxone.com – Pembaca sekalian, berlanjut dengan bahasan Honda Rebel 500 alias CMX500 Rebel. Selain acara launching yang ditempatkan di Ciputra World Surabaya pada kamis (25/5) kemarin, MPM Honda juga memberikan kesempatan kepada blogger yang hadir untuk melakukan test ride singkat. Bagaimana impresinya ?

Ergonomi..

Naik di atas Honda CMX 500 Rebel ini mengingatkan admin saat menjajal Patagonian Eagle 250 karena konsepnya memang mirip. Mengusung model Bobber dimana memiliki riding position mirip harley namun mengaplikasikan ban besar di bagian depan dan belakang, tentu tidak menyulitkan calon konsumen mengendarai motor yang satu ini.

Tinggi jok hanya mencapai 690mm membuat pemula pengguna motor pun tidak cukup kesulitan. Riding positionnya nyantai banget. Jangkauan lengan ke kemudi juga tidak terlalu jauh membuat posisi lengan atas dan pundak pun  menjadi rileks, hal ini didukung juga oleh posisi kemudi yang lebih tinggi dari jok sehingga pengendara pun lebih santai. So nggak ada kata jinjit untuk motor yang satu ini.

Bicara ergonomi, nggak cukup afdol jika tidak juga menilai kemudahan mengakses standar samping. Posisi standar samping termasuk mudah diakses brosis, hal ini dikarenakan posisi riding yang nyaman meskipun bergenre motor Big Bike 500cc.

Handling…

Bicara Big Bike biasanya sepintas penilaiannya adalah tidak mudah karena bobotnya yang lumayan berat,namun berbeda dengan Honda Rebel 500. Desainnya yang cukup padat dengan balutan rangka Diamond membuat motor ini sangat nurut diajak bermanuver, jadi tidak ada masalah handling berat saat berjalan.

Pemula dikelas 500cc pun tidak akan terlalu kaget mengendarai Honda Rebel 500. Jadi berbeda dengan CB500 ataupun CBR500 yang memiliki karakter tenaga yang lebih garang.

Admin yang mencoba melakukan test ride di area luar Ciputra World Surabaya, awal kalinya mencoba mencari tempat duduk yang pas, hal ini pun tidak terlalu lama karena desain jok Rebel 500 yang cukup nyaman. Desainnya mirip piramid, sempit diujung sehingga kaki pun bisa menjepit dengan mudah tangki , sedangkan bagian belakang cukup lebar menopang pantat. Sayang ini hanyalah testride singkat jadi tidak cukup waktu untuk merasakan impresi berkendara dalam jarak jauh.

Suspensinya sejauh kemarin yang admin gunakan, ya cukup nyaman lah. Hal ini didukung dengan kualitas aspal yang bagus dan tidak banyak hambatan karena jalanannya mulus kecuali beberapa polisi tidur untuk membatasi kecepatan. Rebound kerja suspensi memang tergolong empuk dan cocok untuk aktifitas harian. Jadi memang tidak diperuntukkan bagi penggemar gas poll..

Performa…

Karakter mesin 471cc, 2 silinder, DOHC, 8-klep memang tidak bisa dianggap remeh. Jambakan akselerasi memang tidak berkesan liar, namun sudah lebih dari cukup untuk menjelajah perjalanan jauh dan penggunaan harian mengingat performanya pun mumpuni.

Admin yang melakukan tes 2 putaran merasakan bahwa mesin 500cc ini lebih berkarakter seperti mesin 250cc tipe sport 2 silinder. Jadi bagi konsumen yang sebelumnya menggunakan motor 250cc maka tidak terlalu sulit menyesuaikan karakter performa Honda Rebel 500 ini.

Braking…

Sistem pengereman sepasang cakram untuk Honda Rebel 500 ini disupport oleh sepasang rem cakram Nissin. Rebel 500 ini juga sudah dibekali dengan sistem pengereman ABS (Anti-lock Braking System) untuk prioritas keamanan pengendaranya sendiri.

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *