Sistem Penggerak Roda Jajaran Mobil Low MPV di Indonesia, Depan dan Belakang Mana Yang Lebih Baik ??

Motomaxone.com – Pada dasarnya semua produk mobil low MPV yang hadir di pasar indonesia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Salah satu yang menjadi faktor penentu pilihan adalah sistem penggerak roda yang mana masing-masing pabrikan mengklaim yang terbaik. Baik itu penggerak roda depan ataupun penggerak roda belakang. Bagaimana seharusnya ?

Mobil MPV (Multi Purpose Vehicle) seperti sebutannya memiliki fungsi lebih banyak dibandingkan mobil sedan misalnya. MPV identik dengan kendaraan penumpang karena memang dari segi fiturnya juga menawarkan untuk mengakomodir beban lebih banyak. Hal ini yang mendasari pabrikan memilih penggerak roda sesuai dengan pilihan mereka masing-masing.

Sedangkan sistem penggerak roda sendiri hingga kini masih menjadi perdebatan yang seru layaknya SOHC vs DOHC hehe… padahal yang namanya sistem atau fitur pasti memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing brosis.

Sistem Penggerak Roda Depan / Front Wheel Drive (FWD)

Seperti sebutannya, sistem penggerak rodanya berada di bagian depan yang biasanyanya menyatu dengan rangkaian mesin kendaraan. Mobil dengan penggerak roda depan biasanya memiliki keunggulan dan kelemahan diantaranya,

  • Performa akselerasinya lebih baik.
  • Biaya produksi lebih murah, karena komposisi mesin, transmisi dan gardan menjadi satu menyalurkan tenaganya ke roda depan.
  • Berat mobil lebih ringan, karena tidak ada gigi transmisi dan poros gardan
  • Traksi mobil lebih baik di jalan licin (tapi buka tanjakan ya)
  • Kemampuan manuver lebih baik. Radius putar di putaran ataupun di tempat parkir tidak leluasa, karena FWD di rancang untuk membatasi ruang gerak poros rodanya
  • Konsumsi bahan bakar lebih irit. Komponen lebih ringkas sehingga membuat beban lebih ringan sehingga berpengaruh pada konsumsi bahan bakarnya.
  • Kabin mobil bisa didesain secara maksimum untuk banyak tempat penyimpanan & ruang kaki lebih luas karena transmisi menjadi satu dengan mesin
  • Usia (durabilitas) mobil MPV dengan sistem penggerak roda depan (FWD) tidak setangguh MPV RWD terutama disektor kaki-kakinya saat kendaraan mencapai usia lebih dari 3 tahun.
  • Tumpuan berat berada di bagian depan, sering kali mempengaruhi kestabilan saat kecepatan tinggi, selain itu jika sering diisi beban penuh maka lebih rentan kerusakan pada sektor kaki-kaki.
  • Rawan mengalami kerusakan karena kemudi dan tenaga pendorong roda berada di roda yang sama.
  • Ban Depan lebih cepat aus/tipis. Tumpuan beban yang banyak disalurkan ke bagian depan membuat keausan ban depan menjadi lebih cepat.

Sistem Penggerak Roda Belakang / Rear Wheel Drive (RWD)

Jika FWD penggerak rodanya berada didepan, maka RWD berada di belakang. Terlihat memang memiliki kelebihan dibandingkan dengan penggerak roda depan namun juga tidak menutup kemungkinan terdapat kelemahannya pula. Berikut kelebihan dan kekurangannya,

  • Desain penggerak roda belakang lebih sederhana
  • Mudah melibas jalan-jalan tanjakan.
  • Daya jelajah yang lebih baik karena mengakomodir segala medan jalanan.
  • Keseimbangan dan kestabilan mobil lebih bagus saat akselerasi ataupun kecepatan tinggi. Hal ini dikarenakan RWD tidak membutuhkan front wheel alignment yang membuat sudut roda kanan dan kiri berbeda.
  • Mampu mengangkut beban berat. Perpindahan putaran penggerak roda memang jauh dibelakang, namun konstruksi powertrain lebih sentral sehingga tetap mampu menyalurkan tenaga besar ke roda meskipun beban kendaraan lebih berat.
  • Kedua ban baik depan dan belakang biasa mengalami keausan yang berbanding tipis, namun karena berpenggerak roda belakang maka ban belakang akan mengalami keausan lebih cepat.
  • Bobot lebih berat karena penambahan poros gardan untuk menggerakkan roda belakang
  • Kurang mendapatkan traksi di kondisi jalanan licin dan berpasir
  • Konsumsi BBM lebih boros
  • Biaya produksi lebih besar karena menambahan perangkat penggerak roda ke bagian belakang sehingga membuat banderol harganya sedikit lebih mahal ketimbang mobil FWD

Itulah beberapa hal yang bisa kita dapatkan dari pemilihan mobil bertipe Low Multi Purpose Vehicle (MPV). Kedua sistem penggerak roda ini sejatinya tetap memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing sehingga diperlukan sikap bijak konsumen memilih produk yang tepat untuk mengakomodir kebutuhan sehari-hari.

Terkadang pilihan ini membuat calon konsumen terutama first buyer menjadi dilematis yang mana yang baik untuk dipilih. Bagi saya sendiri dikelas low MPV, kedua sistem penggerak roda diatas cocok untuk diterapkan. Tergantung kebutuhan masing-masing, mana benefit dari kedua sistem penggerak roda diatas yang diyakini memberikan keuntungan lebih baik untuk kondisi sehari-hari anda.

Meskipun sistem penggerak roda depan (FWD) memiliki keuntungan mampu menghemat penggunaan ruang pada mobil, nyatanya kontruksi FWD lebih rumit lho dibandingkan dengan RWD karena roda depan memiliki fungsi ganda yaitu sebagai pusat kemudi sekaligus sebagai pengendali mobil dimana penggerak harus mampu menyalurkan tenaga putaran mesin di sudut roda dalam kondisi apapun.

Sebagai informasi, saya akan memberikan sedikit pertimbangan tentang kondisi yang anda miliki dengan pilihan mobil Low MPV anda berdasarkan sistem penggerak rodanya.

Front Wheel Drive (Penggerak Roda Depan), lebih cocok dipilih bila :

  • Jalanan sehari-hari yang dilewati memiliki kondisi jalan yang relatif bagus
  • Sering digunakan di wilayah perkotaan
  • Tidak banyak melewati jalur tanjakan, tanjakan salah satu kelemahan dari sistem penggerak roda depan.
  • Lebih sering berkendara tanpa banyak beban, tidak sering membawa beban maksimum muatan mobil baik itu barang ataupun penumpang.
  • Memprioritaskan efisiensi bahan bakar (irit BBM).

Rear Wheel Drive (Penggerak Roda Belakang), lebih cocok dipilih jika :

  • Sering melewati jalanan dengan kondisi jalan yang tidak bagus, baik itu bumpy (bergelombang/tidak rata), lubang-lubang, semi offroad dan sejenisnya.
  • Jalanan sehari-hari yang sering dilewati memungkinkan banyak tanjakan ekstrem
  • Beban mobil sering kali penuh, baik itu penumpang maupun barang bawaan
  • Difungsikan untuk mobil sewaan yang biasanya banyak difungsikan untuk mengangkut penumpang dan barang.

So pada dasarnya, baik penggerak roda depan atau penggerak roda belakang membutuhkan penggunaan yang wajar dan tidak berlebihan, berikut juga perawatan yang baik sehingga fungsinya sebagai mobil keluarga anda bisa terjaga dan bekerja sempurna saat digunakan kapanpun. (red)

Berikut Daftar Mobil Low MPV Berdasarkan Sistem Penggerak Rodanya :

Penggerak Roda Belakang : Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Wuling Confero.

Penggerak Roda Depan : Honda Mobilio, Nissan Grand Livina, Suzuki Ertiga, Mitsubishi Xpander.

 

BERITA LAIN :

 

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

2 Comments

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *