Rubah Kelistrikan BlueMX Menjadi FULLWAVE (Full DC)

Pada dasarnya jupiter mx memakai sistem kelistrikan semi DC atau bisa saya dikatakan masih menganut kelistrikan jenis AC. Hal ini bisa dilihat dari suplai arus listrik yang digunakan pada bohlam lampu utama dan senja yang masih mengambil dari jalur spull (generator).

Tentunya bagi brosis yang memiliki jupiter mx dan doyan memakai part kelistrikan tambahan seperti klakson mobil, alarm akan mengalami gejala aki tekor jika sistem kelistrikan masih mempertahankan jenis AC. Oleh karena kinerja spull/ generator JupiMX terbagi untuk keperluan pengisian aki dan kebutuhan listrik bohlam lampu.

Hal inilah yang mendasari saya mencoba mengubah kelistrikan BlueMX dari AC/Semi DC menjadi Fullwave (Full DC). Awalnya memang terasa kesulitan namun setelah mempelajari skema kelistrikan Fullwave dari bro novaera dan konsultasi tambahan dari teman kerja yang lebih mengerti kelistrikan, akhirnya BlueMX sukses saya rubah kelistrikannya menjadi Full DC.

Bagi brosis pemilik JupiMX bisa nih dicoba apa yang sudah saya praktekkan. Hitung2 menambah ilmu sehingga tak melulu tergantung dengan bengkel.

Untuk mengubah kelistrikan fullwave ini, terlebih dahulu ada yang harus dipersiapkan. Diantaranya adalah kiprok/ regulator yang juga support fullwave. Ada banyak pilihan kiprok fullwave namun saya pilih kiprok original honda tiger yang sering direkomendasikan ahli kelistrikan motor, namun bagi yang merasa terlalu mahal bisa membeli kiprok tiger KW sekitar 80rb.

Berikut yang perlu dipersiapkan :

  1. Kiprok/ Regulator Original Tiger
  2. Soket kiprok tiger (Soket 6 pin)
  3. Kabel listrik motor 3 meter
  4. Konektor kuningan secukupnya, beli saja 6 buah (membeli konektor ini adalah pilihan jika tidak menggunakan soket 6 pin)
  5. Gunting
  6. Isolasi listrik

Setelah semua bahan siap, maka instalasi kelistrikan fullwave jupiter mx siap untuk dilakukan.

Berikut tahap-tahap nya :

  1. Lepas cover/body MX samping kanan dan kiri.
  2. Lepas terlebih dahulu sekring untuk menghindari korslet
  3. Cari kabel yang terhubung ke spull (3 kabel dengan warna putih, kuning, hitam). Setelah ketemu, lepas terlebih dahulu soketnya. Dari 3 kabel hanya satu yang digunakan yaitu putih dan hitam. Jadi, lepas kabel kuning dari soket dan bungkus dengan isolasi listrik.
  4. Siapkan soket 6 pin untuk kiprok tiger. Lihat dahulu pin kiprok tiger terdapat 5 buah, 3 diatas dan 2 dibawah.

–  Tarik kabel dari (Pin 1), sambungkan ke kabel merah dari soket kiprok lama (pada soket kiprok lama terdapat 2 buah kabel merah, jadi gabungkan dahulu keduanya), kabel ini adalah jalur menuju kutub (+) Aki.

–  Tarik kabel dari (Pin 4), sambungkan ke kabel putih dari soket kiprok lama, kabel ini adalah jalur menuju spull berfungsi sebagai pengisian aki.

–  Tarik kabel dari (Pin 3), sambungkan ke kabel hitam dari soket kiprok lama, kabel ini berfungsi mengambil ground dari kutub (-) aki.

–  Sambung kabel hitam (poin 3) dari spull, sambungkan dengan kabel tambahan kemudian kabel tambahan tersebut sambungkan dengan kabel di (Pin 5)

–  Tarik kabel dari (Pin 2), sambungkan ke kabel coklat. Kabel coklat ini berfungsi sebagai jalur (+) dari kunci kontak.

–  Masih ada kabel tersisa dari kabel soket kiprok lama, yaitu kuning (dengan sedikit garis merah). Sambungkan kabel kuning ini ke kabel coklat dari jalur (Pin 2)

Note : Brosis bisa mengambil jalur kabel coklat ini dari kabel switch rem belakang atau bisa juga dari kabel lampu depan, cari kabel kuning dg sedikit garis merah dan sambungkan ke kabel coklat di switch rem depan atau kabel coklat pada jalur sein. Intinya kabel kuning ini berfungsi untuk menghidupkan lampu utama, dimana sebelumnya mendapatkan daya dari spull namun sekarang diganti ke jalur aki. So, singkatnya kabel kuning ini numpang ambil setrum ke kabel coklat.

Nah instalasi sudah selesai, tinggal tancapkan soket baru 6 pin tadi ke kiprok tiger. Kemudian baut kiprok tersebut. Usahakan nempel dengan rangka sebagai penghantar panas kiprok tersebut, jangka lupa dibaut dengan kuat. Jangan lupa pula isolasi tiap sambungan kabel tadi dengan baik dan rapat untuk menghindari penyaluran arus yang tidak maksimal dan korslet. Pasang pula sekring jika tadi sebelum instalasi brosis lepas.

So, selesai juga project mengubah kelistrikan BlueMX dari Semi DC (AC) menjadi Fullwave (Full DC). Lampu utama menjadi lebih terang seperti halnya nyala motor batangan misal vixion, tiger, byson dll dan lampu utama bisa menyala tanpa harus menghidupkan mesin. Bunyi klakson pun jadi lebih nyaring tanpa ada gejala tekor pada aki. Selamat Mencoba. (fnc)

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

594 Comments