Menilik Roadrace Kelas BH8…. Tim Selain Suzuki Ogah Turun Karena Dominasi Satria FU 150 FI

Kelas BH8 Underbone 150cc Standar

Pembaca sekalian, sedikit kaget saat FN mendengar kabar Road Race Magetan 2016 telah dibatalkan terutama untuk kelas standar 150cc underbone berbasis motor injeksi. Loh ada apa kok sampai kelas ini sampai gagal diselenggarakan…??

Dalam keterangan IMI (Ikatan Motor Indonesia) Jatim, road race untuk kelas standar injeksi 150cc  memang mengacu pada regulasi kelas BH8 yaitu tak lain adalah motor standar injeksi berkapasitas mesin 150cc. Di awal gelaran perdana di Bangkalan Madura, kelas BH8 ini malah memiliki daya tarik tersendiri karena secara regulasi spesifikasi memang diwajibkan menggunakan motor standar pabrik dengan beberapa penyesuaian untuk lintasan sirkuit.

Nah dari gelaran pertama yang menggunakan 6 poin regulasi, diubah menjadi 8 poin regulasi saat putaran seri ke-2 yang diselenggarakan di pamekasan. Diantaranya Regulasi Kelas BH8 (Motor 150cc Standar Injeksi) antara lain yang boleh untuk diganti adalah :

  • Ban
  • Footstep
  • Knalpot
  • Shock Breaker Belakang
  • Sprocket (Gir)
  • Selang Rem
  • Piringan Cakram
  • Velg

Nah 8 poin inilah yang menurut regulasi boleh diganti sedangkan yang tidak disebutkan artinya tidak boleh diganti termasuk melepas busa filter… loh kok ada busa filternya segala ? Seingat FN ketiga motor ini menggunakan filter udara dengan bahan kertas… iya kalo motor-motor 100cc yang masih ada busa filternya. Skip…skip…

Dalam kelas balap BH8 ini tim peserta hanya 3 jenis motor yang berlomba yaitu Honda Sonic 150R, Yamaha MX King 150 dan Suzuki Satria FU 150 FI. Ketiga motor tersebut memang sudah dibekali dengan sistem injeksi… namun dalam implementasinya pada perlombaan di kelas BH8 ternyata sampai ada kecurangan seperti yang sudah ditemukan oleh IMI Jatim sebagai pihak penyelenggara.

regulasi_bh8

Dominasi Satria FU 150 FI dikelas BH8 memang bagi FN tidak mengagetkan, jika perlu bedah spesifikasi maka dalam kondisi standar Satria FU 150 FI sudah dibekali pabrikan suzuki dengan part semi racing…jelas saja membuat motor ini lebih dominan di lintasan balap. Sebut saja piston baru Satria FU 150 FI yang secara berat sudah berkurang 16% dibandingkan versi karburator. Juga throttle body diameter venturi 32 mm menjadikan Satria FU 150 FI memiliki venturi throttle body terbesar dikelasnya… bandingkan dengan Sonic 150R dan MX King 150 yang hanya berdiameter venturi 28mm.

So… dengan kondisi standar Satria FU 150 FI yang sudah berspesifikasi balap dari sononya ternyata membuat kesenjangan terhadap tim balap lainnya yang menggunakan platform motor MX King 150 dan Sonic 150R sehingga berpotensi kedua tim dengan brand selain suzuki ini melakukan ubahan yang akhirnya melanggar regulasi kelas BH8.

Dalam investigasinya… pihak penyelenggara menemukan kecurangan yaitu tim selain suzuki sengaja melepas filter udara (saringan udara) hingga tidak berfungsinya double starter.

Sampai segitunya tim pengguna MX King 150 dan Sonic 150R begitu keder menghadapi tim pengguna Satria FU 150 FI ?? Ya iyalah… wong secara hasil pun pembalap yang memakai Satria FU 150 FI sampai jauh meninggalkan lawannya hingga setengah putaran… ini membuktikan memang secara standar spesifikasi Satria FU 150 FI sudah begitu mendominasi.

Satria FU 150 FI

Lalu bagaimana nasib dari tim yang melakukan kecurangan ? ya mau gimana lagi kalau tidak diskualifikasi. FN tidak akan menyebut nama tim secara spesifik ya, cukup menyebutkan salah satu tim honda dengan sonic 150R yang sengaja melepas filter udara akhirnya diskualifikasi. Begitu juga dengan salah satu tim yamaha dengan MX King 150 nya yang kedapatan melepas filter dan tidak berfungsinya elektrik starter juga diskualifikasi. Padahal secara regulasi balapannya sendiri, tim selain suzuki diperbolehkan menyesuaikan dengan menggunakan throttle body aftermarket venturi 32 mm seperti besarnya venturi throttle body standar Satria FU 150 FI. Tapi menurut FN jelas tidak semudah itu, karena porting polish perlu dilakukan untuk menyesuaikan besaran venturi throttle body yang diganti…belum lagi klep standar yang bisa saja kurang maksimal.

Inilah mengapa pada road race magetan 2016 lalu, kelas BH8 gagal di selenggarakan. Karena tim selain pengguna Satria FU 150 FI memilih tidak turun karena dominasi Satria FU 150 FI yang berlebihan di 2 seri balap yang digelar di madura lalu. Selain itu keputusan diskualifikasi tim yang melakukan pelanggaran regulasi juga disebut-sebut membuat tim yang terkena diskualifikasi jadi ogah turun lintasan lagi di kelas BH8 brosis.

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

2 Comments

Tinggalkan Jejak Disini....