Hemat Aki (Accu), Fungsikan Kick Starter

Kick Starter atau Elektrik Starter, Jikalau harus memilih tanpa perlu mempertimbangkan efisiensi daya yang terpakai. Maka saya pun akan lebih memilih menggunakan Elektrik Starter. Alasannya simpel dan cepat, tanpa perlu bersusah payah mengayuh dengan kaki.

Tapi yang perlu diketahui, bahwa Elektrik Starter ternyata merupakan part kelistrikan yang menghabiskan daya paling besar dalam kendaraan roda 2 khususnya. Setiap kali kita menyalakan dengan elektrik starter, kinerja aki harus terkuras dengan menyerap arus hingga 400-500 watt. Nah, hal ini sebagai penyebab utama tekornya aki. Apalagi kalau kuda besi kesayangan diberi tambahan part kelistrikan.

Maksud hati ingin membuat tunggangan lebih greget, dengan mengaplikasikan klakson mobil dan alarm. Namun, terkadang kita tak menyadari bahwa aki motor kita terlalu kecil untuk men-supply part berdaya besar tadi.

Cara paling efektif adalah sebagai berikut :

– Mengurangi aktifitas penggunaan elektrik starter untuk keawetan aki, dengan memaksimalkan fungsi kerja kick starter. Itung-itung olahraga mzbro. Terutama saat menyalakan motor pagi hari dimana motor baru selesai istirahat panjang. Gunakan kick starter untuk menghidupkan. Selain untuk menghemat aki, penggunaan kick starter juga mampu mempercepat oli di bak mesin naik. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kick starter berulang-ulang sebelum kunci motor dalam keadaan ON.

– Sebisa mungkin, hindari memakai Alarm Motor. Mungkin kita lebih menilainya terlihat keren, nggak kalah dengan mobil. Tapi alangkah baiknya menggunakan gembok ganda. Bisa diletakkan di disc cakram ataupun dirantai untuk menghindari tindak kejahatan. Plus, ganti kontak motor standart dengan variasi yang bentuknya bermacam-macam dipasaran. Tapi saat ini, motor keluaran baru sudah mengaplikasikan kunci kontak dengan sistem magnet sehingga menambah keamanan kendaraan kita.

– Gunakan klakson standart, karena lebih menghemat energi dari aki motor kita. Kalaupun ngotot ingin mengaplikasikan klakson seperti mobil, beri tambahan alat untuk membantu men-charge aki lebih cepat seperti “XCS” dll. Jangan lupa setelah mengaplikasikan klakson berdaya besar, hemat selalu pemakaiannya. Pakai saat benar-benar penting dan sangat diperlukan. Hindari membunyikan klakson saat mesin motor dalam keadaan mati karena akan menyerap arus secara langsung ke aki tanpa aki memperoleh tambahan daya (charge) seperti saat motor dinyalakan.

– Hindari menambah part kelistrikan selain 3 tersebut diatas, karena aki standart diperuntukkan untuk part yang juga standart bawaan pabrik. So, bila ingin menambahkan kelistrikan lain-lain gunakan aki tambahan.

– Gunakan part kelistrikan variasi yang bedaya rendah dari standar motor. Misal, bohlam belakang dan bohlam lainnya diganti dengan jenis LED. Ini juga akan menghemat aki motor, dikarenakan tidak mengkonsumsi daya yang terlalu besar. …..(fnc)

Advertisements
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Budayakan Meninggalkan Komentar

One Comment

Add a Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *